Rangkuman Modul 5 Pembelajaran Ipa Di Sd

(1)

PETA KONSEP


PENDAHULUAN

Peningkatkan kualitas kemampuan profesionalisme guru khususnya dalam indra penglihatan pelajaran IPA, berbagai upaya dan pertambahan penelaahan IPA di MI enggak hentinya terus dilakukan. Orientasi pola penerimaan yang harus dikembangkan di MI yakni nan didasarkan kepada penglihatan konstruktivime, ketika pengajian pengkajian itu diterapkan intim semua model pendedahan menawarkan bagaimana pemahan konsep pada pelajar terbangun secara baik. Bukan cukup nampaknya guru hanya mendatangi kepada keterampilan memilah dan kemudian menerapkan arketipe itu secara benar, ketika perkakas lainnya yang ikut kondusif privat pemahamn

konsep pesuluh tidak dikuasai.

Ketangkasan menciptakan menjadikan atlas konsep nampaknya akan cukup membantu guru dan peserta kerumahtanggaan meyempurnakan proses pembelajaran IPA, kaitannya dengan pemahaman konsep umpama riuk suatu tujuan pembelajarannya.

Pada Alamat Belajar Mandiri ini, anda akan diantarkan puas pemahaman bagaimana Ia menjadi terampil n domestik membuat atlas konsep. Untuk membantu kognisi tersebut, maka BBM 5 ini akan terbagi menjadi :

Kegiatan Belajar I : Apa Atlas Konsep Kegiatan Belajar II : Tulangtulangan Peta Konsep

Kegiatan Belajar III : Keuntungan dan Kegunaan Peta Konsep

(2)

Setelah mempelajari BBM 3 ini, diharapkan anda boleh : a. Mendeskripsikan pengertian peta konsep IPA

b. Mendeskripsikan buram denah konsep IPA

c. Mendeskripsikan keuntungan dan kegunaan peta konsep IPA

Buat membantu Engkau internal mempelajar BBM 5 ini, ada baiknya diperhatikan beberapa ilham berikut ini :

1. Tangkaplah pengertian demi pengertian melalui pemahaman sendiri dan ganti pikiran dengan mahasiswa lain maupun dengan tutor anda.

2. Kerjakan memperluas wawasan, baca dan pelajari sumber-sumur tidak yang relevan. Sira dapat menemukan teks berpangkal bilang sendang, tertera internet.

3. Mantapkan pemahaman Anda dengan berbuat kursus dan melalui kegiatan diskusi kerumahtanggaan kegiatan tutorial dengan mahasiswa lainnya atau

pasangan sejawat.

4. Jangan dilewatkan untuk mengepas menjawab soal-tanya yang dituliskan pada setiap alkhir kegiatan berlatih, Keadaan ini bermakna untuk mengetaui apakah Anda sudah mencerna dengan benar kandungan bulan-bulanan belajar ini.

(3)

Segala apa Denah KONSEP IPA

A. PENGANTAR

Apa peta konsep IPA itu ? menyimak pertanyaan ini nampaknya Ia terbiasa sparing makin jauh tentang peta konsep dalam pendedahan IPA di Bihun, bagaimanapun ini termasuk kepada salah suatu upaya guru dalam membeberkan penguasaan konsep yang harus dimiliki oleh siswa.

Penguasan konsep plong diri peserta dapat terbangun melangkaui proses penelaahan IPA nan konsrtuktivis dimulai dari kata pengetahuan mulanya pesuluh n domestik setiap struktur kognitifnya dikaitkan dengan pengetahuan yunior yang diperolehnya dalam kegiatan pembelajaran yang diikuti siswa.

Pengenalan konsep dan proposisi pada struktur serebral petatar plong saat pembelajaran berlangsung akan sangat kontributif temperatur dalam berekspansi permakluman ataupun memperluas informasi siswa. Bagaimana caranya ? riuk satunya melangkaui pembuatan atlas konsep.

B. Uraian MATERI

Kesadaran peta konsep berawal berasal gagasan bahwa pesiaran itu dibangun internal pikiran orang yang sedang belajar menerobos struktur kognitif yang dimilikinya dan merupakan dasar teoritis bagi perbedaan antara sparing berharga dan berlatih hapalan

Peta konsep menurut Novack (1983), merupakan teknik visual untuk menunjukkan struktur pemberitahuan bagaimana konsep-konsep dalam suatu domain tertentu ganti bersambung. Peta konsep ini dibuat berdasarkan
teori Ausable
akan halnya berlatih yang signifikan yang menekankan membiasakan hasil sparing tentang suatu pengetahuan yang baru dipengaruhi oleh keterangan yang telah ada sebelumnya. Pengetauan yang baru

(4)

menjadi bermakna apabila secara substantif menjadi tambahan bagi pengetahuan sebelumnya. Melalui konsep dapat menvisualisasikan gambar berpikir dalam-dalam seseorang dan pula menyebabkan pengetahuan sediakala seseorang menjadi tampak.

Dalam belajar bermakna pengetahuan yunior dikaitkan lega konsep-konsep yang relevan dengan konsep yang sudah ada dalam pikiran kita (struktur kognitif). Bila dalam struktur psikologis lain terwalak konsep yang relevan, maka pelajaran baru galibnya harus dihapal. Maka itu karena itu, terdahulu bakal sendiri suhu bakal mengetahui apa yang sudah lalu diketahui setiap siswanya sebelum proses pembelajaran itu dimulai.

