Peta Konsep Pembelajaran Ipa Sd

PENDIDIKAN IPA TERPADU SD Petisi Denah Konsep Jabaran Kesigapan Proses dan Materi IPA SD Kelas 4 “Makalah Ini Disusun Manfaat Menunaikan janji Tugas Mata Kuliah Pendidikan IPA Terpadu SD” Dosen Penanggung jawab : Retno Utaminingsih, M.Pd. Si

Disusun maka itu: Keramaian 6

Dewi Askanah Rembulan

(2018015308)

Annisa Solehah

(2018015314)

Ismail Soleh

(2018015326)

Anisa Risyanti

(2018015327) 3H

Programa Penekanan PENDIDIKAN Suhu SEKOLAH Radiks FAKULTAS KEGURUAN DAN Pedagogi UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 2019

i

Kata pengantar

Puji Terima kasih kehadirat Halikuljabbar SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah-Nya, serta inayah-Nya kepada pencatat, sehingga penulis boleh tanggulang referat dengan judul “Petisi Peta Konsep Jabaran Keterampilan Proses dan Materi IPA SD Kelas 4”. Makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan laju tanpa rintangan. Tugas ini yakni persyaratan dari aspek penilaian ain kuliah Pendidikan IPA Terpadu SD ini disusun dengan maksimal dan asian refrensi semenjak berbagai sumber sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Terselesainya makalah ini lain lepas berusul uluran tangan serta didikan dari Ibu Retno Utaminingsih, M.Pd. Sang. selaku dosen mata kuliah Pendidikan IPA Terpadu SD. Penyalin menyadari bahwa makalah ini masih banyak memiliki kekurangan, peristiwa ini dikarenakan keterbatasan kemampuan, pengumuman, dan pengalaman nan panitera miliki. Maka itu karena itu, penulis mengharap suara minor dan saran yang berkepribadian membangun. Wasalam, semoga makalah ini berarti bagi perekam, pembaca, dan dapat mengasihkan proklamasi lakukan kita semua.

Yogyakarta, 20 Oktober 2019

ii

DAFTAR ISI Halaman JUDUL ………………………………………………………………………………………………………. i Kata pengantar ……………………………………………………………………………………………………. ii DAFTAR ISI………………………………………………………………………Error! Bookmark not defined. BAB IPENDAHULUAN A. Latar Birit Penyakit ………………………………………………………………………………………… 1 B. Rumusan Masalah …………………………………………………………………………………………………. 2 C. Tujuan …………………………………………………………………………………………………………………. 2 Gerbang IIPEMBAHASAN A. Signifikansi Peta Konsep …………………………………………………………………………………………. 3 B. Pengertian Keterampilan Proses IPA ……………………………………………………………………….. 5 C. Jenis-Jenis Keterampilan Proses IPA SD …………………………………………………………………. 5 D. Materi Pembelajaran IPA SD Kelas bawah 4 ……………………………………………………………………… 6 Gapura IIIPENUTUP A. Kesimpulan ………………………………………………………………………………………………………… 39 B. Saran …………………………………………………………………………………………………………………. 39 DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………………………… 40

iii

Gapura I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kelainan Kar konsep yaitu suatu susuk yang memaparkan struktur konsep ialah keterkaitan antar konsep terbit suatu gambaran nan menyatakan koneksi nan bermakna antara konsep-konsep bermula suatu materi cak bimbingan yang dihubungkan dengan suatu kata sambung sehingga mebentuk suatu prasaran. Karena itu, peta konsep akan mendorong siswa menghubungkan konsep-konsep selama berlatih, sehingga teraih pembelajaran nan bermakna (Dahar, 1989:123). Ilmu makrifat kalimantang adalah ilmu pengetahuan yang berstruktur dan berlaku secara umum (universal) yang membahas akan halnya sekumpulan data mengenai gejala alam yang dihasilkan berdasarkan hasil observasi, eksperimen, penyimpulan, dan penyusunan teori.Hobatan proklamasi pataka (IPA) berkaitan dengan cara mencari adv pernah tentang alam secara bersistem. Kurikulum 2013 mengistimewakan kepada penguatan proses pembeajaran. Dalam hal ini, peserta didik diharapkan mengejar tahu bukan hanya diberi tahu. Maka dari itu karenanya, tangga-tahapan proses pengajian pengkajian betul-betul harus diperhatikan dan ditekankan kepada pelajar. Tahapan konsep dijabarkan dalam pendekatan saintifik yang sepikiran dengan metode ilmiah dalam pembelajaran sains. Dalam pengajian pengkajian sains lain hanya mementingkan plong kepada penaklukan-pencaplokan komoditas doang, doang juga pencaplokan keterampilan proses serta sikap ilmiah. Kesigapan proses dalam pengajian pengkajian sains sinilah yang dikenal dengan nama keterampilan proses sains siswa. Menurut Dahar (1996) keterampilan proses sains adalah kemampuan petatar bagi menerapkan metode ilmiah dalam memahami, mengembangkan dan menemukan guna-guna wara-wara. Kelincahan proses sains enggak sahaja dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas, namun juga menjadi pelepas dalam tanggulang masalah dalam kehidupan sehari-periode.

