Ppt Modul 5 Pembelajaran Ipa Di Sd

Pendedahan IPA DI SD MODUL 5 MEDIA DAN ALAT PERAGA Intern Pembelajaran IPA

DISUSUN OLEH:

1. 2. 3. Kholisatun Khusna

NIM. NIM. NIM. 857658834

PRODI S1 PGSD – BI UNIVERSITAS Mangap UPBJJ SEMARANG TAHUN 2019

MODUL 5 Media dan Alat Peraga Dalam Pendedahan IPA SD KB. 1 MEDIA DALAM Pengajian pengkajian IPA A. Signifikansi MEDIA Menurut Heinich dkk (1996), media (seremonial)/sedang (istimewa) secara mahajana adalah sungai buatan komunikasi, yakni segala sesuatu yang membawa informasi berpunca sendang warta lakukan disampaikan kepada penerima pesan. Intensi penggunaan media secara umum adalah untuk memfasilitasi komunikasi. Dan intensi pengusahaan media pembelajaran antara lain : 1. Meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran, 2. Melajukan hawa internal melaksanakan pembelajaran, 3. Memberikan didikan tentang tujuan yang akan dicapai, 4. Menyediakan evaluasi mandiri, 5. Memberi rangsangan kepada guru lakukan kreatif, 6. Menyampaikan materi pembelajaran, 7. Membantu pebelajar nan mempunyai kekhususan tertentu. B. PRINSIP PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN Media Dalam merencanakan dan menyelenggarakan pembelajaran mesti mengamalkan halhal berikut, yaitu : memaklumi karakteristik siswa, menentukan tujuan penerimaan, menentukan jembatan atau penghubung antara pengetahuan, keterampilan, dan prilaku siswa dengan pamrih yang akan dicapai melalui pembelajaran, menetukan metode dan format ki alat yang cocok atau tepat, menggunakan media, melibatkan siswa cak bagi berpartisipasi dalam penerimaan, dan mengamalkan evaluasi dan revisi terhadap pembelajaran. Dimensi media adalah rajah fisik yang ampuh wanti-wanti untuk disampaikan alias ditunjukan, misalnya : berupa clip charts, slide, audio, film video, atau komputer multimedia, yang dapat bertabiat okuler tidak bergerak, visual bergerak, perkenalan awal-kata nan tercetak, atau kata-kata nan disimpan secara lisan. Setiap dimensi mempunyai keefektifan dan kekurangan; cukuplah bikin memilih format kita harus memperhatikan : 1. Situasi maupun setting penelaahan (misalkan kerumunan mungil, kelompok besar, atau insan. 2. Variabel siswa (begitu juga kecenderungan seumpama pembaca, bukan pembaca) 3. Maupun adat pecah pamrih penataran sebagai halnya kognitif, efektif, psikomotor, atau interpersonal. Dalam menyediakan kendaraan pendedahan , guru dapat dihadapkan pada 3 kondisi adalah : a. Memilih dari bahan media nan sesuai sopan dengan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. b. Memilih dari target alat angkut yang kurang sesuai dengan tuuan sehingga terbiasa dimodifikasi, atau c. Merancang media baru.

C. Variasi wahana pembelajaran a) b) c) d)

e)

Untuk menunggangi media pengajian pengkajian seorang guru haruslah memaki : Memafhumi media yang akan digunakan dan dengan menyajikan dan mengumpulkan kenyataan sebanyak mungkin tentang media yang akan digunakan. Menyiapkan media dan mencobanya sebelum digunakan di depan papan bawah. Mengatak kemudahan dan mileu nan terkait dengan pendayagunaan kendaraan, seperti kancah duduk,ventilasi, penerangan, suasana dan kondisi kelas Menyiapkan siswa, misal dengan menyampaikan garis besar materi pelajaran, latar belakangnya, keuntunganmempelajarinya, atau penekanan terhadap keadaan-peristiwa penting. Menyediakan camar duka belajar bagi siswa.

Media Penelaahan merupakan penataan informasi dan lingkungan bagi memfasilitasi belajar. Lingkungan adalah kancah terjadinya penelaahan berbarengan tempat dimana metode, media, dan peralatan yang diperlukan menyampaikan publikasi dan membimbing peserta dalam belajar. Media pembelajaran (Heinich dkk 1996) antara lain : a. kendaraan tidak diproyeksikan b. media diproyeksikan c. Audio d. Media gerak e. Komputer f. Media radio dan televisi. Cak bagi kian jelasnya kita bahas satu demi suatu : 1. Wahana enggak diproyeksikan 1) Objek nyata adalah benda yang digunakan misal alat bantu dalam pembelajaran. 2) Sempurna representasi benda asli dalam bentuk tiga dimensi. 3) Alamat tercetak adalah majalah, atau mangsa bacaan enggak yang berisi penjelasan dan ilustrasi mengenai topik-topik dalam penelaahan IPA. 4) Mangsa ilustrasi dapat berwujud fotografik dan yang berperilaku nonfotografik 2. Media diproyeksikan 1) Transparansi bakal mempekerjakan gawai overhead projector 2) Slide adalah satu ukuran kecil transparansi fotografi yang secara khusus dipasangkan pada alat proyeksi. 3. Audio Sarana audio adalah rekaman dan gigi celaan basyar atau suara lainnya weduk informasi atau penjelasan tentang tofik pembelajaran, bikin diperdengarkan oleh siswa. media audio bisa berbentuk kaset, ki kenangan fonograf, compact disk, audio cards. 4. Media gerak Media gerak yaitu rajah alat angkut yang menyervis topik pengajian pengkajian dalam rancangan kisah dan susuk yang bergerak. Bentuk media gerak ini bisa berupa film atau video. 5. Komputer Yaitu cak bagi mendukung kegiatan pengajian pengkajian. Kamil program praktikum IPA, pembelahan rumah pasung, wangsit keselamatan di makmal, dan sebagainya.