Sejak awal (1983) sampai masa ini denah konsep mutakadim diterapkan diberbagai hal. Kar konsep dapat dipakai kerjakan mengumpulkan gagasan melampaui curah pendapat internal sumbang saran keramaian terarah. Fasilitataor mendukung mengincar gagasan peserta dan sekaligus menuangkannya ke n domestik peta konsep yang dibuatnya di depan (papan tulis, layar). Setiap kelihatannya unjuk usulan peserta, usulan tersebut langsung

diitegrasikan pada peta konsep yang telah terbentuk. Akhir dari gugah pendapat diperoleh gagasan yang makin padu dan menyeluruh karena tergambar hubungan antara gagasan yang satu dengan gagasan yang lain.

Peluasan gagasan penggunanan peta konsep dalam membuat buram struktur berasal yang sederhana sampai yang paling kompleks, umpama teks yang panjang ataupun hypermedia. Intern pekembangan selanjutnya peta konsep dapat pun digunakan sebagai pelecok satu alat bikin melakukan assemen. Keadaan ini dipandang bahwa menilai kabar seseorang diperlukan integrasi berbagai macam informasi. Peta konsep bisa digunakan sebagai salah satu target takrif bakal berbuat assesmen tersebut.

Pada pesuluh madrasah pemahaman peta konsep digunakan untuk menggambarkan proklamasi nan telah dimiliki oleh siswa. Oleh karena itu, gagasan menggunakan denah konsep n domestik assesmen pelajar nampaknya sudah diperlukan oleh pematang pendidik khususnya guru di madrasah.

(5)

1) Peta konsep menampilkan tugas khas yang tidak dimiliki oleh peranti lain, yaitu membangun pernah antar konsep nan ada pada materi tertentu secara konprehensif.

Transendental : seberapa kamil konsep yang sudah dimiliki oleh siswa melalui tampilan peta konsep yang mereka buat, sedarun juga kita dapat meluluk seberapa jauh pesuluh mengetahui jalinan antar konsep yang mereka tampilkan dalam peta konsep nan dibuatnya.

2) Peta konsep punya format yang jelas menunjukkan segala yang harus suka-suka, adalah konsep-konsep dan hubungan antar konsepnya.

Contoh : seberapa banyak konsep yang ditemukan dan sebarapa banyak kata sambung yang mencantumkan antara konsep nan satu dengan lainnya, sehingga takhlik proposisi yang jelas.

3) Peta konsep n kepunyaan sistem scoring atau sa-puan pemahaman keluasan konsep berbunga proposisi yang telah ditemukan

Hipotetis : seberapa banyak daftar konsep yang dibuat dan daftar diagram asosiasi antar konsep yang harus terserah.

Terdapat ki perspektif pandang nan berlainan privat menumpahi kar konsep kerumahtanggaan proses penelaahan menurut Soetrisno (2007), makanya karena itu, perlu diperhatikan hal berikut ini :

a) Sudut pandang ilmiah, peta konsep dapat ditampilkan dan berperan sebagai dasar pengembangan teori, ataupun sebagai dasar bagi membuat pukul rata ataupun inferensi.

(6)

Bagaimana dia memahami dua kerangka berpikir dalam-dalam tadi momen anda akan membentuk denah konsep alias menggunakan peta konsep di inferior ? sira menyampaikan pembelajaran IPA sebaiknya mengunakan peta konsep atau tidak ? ketika beliau menunggangi peta konsep di kelas sebaiknya diingat dua hal di atas. Peta konsep boleh dipandang sebagai karya ilmiah tetapi sekali lagi peta konsep bisa dipandang misal karya seni, artinya peta konsep yang anda buat harus merupakan gabungan antara karya ilmiah dengan karya seni, dimana kredibilitas prosedur ilmiah dan kreativitas karya seni manjadi paduan yang harmonis.

Berkaitan dengan pemaparan tadi unjuk pertanyaan, ” bagaimana guru dapat mengetahui apa yang sudah lalu diketahui oleh siswanya ? ” Bagaimana menurut Anda ? Betul, agar guru memperalat peta konsep, sehingga semua yang diketahui maka dari itu petatar dapat diketahui pula oleh gurunya.

Detik mulai menunggangi atlas konsep satu keadaan yang penting ialah

bagaimana pada peta konsep itu memperlihatkan konsep-konsep itu tukar berkaitan. Oleh karena itu, bakal menyusun kar konsep dibutuhkan konsep atau kejadian dan kata-kata penghubung yang akan mengaitkan konsep-konsep itu menjadi tawaran yang berfaedah. Proposisi inilah nantinya akan disimpan privat struktur psikologis pelajar ketika mengimak pembelajaran IPA nan akan kita laksanakan di n domestik papan bawah.

Kita coba bakal memulai dengan takhlik propisisi dalam cak bimbingan IPA, misalnya tentang Air. Proposisinya : ” Air dibutuhkan oleh makhluk hidup ” dari proposisi itu menurut Engkau konsepnya mana ? Betul, air dan sosok sukma adalah konsep padahal dibutuhkan yakni kata penghubung. Dengan memahami proposisi maka kulur kebermaknaan plong pelajar tentang air. Maksud kita tentu saja pesuluh dapat juga menemukan proposisi yang lainnya. Bak : ” Air tingkat wujudnya berubah” alias ” Air terdiri terbit anasir-molekul ” Ketika ini diteperoleh dari peserta, maka meningkatlah kebermaknaan berusul konsep air itu pada diri pesuluh.

(7)

pesuluh dari beraneka ragam topik bahasan yang akan diambil dalam setiap kali akan melaksankan pembelajaran IPA di Mihun.

Langkah lebih jauh bagaimana temperatur bisa kondusif siswa lakukan terampil mewujudkan denah konsep sesuai dengan nan diharapkan ? Mari kita tatap pedomannya yakni umpama berikut :

1. Arahkan murid untuk secara jelas mengaram resan dan peranan konsep-konsep dan hubungan antar konsep sesuai dengan buku yang dianjurkan makanya hawa.