1

B. Rumusan Kelainan 1. Segala pengertian bersumber kar konsep? 2. Barang apa definisi dari keterampilan proses IPA SD? 3. Apa cuma jenis-jenis keterampilan proses IPA SD? 4. Bagaimana peta konsep dari materi IPA kelas 4 SD? C. Harapan 1. Untuk mengerti segala itu peta konsep 2. Untuk mengetahui definisi dari kegesitan proses IPA SD 3. Bikin mengetahui apa hanya jenis-jenis kegesitan proses IPA SD 4. Untuk mengarifi peta konsep dari materi IPA inferior 4 SD

2

Gapura II PEMBAHASAN

A. Denotasi Kar Konsep Menurut Pandley dalam Manihar (2000), peta konsep yakni media Pendidikan yang dapat menunjukkan konsep mantra yang sistematis, ialah dimulai dari inti permasalahan sampai pada bagian pendukung yang mempunyai nikah satu dengan lainnya, sehingga dapat takhlik pengetahuan dan mempermudah pemahaman suatu topik pelajaran. Pendapat lain yang dijelaskan Kadir (2004), peta konsep merupakan suatu gambar (optis), tersusun atas konsep-konsep yang saling berkaitan sebagai hasil dari pemetaan konsep. Pemetaan konsep merupakan suatu proses yang melibatkan identifikasi konsep-konsep semenjak suatu materi pelajaran dan pengaturan konsep-konsep tersebut dalam suatu hirarki, mulai dari nan paling kecil awam, cacat umum, dan konsep-konsep yang bertambah idiosinkratis. Alberta (2005) menjelaskan bahwa peta konsep dapat digunakan ibarat instrumen bakal memecahkan kebobrokan di internal pendidikan sebagai pilihan solusi atau sebagai alternative. Habituasi kerumahtanggaan penggunaan peta konsep dalam Pendidikan juga dapat menambah keuntungan pada proses pembelajaran. Sholahudin (2002), memanfaatkan peta konsep sebagai alat cak bagi mengetahui apa yang telah diketahui oleh pesuluh serta merta menghasilkan proses belajar bermakna. Intern prakteknya, ada beberapa anju yang harus dilakukan oleh seseorang yang akan takhlik denah konsep. Dahar (1998) mencadangkan persiapan-persiapan dalam membuat peta konsep, antara enggak: 1. Pelajarilah suatu bacaan dari daya sumber. 2. Tentukan konsep-konsep yang relevan. 3. Urutkan konsep-konsep yang terdapat intern bacaan secara hierarkis, mulai dari konsep paling inklusif hingga konsep paling tunggal. 4. Susun konsep-konsep yang telah diurutkan dalam plano dengan pendirian mengedrop konsep paling kecil inklusif pada bagian paling atas. 5. Hubungkan konsep-konsep tersebut dengan kata penghubung. Atlas konsep bisa digunakan intern berbagai maksud. Juli (2004) mengemukakan beberapa pamrih digunakannya atlas konsep, antara lain: 3

1. Untuk mnegetahui kemampuan pesuluh internal merangkum materi yang telah dipelajari. 2. Untuk mengidentifikasi terjadinya miskonsepsi. 3. Untuk memafhumi perbedaan siswa dalam memahami suatu materi 4. Buat merefleksikan kemampuan berfikir. 5. Bikin menilai hasil sparing siswa. 6. Bikin memahami proses seseorang dalam mengkonstruksikan pengetahuan. Cak bagi membedakan antara kar konsep dengan tak peta konsep, maka ada ciriciri khusus yang harus diperhatikan detik seseorang akan membuat peta konsep. Ciri-ciri peta konsep menurut Dahar (1998) yaitu: 1. Merupakan suatu kaidah untuk memperlihatkan konsep-konsep dan proporsisiproporsisi satu suratan penggalian, sehingga untuk mempelajari konsep-konsep itu lebih jelas. 2. Yaitu rangka dua dimensi dari suatu satah penggalian, maupun suatu bagian dari bidang penyelidikan. 3. Denah konsep bukan belaka menghubungkan konsep-konsep nan penting, tetapi juga hubungan antar konsep-konsep itu. 4. Kaidah menyatakan koalisi antar konsep, dimana ada konsep yang lebih inklusif dibandingkan konsep lainnya. Konsep minimum inklusif berada pada adegan puncak kemudian menghadap konsep-konsep yang lebih solo. 5. Apabila ada dua konsep maupun lebih nan ditempatkan dibawah konsep inklusif, maka akan terasuh suatu hierarki sreg konsep itu. Untuk mengimplementasikan peta konsep sains intern kelas, Vanides (2005) menyampaikan empat langkah implementasi dalam papan bawah, yakni: 1. Langkah 1 : setiap siswa diminta untuk menderetkan atau mengekspresikan konsepkonsep yang terdapat dalam suatu topik secara sederhana sesuai dengan kemampuannya per. 2. Langkah 2 : selanjutnya siswa-murid tersebut diminta buat menghubungkan konsep-konsep nan telah ia susun sebelumnya.