6.

Media radio dan televisi. Yakni sajian suara mnusia alias suara lainnya mandraguna deklarasi atau penjelasan mengenai topik pembelajaran yang disampaikan secara langsung atau melalui proses perekaman, disiarkan melalui radio untuk diperdengarkan maka itu murid. Televisi adalah seri gambar yang bergerak yang disertai dengan suara miring individu atau kritik lainnya nan relevan dengan susuk yang disajikan terkait dengan topik penataran yang disampaikan secara langsung atau melewati proses perekaman.

D. Alat PERAGA DALAM Penelaahan IPA A. Signifikansi Perabot Peraga Pengertian alat peraga menurut Gagne adalah komponen sendang belajar di lingkungan peserta yang dapat merangsang siswa untuk sparing. Menurut Briggs adalah media jasmani yang mengandung materi pembelajaran. Dengan demikian alat peraga yakni sesuatu yang digunakan bakal mengomunikasikan materi pengajian pengkajian hendaknya terjadi proses belajar. Menurut Schramm bahwa alat peraga adalah suatu teknik cak bagi mengemukakan pesan sehingga sehingga alat peraga sebagai teknologi pengiring informasi atau wanti-wanti pendedahan. Miarso secara makro yakni sebagai segala sesuatu yang boleh semok terjadinya proses belajar . B. Tujuan menunggangi alat peraga : a. memperjelas informasi ataupun pesan pembelajaran b. memberi impitan lega bagian-penggalan yang penting c. membagi tipe dalam pengajaran d. memperjelas struktur pengajaran e. memotivasi siswa belajar. C. Bentuk alat peraga bisa sebagai halnya : a. Buku, buku harian, majalah (bahan-bahan tempaan) b. Alat-alat audio dan visual c. Sumber-sumber masyarakat( monumen,candi dan peninggalan sejarah lainnya) d. Antologi benda-benda sebagai halnya benda-benda alat penglihatan tip bersejarah. e. Perilaku suhu ketika mengajar yang dicontokan kepada siswa

KB. 2 MENDESAIN Organ PERAGA IPA DI SD Mendesain perabot peraga IPA di SD menutupi merancang, memilih dan membuat alat peraga IPA nan sesuai bakal mengajarkan suatu konsep, cara dan teori-teori IPA di SD. Mendesain alat peraga dapat pula bermanfaat menyodorkan bentuk asli atau memodifikasi benda kudus menjadi sebuah model tertentu. Sebelum kita membuat alat peraga sederhana malar-malar dahulu kita harus menganalisis materi IPA. Sarana utama terbit menganalisis materi IPA adalah : 1. Terjabarnya tema/materi pokok/pokok bahasan 2. Terpilihna pendekatan dan metode yang efektif dan efisien 3. Terpilihnya gawai peraga atau kendaraan pembelajaran yang tepat atau cocok 4. Terjadinya alokasi yang sesuai.

Dalam menganalisis tersebut perlu dikembangkan pertanyaan-pertanyaan perumpamaan berikut 1. Metode dan pendekatan seperti apa yang sesuai ? 2. Apakah diperlukan peranti peraga ? 3. Bagaimana tata kelas bawah bila berbuat metode percobaan ? 4. Bagaimana kaidah mendesain organ peraga ? Dalam mendesain alat peraga teristiadat mengaibkan konsep yang melandasi kegunaan peranti atau kaidah kerja alat tersebut. Cak semau tiga kelayakan lakukan memilih perlengkapan peraga yang baik : a) kelayakan praktis yaitu atas radiks praktis yaitu : 1. Alas kata dan kognisi suhu dengan jenis peranti peraga 2. Ketersediaan gawai peraga dilingkungan belajar setempat 3. Ketersediaan waktu untuk mempersiapkannya 4. Ketersedian sarana dan fasilitas pendukungnya 5. Keluwesan, yaitu: mudah dibawa serta mudah dipergunakan pada masa bilamana dan digunakan maka itu siapa saja. b) kelayakan teknis / pedagogis yaitu instrumen peraga yang dipilih harus memenuhi suratan kualitas yaitu: 1. Relevan dengan tujuan pengajian pengkajian yang ingin dicapai 2. Erotis motivasi terjadinya proses berlatih yang optimal c) kelayakan biaya. Disamping itu alat peraga IPA keteter yang kita buat harus n kepunyaan skor bantu terhadap tuntunan IPA yang dapat kita nyatakan dengan output pedagogis, merupakan hasil interaksi dari kegunaan alat peraga dengan nan dibutuhkan internal proses belajar mengajar. Adapun alat dan bahan yang kita butuhkan untuk membuat gawai peraga IPA yang sederhana mudah-mudahan bisa diperoleh berpunca lingkungan seputar rumah dan sekolah.

CONTOH ALAT PERAGA Puas Tuntunan IPA Tatap modul hal. 5.21 – 5.51

Source: https://pdfcoffee.com/ipa-modul-5-media-dan-alat-pdf-free.html

Posted by: likeaudience.com