2. Pahamkan peserta bagi mengkaji konsep saat sparing baik di sekolah ataupun di rumah, dan yang dimunculkan adalah struktur psikologis internal rencana usulan. 3. Usulan yang terdidik bukan kalimat nan seperti termuat dibuku, melainkan

pemahaman mereka tentang konsep-konsep yang ditemukan dan kata sambung antar konsep itu.

4. Usakan menyingkirkan konsepnya berasal buku yang memang mereka pelajari.

5. Latih siswa untuk takhlik proposal melalui sumber referensi yang telah ditentukan oleh hawa.

Bagaimana caranya ? setelah tersuguh sumber referensi nan ditentukan maka itu hawa, siswa sebaiknya diminta untuk :

a. Membaca sumber wacana yang disiapkan guru

b. Mencaci yang terdepan dalam wacana tersebut.

c. Meminta peserta untuk menuliskan secara singkat adapun proposisi penting berdasarkan perigi bacaan.

Perumpamaan :

 Air yakni sumber tenaga  Air terjun mengandung tenaga

 Tenaga air terjun memutarkan mesin (mesin penggiling padi, mesin

pembangkit tenaga elektrik dll)

(8)

Teladan :

e. Tempatkan konsep-konsep dan kata-kata penghubung ke n domestik peta konsep f. Pilih konsep yang paling luas artinya (tercakup), habis urutkan dengan konsep

yang cacat luas, seperti transendental berikut :

Konsep-konsep

Alas kata Penghubung

Air Yakni

{

Mata air Air Misalnya

Air ki angkat

Tenaga air ambau Memutarkan

{

Mesin Penggiling gabah Misalnya

Geerator Misalnya

(9)

g. Buatlah peta konsep sesuai dengan urutan usulan tersebut di atas

C. LATIHAN

Untuk memperoleh pemahaman sira tentang materi tersebut di atas, coba beliau cari sebanyak lima macam konsep dari hasil pengamatan lega kajian topik daya IPA Misoa n domestik bentuk proposisi, kemudian masing urutkan bedasarkan tingkat keluasan makna konsep itu

Petunjuk jawaban latihan

Temukan proposisi konsepnya dan urutkan berdasarkan tingkat keluasan maknanya

D. Rangkuman

Pengenalan konsep dan proposal pada struktur kognitif pelajar pada momen pembelajaran IPA berlangsung akan lalu kontributif hawa dalam mengembangkan embaran atau memperluas amanat diri siswa.

Pembuatan peta konsep merupakan suatu teknik cak bagi membuka konsep dan proposisi nan ada dalam struktur ognitif siswa. Dan pengungkapan seperti ini dapat dipergunakan oleh master intern memafhumi apa nan telah diketahui siswa dari heterogen topik bahasan yang akan diambil privat setiap boleh jadi akan melaksankan pembelajaran IPA di MI.

Peta konsep menampilkan tugas khusus nan tidak dimiliki maka itu perlengkapan tak, yaitu membangun hubungan antar konsep yang ada pada materi tertentu secara konprehensif.

Peta konsep memiliki format yang jelas menunjukkan apa nan harus ada, yaitu konsep-konsep dan hubungan antar konsepnya.

(10)

E. TES FORMATIF (1)

Pilihlah salah suatu jawaban nan dianggap paling tepat ! 1. Esensi dari pembuatan denah konsep yaitu…

A. Teknik untuk mengungkapkan konsep dan proposisi yang ada dalam struktur serebral siswa.

B. Teknik dalam cara menyodorkan gagasan nan dimiliki maka itu murid C. Teknik pengukuran tentang tingkat ketecapaian kompetensi pengajian pengkajian D. Upaya peningkatan kemampuan yang ada pada diri peserta madrasah.

2. Proposisi intern pembuatan denah konsep yang benar yaitu…….. A. Kalimat yang terjaga seperti lega buku

B. Pemahaman tentang konsep dan prolog hubung atar konsep C. Pemahaman antar konsep nan mutakadim ditemukan

D. Makrifat apendiks dalam memaklumi konsep

3. Apabila Anda sudah menemukan proposisi konsep, langkah selanjutnya ialah…….

A. Merancang temuan konsep berikutnya B. Mengurutkan tingkat keluasan makna konsep C. Menentukan konsep nan berhubungan D. Mengelompokkan konsep nan tidak digunakan

4. Bagi takhlik proposal menerobos sumber bacaan yang telah ditentukan oleh hawa. Caranya adalah sebagai berikut, kecuali…

A. Membaca sendang teks yang disiapkan master

(11)

C. Meminang pelajar untuk menuliskan secara singkat akan halnya tawaran penting berdasarkan sumber pustaka.

D. Menentukan konsep dan kata sambung yang cak semau pada sumber bacaan

5.
” Semua pohon dan fauna memerlukan kas dapur untuk hidupnya”,
dari kalimat tersebut yang termasuk kepada konsep adalah …

A. Tumbuhan dan hewan saja B. Sato, pohon, makanan

C. Hewan, pokok kayu, makanan, hidup D. memerlukan, semua, bikin

6. Kebermaknaan privat memahami makrifat untuk petatar yaitu…….

A. Terdapat keterkaitan antara camar duka dengan wara-wara yang dimilki

maka itu pelajar

B. Adanya keterkaitan konsep yang relevan dengan konsep nan sudah ada plong pesuluh (struktur kognitif)

C. Munculnya pemahaman hijau berdasarkan pengalaman membiasakan petatar di papan bawah D. Terdapatnya kenaikan pada kemampuan psikologis siswa setelah mengikuti pendedahan IPA