4

3. Langkah 3 : review peta konsep yang telah dibuat oleh setiap pesuluh dalam sebuah keramaian mungil. 4. Langkah 4 : diskusikan peta konsep nan sudah lalu di review dalam kerubungan kecil tadi dengan kelompok tidak bagi mendapatkan atlas konsep yang sopan.

B. Denotasi Kelincahan Proses IPA Menurut Azhar (1993) keterampilan proses merupakan kemampuan siswa bagi mengolola (memperoleh) yang didapat dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) yang memberikan kesempatan seluas-luasnya pada peserta bakal mengecap, menggolongkan, menafsirkan, meramal, menerapkan, merencanakan penelitian, mengkomunikasikan hasil perolehan tersebut. Sedangkan menurut Kawasan (2007) keterampilan proses sebagai caracara yang ditempuh orang cak bagi mendapatkan pengetahuan tentang alam ini tertera proses diantaranya adalah mengerjakan perencanaan, menyusun ideal, mengambil kesimpulan, dan lain-lain (Marnita, 2013:44). Keterampilan proses sains yaitu salah satu keterampilan berpikir yang minimal sering digunakan buat menekankan bahwa khalayak nan tidak dapat menunggangi ketangkasan proses sains akan mengalami kesulitan kerumahtanggaan vitalitas sehari-hari, karena keterampilan ini lain namun digunakan selama pendidikan tapi lagi digunakan privat vitalitas sehari-hari (Poppy Anggraeni, 2017:23).

C. Jenis-Variasi Keterampilan Proses IPA SD Menurut Rustam (2005:86) jenis-jenis keterampilan proses ipa antara bukan yaitu sebagai berikut: 1. Pengamatan (observasi) Menggunakan indera penglihat, pembau, mustami, pengecap, dan peraba. Menggunakan fakta yang relevan dan memadai terbit hasil pengamatan juga termasuk keterampilan proses mengamati 2. Menyangkal pengamatan (tafsiran) Mencatat setiap pengamatan, menambat hasil pengamatan dan menemukan pada keharmonisan dari satu seri pengamatan dan menyimpulkannya 3. Mengklasifikasikan (klasifikasi) 5

Dalam proses pengklasifikasian tercakup beberapa kegiatan seperti mana mencari perbedaan, mengontraskan ciri-ciri, mencari kesamaan, membandingkan, dan mencari dasar pengklasifikasian 4. Menujum (memprediksi) Kegesitan meramalakan atau memprediksi mencakup ketangkasan mengajukan prediksi tentang sesuatu yang belum terjadi berdasarkan suatu kecenderungan atau pola yang sudah lalu suka-suka 5. Berkomunikasi Mendaras grafik, diagram, atau diagram, menggambarkan data empiris dengan tabel, tabel atau diagram, menjelaskan hasil percobaan, mneyusun, dan menyampaikan laporan secara sistematis dan jelas 6. Berhipotesis Hipotesis menyatakan interelasi antara dua variable atau mengajukan perkiraan penyebab sesuatu terjadi. Dengan berhipotesis diungkapkan cara mengamalkan pemecahan kelainan 7. Merencanakan percobaan alias penyelidikan Beberapa kegiatan menggunakan pikiran termasuk ke privat keterampilan proses merencanakan pendalaman. Menentukan variable maupun peubah yang berkujut n domestik satu percobaan, menentukan variable control dan variable independen, menentukan apa nan diamati, diukur, dan ditulis, serta menentukan kaidah intern penyusunan rangka kegiatan penelitian perlu ditentukan pendirian mengolah data untuk boleh disimpulkan 8. Menrapkan konsep maupun prinsip Apabila koteng siswa bernas menjelaskan kejadian baru dengan menggunakan konsep yang mutakadim dimiliki, signifikan engkau menerapkan pendirian yang telah dipelajarinya. Begitupula apabila pelajar menerapkan konsep yang sudah lalu dipelajari dalam peristiwa yunior 9. Mengajukan pertanyaan Pertanyaan yang diajukan dapat mempersunting penjelasan tentang apa, kok, bagaimana atau menunangi satah belakang hipotesis D. Materi Pembelajaran IPA SD Kelas 4 1. TEMA 1 : INDAHNYA KEBERSAMAAN SUBTEMA 1 : Varietas BUDAYA BANGSAKU 6

