Teknik Dasar Lompat Jauh Yang Pertama Yaitu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia adil

Lompat jauh
Atletik
2007 Military World Games long jump.jpg

pelompat jauh di Military World Games 2007

Rekor putra
Bumi Mike Powell 8.95 m (29 ft 4​
14
 in) (1991)
Olimpiade Bob Beamon 8.90 m (29 ft 2​
14
 in) (1968)
Rekor putri
Mayapada Galina Chistyakova 7.52 m (24 ft 8 in) (1988)
Olimpiade Jackie Joyner 7.40 m (24 ft 3​
14
 in) (1988)

Final lompat jauh putri universiade 2015

Atlet lompat jauh wanita semenjana berkompetisi.

Lompat jauh
adalah suatu rangka usaha melompat, menggotong kaki ke atas ke depan privat upaya membawa titik rumpil badan selama barangkali di udara (melayang di awan) nan dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan puas suatu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.[1]
Tujuan lompat jauh adalah mencapai jarak lonjak sejauh-jauhnya. Ingatan yang tersendiri lega keadaan-hal teknis ternyata mengasihkan keuntungan untuk olahragawan saat perlombaan. Faktor yang mempengaruhi lompat jauh maksimal antara lain panjang tungkai, rahasia ledak otot tungkai, kecepatan lari saat mengambil awalan, tolakan atau
take off, sikap badan di gegana dan mendarat. Selain itu, atlet juga harus memiliki keistimewaan, pokok ledak, kecepatan, ketepatan, kelentukan dan pengharmonisan gerakan kembali harus memahami dan mengatasi teknik buat mengamalkan aksi lompat jauh, serta dapat melakukannya dengan cepat, tepat, variabel dan lancar.[2]

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Sejarah lompat jauh berawal sejak selingkung 13 abad nan lampau. Olah tubuh ini telah suka-suka sejak tahun 708 Masehi detik ada Olimpiade Kuno di Yunani. Lompat jauh adalah satu-satunya kejuaraan lompat yang dilombakan n domestik Olimpiade Kuno.[3]
Semua lomba yang diadakan pada Olimpiade Bersejarah dimaksudkan sebagai tuntunan militer perang. Munculnya olahraga lompat jauh dipercaya untuk melatih ketangkasan para prajurit perang n domestik melalui obstruksi yang terserah, seperti jurang ataupun parit. Lega waktu itu, para pelompat diwajibkan berlari dengan membawa sebuah beban dikedua tangan yang dikenal dengan sebutan
halteres
dengan musykil 1 sampai 4,5 kg.[4]

Sport loncat jauh pernah dilakukan maka dari itu pelompat bermula Sparta dengan rekor lompatan sepanjang 7,05 meter. Di dunia maju koteng lompat jauh sudah menjadi bagian kompetisi Olimpiade sejak mula-mula bisa jadi munculnya perlombaan ini tahun 1896. Kesannya di 1914, Dr. Harry Eaton Stewart merekomendasikan dibuatnya
running broad jump
nan distandarkan bagi olahragawan perempuan sehingga mereka juga bisa mengadakan perlombaan lompat jauh. Rekomendasi ini dipertimbangkan dan diterapkan sehingga ahli olahraga perempuan berlimpah mengajuk pertandingan lompat jauh pada level Olimpiade. Kendatipun olahraga ini adalah bagian dari permainan Olimpiade Kuno, baru pada periode 1896 yaitu plong Olimpiade modern purwa lompat jauh dilombakan secara sahih dan untuk wanita yunior dimulai puas tahun 1948.[3]

Rasam

[sunting
|
sunting sumber]

  • Pelintasan persiapan lebar minimum 1.22 m dan tingkatan 40 m.
  • Kayu tolakan panjangnya harus 1.22 rn, lebar 20 cm dan deras 10 cm. Pada sisi dengan kancah mendarat harus diletakkan gawang vlastisin buat mencatat keluaran kaki atlet apabila salah sorong. Papan tolakan harus dicat masif dan haruss ki boyak dengan tanah awalan dan harus ditanam sekurang-kurangnya 1 meter terbit selokan bak pasir pendaratan.
  • Panggung mendarat Bogok minimum 2.75 m jarak antara garis tolakan hingga akhir tempat lompatan minimal 10 meter. Permukaan pasir di dalam tempat pendaratan harus sama tinggi atau datar dengan arah alas papan tolakan.[5]
  • Matra bak lompat jauh yaitu, hierarki andai minimal 7-9 meter, bogok 2,75 meter setakat 3.00 meter dan balok tumpuan dengan panjang 1.21-1,22 meter, demes 1.98-2.02 meter dan tebal 1.00 dm.[6]

Teknik

[sunting
|
sunting mata air]

Teknik anju

[sunting
|
sunting sumur]

Pendaratan saat lompat jauh.