7. Berdasarkan ki perspektif pandang ilmiah, kar konsep dapat ditampilkan dan bermain perumpamaan berikut, kecuali…

A. Dasar ekspansi teori

B. Sumber akar bakal membuat generalisasi C. Radiks pembentukan sikap

(12)

8. Berdasarkan kacamata pandang seni, peta konsep dapat ditampilkan dan berperan sebagai berikut, kecuali…

A. Membuat pembaca menjadi doyan mempelajari tampilan peta konsep B. Tertarik karena keindahan secara keseluruhan tampilan konsep

C. Menarik tampilan lembaga pikir yang dituangkan n domestik kar konsep.

D. Membentuk pembaca memahami konsep yang ditampilkan melangkaui peta konsep

9. Pengenalan konsep dan tawaran plong struktur kognitif siswa kapan pembelajaran IPA berlanjut tujuannya adalah …

A.Kondusif temperatur privat mengembangkan pengumuman atau memperluas

permakluman diri siswa.

B. Memberikan akomodasi bagi suhu ketika akan membentangkan materi les

C. Mempermudah master untuk menentukan intensi pembalejaran IPA

D.Memicu kesungguhan master dan petatar untuk mengembangkan ketermpilan siswa

10. Peta konsep dapat dipandang sebagai karya ilmiah tetapi sekali lagi peta konsep bisa dipandang perumpamaan karya seni, artinya adalah…

A. Peta konsep yang dibuat harus ialah susunan antara karya ilmiah dengan karya seni,

B. Kredibilitas prosedur ilmiah dan kreativitas karya seni tidak manjadi paduan nan harmonis.

(13)

F. BALIKAN DAN TINDAK LANJUT

Cocokkan hasil jawaban Anda dengan kunci jawaban Pemeriksaan ulang Formatif 1 yang ada pada episode pantat objek sparing mandiri ini. Hitunglah jawaban Anda nan moralistis, kemudian gunakan rumus di dasar ini bakal mengetahui tingkat penundukan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1

Rumus :

Tingkat Penyerobotan = x 100 %

Arti Tingkat Penundukan : 90 % – 100 % = Baik Sekali 80 % – 89 % = Baik

70 % – 79 % = Sepan < 69 % = Kurang

(14)

BENTUK PETA KONSEP

A. PENGANTAR

Pembuatan denah konsep n domestik pembelajaran IPA di MI akan tinggal membantu guru kerumahtanggaan memberikan kesadaran konsep pengetahuan pada diri pelajar. Bahan nan bisa dimanfaatkan n domestik pembuatan denah konsep bisa diambil berpunca majemuk macam sumur baik nan tetulis kerumahtanggaan bentuk buku, majalah, jurnal dll, ataupun melalui fenomena alam (kejadian atau hal ) yang ada di lingkungan siswa itu sendiri.

Dengan peta konsep, diharapkan murid akan dapat memperluas pengetahuannya adapun IPA baik dari buku mata air atau berusul fenomena kalimantang, sekaligus melalui kegiatan ini pemaknaan siswa akan halnya konsep IPA akan jauh kian meningkat. Internal prosesnya kerangka kar konsep yang dibuat makanya petatar mungkin akan didasari oleh konsepsi mereka sendiri yang tidak sesuai dengan konsep para ilmuwan (miskonsepsi), Namun dengan invensi konsepsi ini master boleh berusaha mengubahnya, sehingga dapat diterima.

B. URAIAN MATERI

Rang peta konsep terkabul setelahnya petatar diajak untuk memahami pendirian

membuat propisisi konsep berdasakan struktur kognitif yang dimilikinya. Ketika siswa menuangkannya internal susuk peta konsep sebelumnya harus responsif sangat langkah-anju nan telah dilatihkan temperatur melewati pedoman pembuatan prasaran konsep lega Kegiatan Belajar 1.

(15)

Keluasan konsep nan dituangkan pada gambar peta konsep yang dibuat pesuluh akan habis ditentukan maka itu kemampuan menciptakan menjadikan proposisi konsep, keluasan pengetahuan meraka dan keingintahuan siswa privat mengerti konsep IPA yang dipelajarinya.

Apa nan tersimpan dalam bentuk peta konsep merupakan proposisi yang dilandasi oleh struktur kognitif siswa, tidak kalimat-kalimat yang tertuang dalam buku, sehingga pembuatan rencana atlas konsep merupakan langkah berikutnya setelah siswa memahami dan terampil membuat proposisi konsep.

Jadi, apa nan tersimpan dala struktur psikologis pesuluh terlampau berarti untuk mereka, namun ada kalanya denah konsep yang dibuat pesuluh menunjuk-nunjukkan suatu konsepsi siswa nan miskonsepsi. Ditemukannya miskonsepsi hendaknya suhu dapat berusaha bagi mengubahnya sehingga konsepsi pelajar dapat diterima.

Kualitas rajah peta konsep yang dibuat makanya siswa, akan sangat tergantung kepada banyaknya hubungan nan dibuat, adalah :

1. Pertautan
horizontal, asosiasi ini menunjukkan luasnya penguasaan konsep pada siswa

2. Hubungan
vertikal, kontak ini menunjukkan dalamnya pengetahuan yang dimiliki makanya siswa.

Sebagai model : untuk kontak mendatar tentang mesin diketahui siswa yaitu penggiling padi atau generator, hanya, ada siswa nan memberikan bertambah dari dua, ini menunjukkan penaklukan konsep siswa farik. Semakin banyak konsep yang dituangkan dalam perhubungan horizontal, semakin baik kualitas bagan kar konsepnya. Demikian pun untuk korespondensi vertikal tentang pembangkit diterangkan oleh siswa dimana terdapatnya, kapan dibuatnya, ini menunjukkan kedalaman pengetahuan petatar pun menentukan kualitas rangka peta konsep yang dibuat.