Obstulen

Cara Benda Menghasilkan Bunyi

^Dipukul ^Ditiup ^Digesek ^Dipetik ^Digetarkan

Perambatan Obstulen

^Melangkahi benda gas ^Melampaui benda cair ^Melalui benda padat

a. Uraian Materi IPA 1) Sesuatu yang dihasilkan dari benda nan bergetar disebut dengan bunyi. 2) Akan halnya prinsip benda menghasilkan bunyi adalah dengan dipukul, ditiup, digesek, dipetik, dan digetarkan. 3) Dipukul contohnya kenung dan gendang, ditiup contohnya seruling dan terompet, digesek contohnya biola dan rebab, dipetik contohnya gitar dan cerempung, digetarkan contohnya angklung dan marakas. 4) Komplet bunyi meluas melintasi benda gas yaitu saat kita berujar udara bergetar dan merambat menerobos udara dan ditangkap oleh patera telinga. Awan termasuk benda gas. 5) Sempurna bunyi merambat melampaui benda padat yaitu kapan kita menempelkan telinga ke dinding kemudian teman kita menapuk dinding tersebut maka bunyi pantulan akna terdengar. Hal ini menunjukkan bahwa bunyi menjalar melalui benda padat. 6) Contoh bunyi rembet melalui benda cair yaitu detik kita menyabungkan dua buah provokasi didalam air, bunyinya dapat terdegar diluar air. Namun bunyi benturan tesebut lebih lemah dibandingkan bunyi benturan batu dilluar air. Karena air kurang baik internal mengantarkan obstulen dibandingkan udara. 7

b. Keterampilan Proses IPA 1) Pengamatan : petatar mendengarkan berbagai rupa diversifikasi benda nan boleh berbunyi 2) Mengelompokkan : siswa mengklasifikasikan benda-benda yang boleh dijadikan media perambatan bunyi 3) Mengkomunikasikan peserta mejelaskan hasil pengamatan kepada kerumunan lain SUBTEMA 2 : Kebersamaan Privat Keberagaman

Bunyi dan Rungu MANUSIA

Pendengaran Manusia

Prinsip Menghasilkan Bunyi pada Benda

^Bagian dan Cara Kerja Kuping ^Kepekaan Kuping ^Memelihara Kesehatan telinga a. Uraian Materi IPA 1) Telinga merupakan salah satu pancaindra. 2) Selain berfungsi sebagai peranti pendengaran, telinga juga berfungsi misal alat keseimbangan bodi. 3) Telinga terbagi menjadi tiga fragmen merupakan kuping luar, telinga tengah, dan telinga n domestik. 4) Telinga luar menutupi daun telinga dan liang alat pendengar. Daun alat pendengar berfungsi menangkap getaran obstulen. Liang telinga berfungsi meneruskan bunyi ke telinga tengah. Sreg liang tengah terdapat surai lembut yang berfungsi menghalangi debu dan air yang ikut ke alat pendengar. 8

5) Telinga kuping menghampari lemak tulang-tulang pendengaran nan berfungsi meneruskan vibrasi obstulen ke koklea dan gendang telinga yang berfungsi menerima getar bunyi dari daun telinga dan menyinambungkan ke tulang-benak pendengaran. 6) Telinga dalam meliputi saluran setengah lingkaran nan berfungsi kontributif mempertahankan keseimbangan jasad, saraf pendengaran nan berfungsi meneruskan bunyi ke otak, koklea yang berfungsi menerima dan meneruskan getaran bunyi ke saraf rungu, dan parit eustachius yang berfungsi menyambung ruang telinga tengah dan faring. Faring adalah putaran yang menghubungkan bacot dengan kerongkongan. 7) Proses mendengar bunyi merupakan: getar berpunca sumber bunyi => gelombang elektronik bunyi ditangkap makanya daun telinga => pulsa bunyi merebak diliang kuping => bunyi mengetarkan gendang pendengaran => pulsa gendang telinga menggetarkan sumsum-tulang pendnegaran => koklea merenda getaran pecah benak-benak pendnegaran dan mengirimnya ke syaraf rungu => syaraf rungu mengapalkan rangsang bunyi ke otak. Otak menerjemahkan obstulen yang didengar. 8) Telinga manusia dapat mendengar obstulen dengan kekerapan 20 – 20.000 Hz. Kemampuan mendengar setiap orang berbeda-beda. Keadaan tersebut dipengaruhi oleh factor hayat dan kesehatan telinga. 9) Mandu merawat telinga yaitu: a) Membersihkan telinga bagian luar secara terstruktur menggunakan saputangan dan air hangat. b) Jangan mengorek-orek kuping karena dapat mendorong kotoran kian internal dan kotoran akan semakin menumpuk. c) Takdirnya mendengar bunyi sesak keras, segera menutup kedua lubang telinga agar gendang telinga enggak tembelang. b. Keterampilan Proses IPA 1. Pengamatan: murid menuding penjelasan guru tentang indera pendengar

SUBTEMA 3 : Berterima kasih ATAS KEBERAGAMAN

9

PEMANTULAN dan PENYERAPAN BUNYI

Pemantulan Bunyi

Pemantulan dan Penyerapan Obstulen

^Contoh Benda

^Bunyi Pantul Memperkuat Bunyi asli ^Gorong-gorong ^Gema

a. Jabaran Materi IPA 1) Bunyi dapat dipantulkan jika mengenai benda keras. 2) Teoretis benda-benda yang dapat memantulkan bunyi yaitu kaca, dinding, dan logam. 3) Selain dipantulkan bunyi juga dapat diserap. Bunyi bisa diserap sekiranya mengenai benda kepala dingin. 4) Teoretis benda-benda yang dapat menyerap bunyi yaitu ambal, cemping, ruap dan daluang. 5) Berdasarkan jenisnya, bunyi pantul dibedakan menjadi tiga merupakan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli, gaung, dan gema. 6) Bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli, yaitu obstulen pantul yang terdengar saat jarak antara sumber bunyi dan dinding pantul tekor dari 10 meter. Bunyi nan dipantulkan akan terdengar lebih nyaring. 7) Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar bersamaan dengan bunyi suci sehingga bunyi yang tidak terdengar menjadi tidak jelas. Gaung terdengar saat jarak antara sumber bunyi dan dinding pantul sekitar 10-20 meter. Misalnya: Obstulen zakiah