Awalan plong lompat jauh adalah dengan berlari secepat mungkin bikin mendapatkan kecepatan nan pangkat sebelum melakukan manuver tolakan. Awalan biasanya dilakukan sejak 30-45 meter dan dempak penyeberangan awalan 1,21-1,22 meter. Sebelum langkah biasanya pelompat harus berada pada sikap tiba.[6]
Posisi kaki pada awalan juga tergantung dari kebiasaan masing-masing ahli olahraga loncat jauh. Terserah yang langkah dengan tungkai sejajar, suku kanan yang suka-suka di depan atau sebaliknya. Awalan dilakukan dengan berlari pelan saja. Sesudah itu kecepatan lari dapat ditambah. Harus diingat kecepatan tersebut harus dipertahankan sebatas menjelang tolakan. Momen mendekati 4 langkah akhir sebelum tolakan maka kecepatan lari dijaga tetap konstan tidak dikurangi.

Teknik tolakan

[sunting
|
sunting sumber]

Tolakan bermakna berpindahnya kepantasan vertikal yang didapat berasal berlari ke kecepatan horizontal. Paling baik menggunakan kaki nan minimal langgeng untuk tolakan. Dimulai berbunga kaki bagian tumit lalu berakhir di ujung jemari. Tubuh hendaknya dicondongkan sedikit ke depan ketika akan menumpu. Sementara suku yang berayun diangkat hingga setinggi pinggul dengan posisi dengkul menekuk.

Teknik tubuh di udara

[sunting
|
sunting sendang]

Detik badan melayang di udara ada beberapa kaidah. Contohnya berjalan di atas udara. Caranya ketika badan sedang melayang, ayunkan kaki pinggul dengan kuat ke arah atas. Lalu lakukan operasi seperti melangkah atau berjalan di udara.

Teknik pendaratan

[sunting
|
sunting sumber]

Pendaratan merupakan kampanye yang terakhir berasal kombinasi aksi lompat jauh dan merupakan teknik terakhir berpangkal 4 teknik lompat jauh. Sebaiknya pendaratan dilakukan dengan kedua tungkai dengan posisi selevel dan tungkak nan kian dulu mendarat di kancah dengan posisi tumit berhimpitan. Ini bakal mencegah cedera.[7]

Jenis

[sunting
|
sunting sumber]

Tendensi gantung

[sunting
|
sunting sumber]

Gaya gantung sikap di udara seolah-olah medium menggantung di mega. Dari sikap di udara, kedua lengan luruskan ke depan kedua lutut dan badan dibawa ke depan. Saat kedua kaki akan menyentuh bekas pendaratan, luruskan ke depan dan mendarat dengan kedua tumit justru dahulu. Momen kedua kaki mendarat kedua dengkul mengepet dan sukar badan dibawa ke depan.[8]

Kecenderungan jongkok

[sunting
|
sunting sumber]

Gaya jongkok (tuck jump) dikenal pun dengan sebutan kecenderungan duduk di mega. Di internal kecondongan ini pada saat menyimpang di gegana seorang pelompat mengerjakan seolah-olah membentuk sikap merungguh di udara.[8]
Raga di gegana selepas suku kidal bertumpu, maka kaki kanan diayun dengan cepat ke jihat depan. Pron bila mencapai titik tertinggi sikap badan, kaki seperti duduk atau jongkok.[9]

Tendensi berjalan di awan

[sunting
|
sunting sumur]

Loncat jauh tren berjalan di gegana adalah dimana gerakan lompat jauh dengan tren seolah-olah sedang berjalan di udara, momen tubuh sedang berleleran di gegana gerakan kaki seakan berlari ataupun bepergian di mega. Gerakan itu dilakukan sesudah atlet mengerjakan tolakan dan tubuh sedang melayang di udara kedua kaki digerakkan seperti orang berlari setakat akhirnya landing kaki menyentuh tanah dan tubuh tetap dijatuhkan ke depan moga tidak mengurangi jauhnya lompatan.[8]
Saat melakukan tumpuan dapat digunakan kaki kiri maupun tungkai kanan sesuai dengan kebiasaan pelompat. Sebaiknya gunakan kaki yang memliki maslahat dominan. Ketika kaki mendekati ke balok, badan harus dicondongkan ke depan agar keseimbangan patuh terjaga. Padangan kedepan dengan kedua lengan fertil disamping atas badan dan pada momen bertumpu kecepatan nan dikembangkan melintasi awalan tidak buntung. Sesudah pelompat menumpu pada balok tumpuan, maka badan akan dapat terangkat ke udara. Dengan mengerjakan sikap berjalan di udara kedua kaki silih tembikar mengayuh di awan. Sebelum kaki mendarat, upayakan berada kerumahtanggaan posisi di udara selama mungkin, agar menghasilkan lonjak yang maksimal. Pada waktu mendarat pelompat harus berusaha menjulurkan kedua tangannya ke depan dan kemudian ditarik ke birit. Darurat suku diluncurkan ke depan sepanjang mungkin. Daratkan kedua tungkai secara bersamaan moga terhindar berbunga cedera, jatuhkan rumit badan ke depan.[10]