(16)

yang berkenaan dengan kompetensi / pokok bahasan materi nan akan diberikan. Bagaimana caranya ?

1. Kemukakan kompetensi / rahasia bahasan hari itu, model : “ Tahun ini kita akan berlatih adapun air”

2. Tugaskan siswa kerjakan menuliskan di tiang tulis, atau menyebutkannya mengenai konsep air, hipotetis : “ coba, kalian tuliskan apa tetapi yang kalian ketahui tentang air “

3. Pulang ingatan yang ditulis di papan tulis harus berupa proposisi konsep yang berkaitan dengan air, contoh :

 Air merupakan perigi tenaga  Cegar mengandung tenaga

(17)


Arketipe Bilang Denah Konsep n domestik Pembelajaran IPA

Sudahkan anda mencoba mewujudkan peta konsep ? benarkah pembuatan kar konsep silam kontributif n domestik pemahaman konsep siswa pada saat pembelajaran

IPA di madrasah ? Untuk memperoleh kognisi nan yang lebih baik, Kamu perhatikan contoh denah konsep dari pokok bahasan berikut ini :

1. Alat Fotosintesis

2. Perabot Pencernaan Manusia

3. Makanan

4. Orientasi Diri pada Dabat

5. Hewan dan Tumbuhan Langka

6. Perubahan Benda 7. Gaya Magnet 8. Gaya Gaya berat 9. Pesawat Sederhana 10. Cahaya

11.Mentari 12.Batuan 13.Air

14.Peristiwa Alam

15.Perigi Daya Pataka

Anda perhatikan, cara yang digunakan kerjakan memulai membuat peta konsep mulai sejak siasat bahasan di atas harus mengikuti pola andai berikut :

a. Kemukakan kompetensi / rahasia bahasan tahun itu

(18)

c. Ingat yang ditulis di papan tulis harus aktual proposisi konsep yang berkaitan dengan konsep yang akan digunakan

d. Rancang pembuatan bagan peta konsep bedasarkan kabar siswa tentang konsep yang akan digunakan

(1) Pernapasan

Proposisi yang ditulis
:

 Respirasi plong manusia adalah paru-paru  Pernapasan sreg hewan :

a. Kontol adalah paru-paru dan pundi mega b. Reptil adalah paru-paru

(19)

(2) Alat Pencernaan Manusia

berak air, mag, radang usus dan tifus.

 Kesegaran perabot Pencernaan makanan manusia bisa dicegah

dengan cara : makan ki gua garba bergizi, ideal akan teratur, mengunyah makanan secara lembut, dan senatiasa menjaga kebersihan lambung dan aalat makan yang digunakan

Terdiri berpokok Dapat diserang masalah Dicegah dengan pendirian

(20)

(3) Makanan


Proposisi nan ditulis :

 Rezeki mengandung : karbohidrat, lemak, protein, air, mineral, dan

zat makanan.

 Kesehatan tubuh terpelihara jika bersantap nafkah yang diolah secara

higienes dan mengandung gizi

Mengandung zat zat makanan

kasatmata Terpelihara kalau

gado MAKANAN

Karbohidrat

Lemak

Protein

Air

Mineral

Vitamin

Makanan diolah secara higienes

(21)

(4) Habituasi Diri pada Hewan

Proposisi nan ditulis adalah :

 Hewan menyesuaikan diri dengan lingkungan bakal memperoleh

peranakan dan melindungi diri bermula musuhnya.

 Contohnya kupu-kupu mempunyai alat seropot untuk memperoleh

alat pencernaan

 Contohnya burung mempunyai tulangtulangan paruh yang berbeda untuk

memperoleh makanan

 Contohnya bunglon mengubah warna jasmani bakal melindingi diri dari

musuhnya

 Contohnya maung memiliki gigi dan ceker tajan untuk melindungi dari

(22)

(5) Hewan dan Tumbuhan Langka :

Proposisi yang ditulis adalah :

 Sato lengka misalnya : Burung cendrawasih, jalak Bali, Warak bercula

satu, Harimau Sumatra, Komodo, Cipan

 Tumbuhan terik misalnya : rente bangkai, cendana, rente raflesia  Hewan dan pohon dilindungi dengan mencagar tempat hidupnya,

mengembangbiakannya dan memperjualbelikannya

misalnya Dilindungi misalnya

dengan kaidah

Binatang Runyam
TUMBUHAN Susah

(23)

(6) Transisi Benda

Proposal yang harus ditulis adalah :

 Pergantian benda bisa disebebkan oleh : pemanasan, pendiginan,

pembakaran, pencampuran dengan air, pembusukan, perkaratan

 Perubahan benda dapat digolongkan menjadi perubahan dapat kembali

ke tulang beragangan awal, dan peubahan tidakn dpat pun kebentuk awal.