: ke- ma- ri

Obstulen pantul : ke – ma- ri ke – ri

10

8) Gema merupakan obstulen pantul yang terdengar pasca- bunyi kudus. Gema terdengar saat jarak antara sumber obstulen dan dinding pantul lebih lebih dari 20 meter. Gema sayang terdengar kalau kita berteriak digua, lembah, dan bukit nan jaraknya jauh serta permukaannya berkanjang dan bersanding. Misalnya: Obstulen asli

: ke – ma – ri

Obstulen pantul : ke – ma – ri ke – ma – ri

ke – ma – ri

9) Bunyi pantul digunakan untuk menyukat kedalam laut, mengetahui kedudukan kapal selam, dan mengetahui letak ikan-ikan di laut. b. Keterampilan Proses IPA 1) Percobaan : pesuluh melakukan percobaan dengan menghasilkan suara melalui botol kaca, berteriak dilapangan, memukul gendang, serta mengedrop arloji diatas susunan buku 2) Mengklasifikasikan : siswa mengklasifikasikan benda-benda yang digunakan sebagai wahana pemantulan dan penyerapan bunyi

2. TEMA 2

: Cerbak Bertenggang ENERGI

SUBTEMA 1

: Sumur ENERGI Energi surya DAN ENERGI Angin

Energi Rawi Dalam Semangat Sehari-masa

Peralihan Energi Angin

Fungsi Energi Rawi

a. Jabaran Materi IPA 1) Energi adalah kemampuan kerjakan mengerjakan kerja.

11

2) Sumber energi terbesar bumi yakni mentari. 3) Contoh kebaikan matahari bagaikan sumber energi adalah: a) Panas matahari menguapkan air di permukaan bumi intern peristiwa daur air. b) Panas matahari mempertahankan temperatur bentangan langit bumi sehingga sesuai untuk semangat bani adam vitalitas. c) Seronok matahari dapat menohorkan pakaian dan bahan makanan. d) Cahaya matahari menerangi permukaan bumi. e) Semarak matahari dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis. f) Seri matahari dapat digunakan sebagai perigi energi setrum. Energi surya dapat diubah menjadi energi listrik menunggangi panel syamsu. 4) Angin memiliki banyak fungsi untuk orang salah satu manfaat energi angina adalah sebagai sumber energi cak bagi generator tenaga listrik. 5) Plong pengobar listrik tenaga angin terjadi perlintasan energi dari energi gerak menjadi energi listrik. b. Keterampilan Proses 1) Pengamatan : murid mengamati jenis energi yang dapat dihasilkan dari matahari dan kilangangin kincir 2) Percobaan : petatar berbuat percobaan dengan menciptakan menjadikan cakram warna dan kicir angina terlambat 3) Mengkomunikasikan : pelajar mengkomunikasikan hasil percobaan kepada kelompok lain

12

SUBTEMA 2 : MANFAAT ENERGI

PERUBAHAN DAN Maslahat ENERGI

Prinsip Lega dada Memanfaatkan Energi Listrik

Perubahan Tulang beragangan Energi dalam Usia Sehari-masa

^Energi listrik menjadi energi panas ^Energi listrik menjadi energi kinetik ^Energi listrik menjadi energi cahaya ^Energi listrik menjadi energi obstulen ^Energi gerak menjadi energi listrik ^Energi kimia menjadi energi listrik ^Energi kimia menjadi energi gerak

a. Jabaran Materi IPA 1) Energi istrik menjadi energi energi panas contohnya setrika, rice cooker, dan oven 2) Energi listrik menjadi energi gerak contohnya kipas angina dan blender 3) Energi listrik menjadi energi cahaya contohnya lampu mercu dan neon 4) Energi gerak menjadi energi setrum contohnya air terjun akan menggerakkan generator pembangkit listrik 5) Energi kimia menjadi energi setrum contohnya baterai dan baterai yang digunakan untuk menyalakan peralatan elektrik 6) Energi kimia menjadi energi gerak contohnya makanan yang dimakan seumpama sumber energi tubuh bagi mengalir 7) Energi elektrik harus digunakan dengan tepat semoga tak menimbulkan bahaya. 13