Rujukan

[sunting
|
sunting sendang]


  1. ^


    Astuti, Novi Fuji (30 Oktober 2020). “Mengenal Tujuan Lompat Jauh, Berikut Teknik dan Peraturannya”.
    merdeka.com
    (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan berpokok versi asli tanggal 2021-02-02. Diakses rontok
    2021-01-01
    .





  2. ^


    Basri, Hasan (Juli 2018). “UPAYA PENINGKATAN HASIL Belajar MATERI GERAKDASAR LOMPAT JAUH MELALUI MODIFIKASI ALAT BANSEPEDA DAN KARDUS PADA Murid Inferior VDI SDN XVI MARGAHAYU BEKASI”.
    Genta Mulia.
    9
    (2): 108. ISSN 2301-6671.




  3. ^


    a




    b




    Indarto, Pungki; Sistiasih, Vera Septi (2018).
    Pandai Mengajar dan Melatih Atletik. Surakarta: Muhammadiyah University Press. hlm. 76–77. ISBN 978-602-361-142-3.





  4. ^


    Nopiyanto, Yahya Eko; Raibowo, Septian (2020-08-31).
    Pangkal-dasar Atletik. Bengkulu: El Markazi. hlm. 109. ISBN 978-623-6584-44-6.





  5. ^


    Muhtar, Tatang; Irawati, Riana (2020).
    Atletik. Sumedang Utara: UPI Sumedang Press. hlm. 70. ISBN 978-602-6438-91-1.




  6. ^


    a




    b




    Arif, Yudabbirul (Oktober 2020). “Tinjauan Kemampuan Lompat Jauh Siswa SekolahDasarDalam Penataran Penjasorkes”.
    JOSEPHA (Journal of Sport Science and Physical Education).
    1: 16–17. doi:10.38114/josepha.v1i2.102.





  7. ^


    Yasmin, Puti (03 Juli 2020). “4 Teknik Loncat Jauh Model dengan Peraturannya”.
    detiksport
    . Diakses tanggal
    2021-01-01
    .




  8. ^


    a




    b




    c




    Pratama, Riyan (2018). “PERBEDAAN Lompat JAUH Mode JONGKOK, BERJALAN DIUDARA DAN MENGGANTUNG DI TINJAU DARI HASIL LOMPATANPADA Ahli olahraga JUNIOR SUMATERA Selatan”.
    Jurnal Sporta Saintika.
    3
    (1): 377–378. doi:https://doi.org/10.24036/sporta.v3i1.58 . ISSN 2579-5910.





  9. ^


    Syarif, Ahmad (September 2017). “Peningkatan hasil sparing lompat jauh kecenderungan jongkok dengan menunggangi album visual”.
    Jurnal Keolahragaan.
    5
    (2): 113. doi:10.21831/jk.v5i2.5733. ISSN 2461-0259.





  10. ^


    Hadiah, Zikrur (2014-10-31). “HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT Suku TERHADAP KEMAMPUAN Lompat JAUH Gaya BERJALAN DIUDARA PADA SISWA Papan bawah X SMA Provinsi 11 BANDA ACEH”.
    Kronik Penjaskesrek
    (dalam bahasa Inggris).
    1
    (2): 23–31. ISSN 2502-6879.




Referensi lanjutan

[sunting
|
sunting sendang]

  • Guthrie, Mark (2003).
    Coach Track & Field Successfully. Champaign, Illinois: Human Kinetics. hlm. 149–155. ISBN 0-7360-4274-1.



  • Rogers, Joseph L. (2000).
    USA Track & Field Coaching Manual. Champaign, Illinois: Human Kinetics. hlm. 141–157. ISBN 0-88011-604-8.



  • Ernie Gregoire, Larry Myricks (1991).
    World Class Track & Field Series: Long Jump
    (VHS). Ames, Iowa: Championship Books & Video Productions.





Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Lompat_jauh

Posted by: likeaudience.com