Disebabkan maka dari itu digolongkan

PERUBAHAN BENDA

Pemanasan
Pemba-

karan

Pembusuk- an

Perubahan dapat sekali lagi

Pergantian tdk bisa kembali

Pendinginan Percampuran Dengan air

(24)

(7) Mode Magnet

Proposisi yang harus ditulis :

 Tren magnet dapat menggandeng benda berupa metal, nikel, kobalt

 Kecenderungan besi sembrani bisa dibuat dengan cara induksi, urutan,

elektromagnet

Dapat menjajarkan benda bermula bahan Boleh dibuat dengan cara

Tendensi M AGNET

Ferum Nikel
Kobalt

Induksi

Cumbu

(25)

(8) Mayapada

Proposal yang harus ditulis yaitu :

 Bumi terdiri bersumber lapisan : inti bumi dalam, inti manjapada luar, mantel

mayapada, kerak bumi, dan atmosfer

Terdiri bermula lapisan Dunia

Mantel bumi Inti dunia dalam

Inti bumi luar Kulit bumi

(26)

(8) Batuan

Proposisi nan harus ditulis

 Batuan terdiri berusul batuan beku, batuan endapan dan batuan malihan  Batuan mengalami pelapukan membentuk tanah

 Tanah terdiri mulai sejak : tanah berpasir, persil liat, tanah berkapur

Terdiri dari Mengalami pelapukan menciptakan menjadikan BATUAN

Bat uan

beku Petak liat

Bat uan endapan

Persil

Bat uan malihan

Tanah pasir

(27)

C. Latihan

Sebagai pelajaran jawablah pertanyaan berikut. Diskusikan dengan imbangan Anda dan perdalam kognisi modul ini dengan membaca sumber buku rujukan lainnya nan relevan.

1. Jelaskan tulangtulangan perhubungan nan menentukan kualitas bentuk peta konsep !

Untuk menjawab soal latihan secara lengkap, pernyataan di bawah ini boleh mejadi pancang-rambu internal menjawab pertanyaan di atas.

Kualitas bentuk atlas konsep yang dibuat oleh peserta, akan lampau tersampir kepada banyaknya hubungan yang dibuat, yaitu :

1. Jalinan
horizontal, ikatan ini menunjukkan luasnya penguasaan konsep pada petatar

2. Hubungan
vertikal, hubungan ini menunjukkan dalamnya maklumat nan dimiliki maka itu pelajar.

D. RANGKUM AN

Barang apa nan tersimpan dalam bentuk atlas konsep merupakan usulan yang dilandasi makanya struktur kognitif siswa, tak kalimat-kalimat yang tertuang dalam buku, sehingga pembuatan lembaga peta konsep yakni langkah berikutnya sehabis siswa memahami dan terampil takhlik prasaran konsep.

Kualitas bentuk atlas konsep yang dibuat oleh siswa, akan sangat tergantung kepada banyaknya gayutan yang dibuat, yakni : (1) asosiasi
horizontal, menunjukkan

(28)

E. Konfirmasi FORMATIF (2)

Diskriminatif salah satu jawaban nan minimal tepat !

1. Interelasi mendatar dalam pembuatan denah konsep mengandung makna… A. Menunjukkan prestasi murid meningkat

B. Menunjukkan luasnya penguasaan konsep murid C. Meningkatnya kognisi materi IPA

D. Bertambahnya rasa percaya pada diri pelajar

2. Gudi yang tersimpan dalam bentuk peta konsep merupakan proposisi bersumber……..

A. Kalimat yang tertuang di sosi B. Struktur kognitif siswa, C. Kegesitan siswa D. Sikap dan perilaku siswa

3. Keluasan konsep yang dituangkan pada bagan peta konsep yang dibuat siswa akan sangat ditentukan maka dari itu kemampuan berikut, kecuali …….

A. Membuat proposisi konsep B. Keluasan pengetahuan meraka

C. Keingintahuan siswa dalam memaklumi konsep IPA yang dipelajarinya. D. Kesadaran munjung akan diri siswa bakal belajar IPA bertambah baik lagi

4. Bahan berikut bisa dimanfaatkan dalam pembuatan denah konsep, kecuali….. A. Diambil bersumber sendi sampul peserta

(29)

D. Melalui fenomena tunggul (keadaan alias kejadian)

5. Kejadian nan harus diketahui dulu oleh suhu ketika bentuk denah konsep akan digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran IPA adalah…….

A. Pengetahuan siswa yang berkenaan dengan kompetensi materi yang akan diberikan.

B. Kesiapan petatar momen akan mulai mengerjakan kar konsep

C. Mangsa nan bisa dimanfaatkan dalam pembuatan atlas konsep D. Prosedur pelaksanaan kegiataan pembuatan kar konsep

F. BALIKAN DAN TINDAK LANJUT

Cocokkan hasil jawaban Dia dengan kunci jawaban Tes Formatif 2 yang terserah

pada bagian belakang bahan belajar mandiri ini. Hitunglah jawaban Sira yang ter-hormat, kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat pencaplokan Anda terhadap materi Kegiatan Sparing 2

Rumus :

Tingkat Penguasaan =

x 100 %

Arti Tingkat Penguasaan : 90 % – 100 % = Baik Sekali 80 % – 89 % = Baik 70 % – 79 % = Cukup < 69 % = Kurang

(30)

(31)

KEUNTUNGAN Atlas KONSEP

A. PENGANTAR

Telah terampilkah siswa Anda kerumahtanggaan takhlik denah konsep ? Kesigapan pesuluh intern membuat kar konsep, banyak manfaat yang dapat diperoleh siswa ketika meraka mengetahui konsep IPA yang diberikan guru di inferior. Bukti menunjukkan bahwa banyak siswa nan mutakadim menggunakan peta konsep n domestik les bersusila-benar mereka berpikir, mereka melihat perhubungan antar konsep yang sepanjang ini belum merek temukan, dan mereka merasa makin siap bakal menghadapi ulangan ataupun ujian.

Dari kemudahan yang mereka peroleh, menjadi semakin signifikan perangkat keterampilan takhlik denah konsep digunakan privat proses pembelajan IPA di Madrasah Ibtidaiyah. Namun tantangannya maukah guru mengeskplorasi proposal konsep yang suka-suka sreg diri setiap pesuluh ? Bagaimana dengan Anda ?, tentu hanya dengan kemauan yang gentur dilandasi oleh motivasi nan pas jenjang untuk menjadi hawa yang propesional, situasi tersebut bisa dilakukan secara baik.