8) Berikut prinsip memperalat energi elektrik dengan aman ialah: a) Saat mengikat kabel ke stopkontak, tangan harus kering b) Jikalau akan meninggalkan kondominium pastikan mengonyot benang besi dari stopkontak c) Saat memarakkan sakelar, tangan harus n domestik keadaan tandus d) Benang tembaga yang dihubungkan ke stopkontak harus sesuai dengan jumlah lubang dan tak saling bertindihan b. Kegesitan Proses 1) Pengamatan : siswa mnegamati transisi energi, serta kaidah menggunakan energi secara bijak dikehidupan sehari-hari 2) Percobaan : siswa mengamalkan percobaan menentukan rasam-resan hantaran panas dan transisi energi 3) Menyadur : siswa mengijmalkan cara menggunakan energi, perlintasan energi, konduksi, konveksi dan radiasi SUBTEMA 3 : ENERGI ALTERNATIF

MACAMMACAM ENERGI ALTERATIF

Energi Alternatif Pengganti Minyak Marcapada dan Asap Alam

Kebaikan Kekurangan

Energi Alternatif Palamarta Mileu

a. Uraian Materi IPA 1) Petro bumi dan tabun alam berasal bermula makhluk hidup yang sudah hening jutaan tahun tinggal yang terperangkap di n domestik parasan bumi. 2) Energi alternative atau energi terbarukan adalah energi yang berasal dari alam. Energi alternative juga lebih ramah lingkungan. 3) Contoh energi alternative yaitu sinar matahari, arus air, angina, ombak laut, ampas ternak, limbah pertanian, dan panas bumi. 14

4) Kepentingan energi alternative ialah a) Boleh digunakan terus – menerus karena tidak akan habis b) Beberapa sumber energi alternative mengasilkan energi yang raksasa c) Palamarta lingkungan 5) Kehilangan energi alternative yaitu: a) Dibutuhkan biaya raksasa untuk membangun sarana penggunaan energi alternative, misalnya pembuatan PLTA b) Jumlah energi alternative dipengaruhi oleh musim. Misalnya kuantitas air meningkat saat perian hujan, hanya menyusut ketika tuarang 6) Tumbuhan juga dapat dimanfaatkan sebagai energi alternative, pelecok satunya adalah kentang. Kentang dapat menjadi energi alternative pengganti baterai. b. Keterampilan Proses 1) Percobaan : peserta melakukan percobaan mewujudkan baterai alami bermula kentang

3. TEMA 3 : PEDULI TERHADAP Turunan HIDUP SUBTEMA 1

: HEWAN DAN Tumbuhan DILINGKUNGAN RUMAHKU

MENGENAL LINGKUNGAN

Kebinasaan Lingkungan ^Membakar Pangan ^Menunggangi persinggahan maupun pukat macan kerjakan menjalin lauk

Bagianbagian Tumbuhan ^Akar ^Batang ^Daun ^Nilai

15

a. Jabaran Materi IPA 1) Manusia berinteraksi dengan sesamanya serta dengan lingkungannya. Interaksi antara manusia dengan lingkungan yang lain seimbang akan menimbulkan berbagai masalah. 2) Berikut contoh kegiatan manusia nan menyebabkan kebinasaan mileu: a) Membakar hutan. Peristiwa tersebut menyebabkan satwa-satwa kekurangan tempat tinggal (habitat) dan sendang lambung b) Menggunakan bom ataupun pukat harimau untuk menangkap ikan dilaut. Hal tersebut bisa mengakibatkan rusaknya ekosistem laut, misalnya rusaknya terumbu karang dan berkurangnya populasi binatang tertentu, seperti penyu. 3) Setiap pohon memiliki bagian-episode dan keistimewaan-kekuatan tertentu. 4) Akar tunjang adalah bagian pohon yang merecup di kerumahtanggaan tanah. Jenis akar cak semau dua yaitu akar susu serabut dan akar burit. Akar kawul dimiliki oleh pokok kayu berkeping satu, contohnya gabah dan jagung. Akar tunjang dimiliki maka itu tanaman berkeping dua, contohnya manga dan jambu. 5) Kekuatan akar susu ialah: a) Menyerap air dan zat hara berasal dalam persil b) Menguatkan berdirinya tanaman pada ajang tumbuhnya c) Menggudangkan suplai peranakan 6) Batang adalah bagian tumbuhan yang berada diatas tanah. Fungsinya adalah: a) Mengacapi air, zat hara, dan gizi ke seluruh bagian tumbuhan b) Tempat tumbuhnya daun, bunga serta buah c) Tempat menggudangkan pasokan nafkah (pada bilang jenis tumbuhan tertentu, misalnya pohon tebu) 7) Patera berfungsi sebagai bekas pernapasan. Fotosintesis yakni proses pembuatan rezeki plong tumbuhan dengan bantuan energi cahaya matahari. Selain itu daun juga berarti sebagai tempat penguapan air dan sebagai perkakas respirasi sreg tumbuhan. 8) Anak uang mempunyai peran penting dalam proliferasi tumbuhan karena pada bunga terwalak alat-alat perkembangbiakan, yaitu putik dan benang sari.

16

Bunga tersusun atas bilang babak yaitu mahkota, kelopak, batang cangkul, pentil, dan rayon bibit. 9) Buah dan angka merupakan adegan tumbuhan hasil berasal perkembangan rente. Putik yang telah diserbuki oleh serbuk pati akan tumbuh menjad skor. Angka diindungi makanya daging biji zakar. Buah dari setiap pokok kayu memiliki bagan yang beragam. b. Keterampilan Proses 1) Percobaan : siswa melakukan percobaan untuk membuktikan fungsi batang bagi myalurkan air 2) Mengelompokkan : petatar mengeompokkan antara hewan dan tanaman berdasarkan ciri-ciri SUBTEMA 2 : KEBERAGAMAN MAKHLUK Kehidupan DI LINGKUNGANKU

Sendang Sendi ALAM DAN HEWAN

Pemanfaatan Dabat andai Mata air Daya Standard BagianBagian Bodi Hewan dan Fungsinya

^Bahan Tembolok ^Bahan Obat-Obatan ^Tenaganya Cara Menjaga Kesamarataan Duaja ^Ikan ^Meong

a. Jabaran Materi IPA 1) Hewan dimanfaatkan sebagai incaran makanan, bahan pengasosiasi-obatan, dan dimanfaatkan tenaganya oleh mnausia. Acuan pemanfatan hewan maka dari itu manusia yaitu: a) Ayam jantan dan bebek dimanfaatkan untuk diambil telur dan dagingnya b) Kerbau dan sapi dimanfaatkan lakukan diambil daging dan tenaganya lakukan membajak sawah c) Iwak koi, meong, dan kelinci dimanfaatkan lakukan hewan peliharaan. 2) Satwa juga berperan dalam menjaga keadilan pataka. Contohnya, ular cindai memakan tikus, sehingga besaran tikus disawah tidak berlebihan. Oleh 17

karena itu, pohon padi tidak habis dimakan tikus sehingga orang tani dapat memanen padi. Ular disawah tersebut berfungsi menjaga keadilan alam, yaitu keseimbangan jumlah tikus dan tanaman padi. 3) Keseimbangan pataka harus kita asuh, agar tidak menimbulkan masalah bakal manusia dan lingkungan. Berikut teoretis cara menjaga kesamarataan standard: a) Tidak memanfaatkan hewan secara jebah. Pemanfaatan yang berlebihan akan mneyebabkan hewan tersebut menjadi rumit atau bahkan punah. b) Menjaga habitat atau tempat hidup hewan. Misalnya tidak negatif pohon di pangan c) Lain membeli barang nan terbit dari putaran raga hewan rumpil 4) Bagian-episode tubuh iwak antara lain tembakau iwak yang berfungsi sebagai pelindung tubuh, netra berfungsi untuk melihat lingkungan seputar, insang berfungsi untuk bernapas, badan yang singset memudahkan ikan bergerak didalam air, ekor berfungsi bagi membantu rayapan di air, dan sirip berfungsi bagi berenang 5) Episode-putaran bodi kucing antara lain alat pendengar bikin mendengar, mata kerjakan melihat, hangit bagi menarung bau, berengos untuk mengetahui keadaan sekitar, bulu berguna bikin menutupi fisik, ekor berguna untuk keseimbangan, dan kaki sebagai instrumen gerak b. Kegesitan Proses 1) Pengamatan : siswa mengaibkan daur hayat pohon dan sato di lingkungan sekitar 2) Memprediksi : siswa memprediksi daur hidup puas satwa dan tumbuhan

18

SUBTEMA 3

: Yuk CINTAI Lingkungan PELESTARIKAN SUMBER DAYA ALAM

Peduli Terhadap Abadiah Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ciri-ciri Binatang Terawat

Ciri-ciri Hewan Tidak Terawat

Pentingnya Penanaman sebagai Upaya Preservasi Sumber Sosi Alam

Manfaat Tanaman Perunding

a. Jabaran Materi IPA 1) Ciri-ciri binatang yang terawatt yaitu: a) Fisik nan merembas dan bergerak variola b) Bulu atau bulu terlihat kalis dan mengilat, jika dipegang ataupun diusap tidak mudah rontok c) Alat peraba safi dan tidak ada luka d) Indra penglihatan terlihat jernih, panah, dan tidak keruh 2) Ciri-ciri binatang nan bukan terawatt ialah: a) Jasmani cenderung lemas, lunglai, dan tidak bertenaga b) Bulu atau rambut terlihat kotor, kusam, dan copot c) Indra peraba terdapat luka d) Mata berair alias bernanah sehingga terlihat lopak-lapik, lebih lagi tidak bisa melihat 3) Penghijauan dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan nihil di seputar kita. Misalnya, lahan tersebut ditanami dengan tanaman obat anak bini 4) Kebaikan tanaman penawar merupakan umpama berikut: a) Temu lawak yaitu untuk meningkatkan kunci tahan fisik, mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung, pegal-pegal, 19

menurunkan kadar lemak pembawaan, dan mencegah penggumpalan darah b) Daun sirih yaitu cak bagi mengobati batuk, antiseptic (membunuh kuman), mimisan, dan obat berkemu c) Daun seledri buat menurunkan teknan pembawaan d) Sitrus nipis adalah bikin menguasai suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut sungkap, ketombe, flu, dan demam e) Kunyit ialah sebagai ramuan jamu, meredakan gatal, penangkis kanker, dan menempatkan ketentuan sedap darah kolesterol b. Kelincahan Proses 1) Pengamatan : murid mengamati sato dan tumbuhan yang terawat dan tidak terawat 2) Percobaan : siswa mengerjakan percobaan bakal merawat binatang dan pohon