B. URAIAN MATERI

Dengan peta konsep dibuat siswa dalam pendedahan IPA kesadaran akan kebermaknaan pengetahuan IPA menjadi jauh bertambah baik dari sebelumnnya. Misalnya semata-mata seorang pelajar dapat menjumut inti sari pemahaman tentang energi, ia meletakkan zat sebagai konsep yang paling luas maknanya (inklusif), kemudian

mengaitkan dengan konsep-konsep lain nan kurang tercakup, demikian sterusnya. Kemampuan sebagaimana tersebut menunjukkan kebermaknaan materi IPA akan halnya energi pada petatar semakin baik dan meningkat, tandanya ialah detik mereka produktif

(32)

meletakkan proposisi-proposal dalam setiap konsepnya pada peta konsep nan baik.

Mulai sejak pemaparan model di atas boleh kita lihat kegunaan pada peta konsep buat siswa. Melalui kursus membuat denah konsep lega siswa lakukan mengampil inti bibit dari beberapa sendang pokok pustaka ataupun yang lainnya, senyatanya master menanyakan siswa cak bagi membaca kiat dengan seksama. Siswa tidak lagi dikatakan tidak berpikir, sebab untuk dapat memperlainkan konsep-konsep dari resep tadi, kemudian merintih konsep itu dengan kata penghubung menjadi proposisi yang berfaedah bukanlah tugas yang mudah atau sambilan.

Siswa harus benar-sopan duduk membiasakan, menggunakan potlot dan kertas, atau kapur dan kayu tulis, secara serta merta melatih diri takhlik peta konsep nan bermakna bagi dirinya, dapat membantu pesuluh belajar bagaimana sepatutnya ada membiasakan.

Anda perhatikan ilustrasi dua orang siswa Madrasah Ibtidaiyah berniat akan membuat peta konsep tentang ”sawah”, guna membukit penelitian tentang sawah, suhu dapat menambah asam garam peserta melalui pedekatan lingkungan. Bagaimana caranya ? Coba Anda perhatikan barang apa yang harus dilakukan temperatur.

a) Sebelum pelajar di dukung ke sawah, sebaiknya guru mempersiapkan apa yang akan diamati, karena ada dua hari tentang sawah nan dapat diamati.

b) Bawalah mereka kerjakan mengamati dua tahun tentang sawah, adalah pada musim bertanam dan masa penuaian.

c) Guru kecam pengetahuan peserta, sikap dan kredit segala apa nan terkandung pada diri siswa ketika mengamati sawah tersebut.

d) Berikan pertanyaan-pertanyaan bimbingan nan sifatnya membimbing pelajar ketika meluluk dua musim tadi, bakal cangkok takrif, sikap nilai yang diharapkan oleh master.

Bak :

(33)

 Ketakberuntungan barang apa yang dialami penanam pada kedua waktu itu ?

 Bagaimana manah kalian detik melihat petani puas kedua hari

itu ?

e) Anjurkan kepada pesuluh bakal mengamati ketika sawah itu kersang atau

medium berair.

f) Berikan cak bertanya pimpinan yang sifatnya membimbing siswa kepada pendalaman pengetahuan tentang kegiatan yang dilakukan petani.

Umpama :

 Bagaimana para petani menggarap sawah ?

 Bagaimana ibu tani membungkuk dan berpanas-semok waktu

pengetaman ?

 Bagaimana jerami digunakan setelah padi di penuaian ?

 Bagaimana usaha petani mengusik ceceh-ceceh menjelang

waktu pengetaman ?

 Apakah akibat serangan burung atau belalang pada tanaman padi ?  Kecelakaan apa yang timbul akibat adanya bidasan wereng tanaman

padi ?  Dll

g) Siswa mencatat asam garam mereka sejauh dua kunjungan ke sawah

h) Setelah selesai kunjungan, mereka di apartemen atau di sekolah disuruh takhlik

peta konsep.

i) Tanamkan lega siswa mengenai sikap dan nilai yang terkandung mulai sejak kegiatan kunjungan ke sawah tersebut. Siswa diajak bersyukur pada Allah, dan berterima kasih pada para petani yang sudah bekerja gentur dan bukan

(34)

Dengan peta konsep yang telah disusun oleh siswa melalui kegiatan kunjungan ke sawah, mereka telah memiliki paparan mengenai sawah, tertanam rasa berterima kasih plong Allah dan berterima pemberian sreg para petani (sikap dan skor).

Setiap denah konsep hasil karya peserta terbaik dapat ditempel di dinding kelas, dengan maksud boleh memotivasi petatar buat berbuat kegiatan yang sama intern materi pembelajarn IPA lainnya.

Dari setiap kegiatan pembuatan peta konsep, diketahui bagaimana mereka membereskan konsep-konsep IPA, dan melalui kegiatan itu Anda bisa memendekkan bahwa yang terdepan bukan komoditas yang dihasilkan, melainkan proses bikin menghasilkan barang, yaitu bagaimana menghubung-hubungkan konsep dan sebab terjadinya hubungan antar konsep sehingga terwujud sebuah peta konsep, ini merupakan suatu proses berpikir.

C. Cak bimbingan

Sebagai latihan jawablah pertanyaan berikut. Diskusikan dengan teman Anda dan perdalam kognisi modul ini dengan mendaras perigi buku rujukan lainnya yang relevan.

1. Buatlah denah konsep tentang instrumen perdaran tubuh manusia

Untuk menjawab soal latihan secara lengkap, paparan peta konsep di asal ini dapat mejadi rambu-pancang dalam menjawab cak bertanya di atas.

1. (a) Proposisi konsep berbunga alat peredaran darah manusia :

 Alat aliran darah terdiri dari dalaman dan pembuluh pembawaan

 Jantung terdiri berpokok atrium kidal, serambi kanan, tadir kiri dan bilik kanan  Pembuluh talenta terdiri berpangkal pembuluh nadi, pembuluh pesong

(35)

Terdiri semenjak

Terdiri terbit Tediri dari

D. Ikhtisar

Bersumber setiap kegiatan pembuatan peta konsep, diketahui bagaimana mereka memecahkan konsep-konsep IPA, dan melalui kegiatan itu Anda bisa menyimpulkan bahwa nan terdepan bukan barang yang dihasilkan, melainkan proses bikin menghasilkan produk, yaitu bagaimana menghubung-hubungkan konsep dan sebab terjadinya asosiasi antar konsep sehingga terwujud sebuah kar konsep, ini merupakan suatu proses berpikir.

Dengan peta konsep dibuat siswa privat pembelajaran IPA kognisi akan kebermaknaan laporan IPA menjadi jauh lebih baik.

Perabot PEREDARAN Talenta M ANUSIA

Pembuluh darah Jant ung

Bilik kanan Bilik kiri

Seram bi kanan Seram bi

kiri Pembuluh
nadi

(36)

E. TES FORMATIF (3)

1. Ketika Sira melakukan kegiatan pembuatan peta konsep, keuntungan nan dapat diperoleh sebagai berikut, kecuali…

A. Diketahui bagaimana mereka menguasai konsep-konsep IPA, B. Anda menyakini yang terdahulu produk nan dihasilkan

C. Memahami gayutan konsep dan sebab terjadinya pertautan antar konsep. D. Terwujudnya sebuah denah konsep yang merupakan suatu proses berpikir.

2. Berikut adalah keuntungan bagi siswa madrasah ketika terampil memperalat peta konsep, kecuali…

A. Kemampuan berpikir mereka meningkat

B. Ditemukan hubungan antar konsep yang belum ditemukan sebelumnya C. Munculnya kesadaran bahwa belajar di madrasah itu signifikan

D. Mereka lebih siap mengahadapi ulangan ataupun eksamen

3. Usulan konsep dari alat perputaran bakat manusia adalah misal berikut, kecuali…

A. Perlengkapan aliran darah terdiri dari jantung dan pembuluh pembawaan

B. Jantung terdiri dari serambi kiri, atrium kanan, bilik kiri dan tepas kanan

C. Pembuluh darah terdiri dari pembuluh nadi, pembuluh bengot D. Diseminasi talenta bani adam berbeda dengan diseminasi bakat hewan

4. Dengan atlas konsep yang telah disusun oleh pelajar melalui kegiatan anjangsana ke sawah, mereka telah mempunyai gambaran tentang sawah, tersemat rasa

bersyukur pada Allah dan bersyukur plong para orang tani, artinya petatar madrasah telah tertanam…

(37)

C. Sikap dan ponten diri D. Pecut diri

5. Peningkatan kemampuan siswa memaknai materi IPA melalui kelincahan takhlik denah konsep adalah…

A. Mengerti setiap konsep yang diberikan oleh guru

B. Mampu menempatkan diri sebagai siswa yang ingin belajar

(38)

F. BALIKAN DAN TINDAK LANJUT

Cocokkan hasil jawaban Anda dengan sendi jawaban Testimoni Formatif 3 nan terserah sreg babak belakang bahan belajar mandiri ini. Hitunglah jawaban Anda yang ter-hormat, kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Kamu terhadap materi Kegiatan Berlatih 3

Rumus :

Tingkat Penundukan = , x 100 %

Keistimewaan Tingkat Penguasaan : 90 % – 100 % = Baik Sekali 80 % – 89 % = Baik 70 % – 79 % = Cukup < 69 % = Kurang

(39)

KUNCI JAWABAN

Verifikasi Formatif 1

1. A

2. B

3. B

4. D

5. C

Tes Formatif 2

1. B

2. B

3. C

4. C

5. A

Verifikasi Formatif 3

1. B

2. C

3. D

4. C

(40)

GLOSARIUM

Hubungan


horizontal



:


hubungan yang menunjukkan luasnya penundukan konsep pada siswa

Pertalian


vertikal

,
wasilah yang menunjukkan dalamnya pengetahuan yang dimiliki makanya siswa.


Miskonsepsi :
konsepsi siswa koteng yang lain sesuai dengan konsep para cendekiawan


Usulan

: kognisi murid tentang konsep-konsep yang ditemukan dengan alas kata sambung antar konsep itu ketika akan membuat kar konsep

(41)

Daftar pustaka

Dasim, B (2002)
Model Pembelajaran, dan Penilaian Portofolio,
Bandung : PT. Grasindo

Jarrol E Kemp, (1994)
Proses Prencangan Pencekokan pendoktrinan,
Bandung: ITB Press

Paulson,F.Leon dkk (1991)
Assesment of Student Achievment Sixth Edition.

Boston : Allyn and Bacon

Somatowa,U. (2006)
Bagaimana membelajarkan IPA di Sekolah Dasar, Jakarta : Depdiknas, DIKTI, Direktorat Ketenagaan.

Sutrisno, L Dkk (2007)
Pengembangan Pengajian pengkajian IPA SD, Jakarta : Dirjen DIKTI Diknas

Stiggins, R.J (1994)
Student
Centered Classroom Assesment, New York : Maxwell Mac millan Internasional

Source: https://123dok.com/document/oy87m05z-modul-pembelajaran-ipa.html

Posted by: likeaudience.com