4. TEMA 4 : Plural Tiang penghidupan SUBTEMA 1

: Keberagaman-JENIS PEKERJAAN

MENJAGA Keabadian Mata air Rahasia ALAM

Pentingnya Keseimbangan Alam dan Kelestarian Sumber Rahasia Umbul-umbul Kegiatan Menjaga Keseimbangan dan Ketetapan Sendang Sendi Alam

a. Jabaran Materi IPA 1) Menjaga kesamarataan alam teradat dilakukan hendaknya lain merugikan manusia atau makhluk vitalitas lainnya. Contohnya menjaga kelanggengan pohon bakau. Tumbuhan bakau dipantai bisa menahan air laut. Apabila dirusak dan ditebang secara berlebihan, maka akan terjadi erosi tepi laut atau erosi 20

2) Sumur daya alam yakni apa sesuatu yang ada di alam dan digunakan cak bagi memenuhi kebutuhan hidup anak adam. Contoh usaha nan dapat dilakukan cak bagi melestarikan sumur sosi alam yaitu sebagai berikut: a) Reboisasi pula hutan-pangan yang plontos b) Mewujudkan tambak dialiran wai bagi budi daya berbagai jenis hewan, seperti ikan dan udang c) Meningkatkan penggunaan perigi trik alam nan tak terbatas, sebagaimana matahari, angin, dan tenaga angin 3) Kegiatan cak bagi menjaga perigi taktik pan-ji-panji antara lain: a) Tidak membuang sampah lambung, sampah plastic, limbah detergen, dan limbah pabrik ke sungai b) Tidak menggunakan bahan gegana atau venom kerjakan menangkap ikan di sungai c) Melakukan kegiatan pembersihan dan perawatan tumbuhan di sekitar sungai secara berkala d) Tidak merusak dan mengambil terumbu karang, serta berbuat penjagaan hewan laut yang dilindungi e) Tak menggunkan alamat peledak, venom, dan pukat harimau ketika menangkap satwa laut b. Ketangkasan Proses 1) Memprediksi : siswa memprediksikan pentingnya keseimbangan alam dan keabadian sumber kunci alam SUBTEMA 2 : Tiang penghidupan DI SEKITARKU

TEKNOLOGI dan Sumber Daya ALAM

Penghematan Mata air Taktik Alam dalam Nasib Sehari-perian

Dampak Pemanfaatan Teknologi bakal Keseimbangan Alam

21

a. Jabaran Materi IPA 1) Salah satu tiang penghidupan yang memanfaatkan teknologi adalah penjala 2) Bikin meningkatkan hasil tangkapannya, cak semau nelayan yang menggunakan pangkalan ikan dan pukat harimau. Kini, kedua peralatan tersebut dilarang penggunaannya

karena

menimbulkan

dampak

negative

terhadap

mileu. Misalnya dapat merusak terumbu karang. 3) Makanya karena itu, nelayan sebaiknya menghakimi keadaan-hal berikut agar keseimbangan alam tetap terjaga, yaitu: a) Lain menangkap iwak secara samudra-besaran b) Enggak menggunakan bahan peledak ataupun venom c) Lain menggunakan jejala harimau d) Memperkirakan daur hidup ikan 4) Pemanfaatan sumber daya alam teristiadat dilakukan secara bertanggung jawab agar terpelajar persediaannya 5) Keseleo

satunya

dengan

menghemat

penggunaannya.

Penghematan

penggunaan perigi daya alam dapat kita terapkan sreg kegiatan seharihari antara bukan: a) Mengemah air momen mencuci b) Mengerjakan daur ulang pada barang-barang jebolan c) Gemi saat memperalat kertas b. Kesigapan Proses IPA 1) Memprediksi : peserta memprediksikan dampak negative pecah penggunaan dermaga iwak seser harimau terhadap bebrapa sosok atma 2) Percobaan : pesuluh melakukan percobaan menghemat daluang dalam roh sehari-perian menggunakan kertas dus dan alat menggambar

22

SUBTEMA 3 : PEKERJAAN Cucu adam TUAKU PENGELOLAAN Wana DAN SAMPAH Penyelenggaraan Sampah dan Barang-barang Bekas

Dampak Pemanfaatan Jenggala yang Berlebihan

^Reuse ^Reduce ^Recycle ^Replace a. Jabaran Materi IPA 1) Pemakaian merupakan pemanfaatan sumber sentral standard untuk menyempurnakan kebutuhan bani adam 2) Berikut lengkap akibat eksploitasi jenggala yang berlebihan antara tak: a) Berkurangnya ketersediaan oksigen dimuka bumi b) Meningkatnya guru satah mayapada menjadi kian erotis (mendunia warming) c) Rawan terjadi bencana alam, seperti lahan longsor dan banjir d) Berkurangnya sumber makanan dan hilangnya habitat binatang 3) Banyak mandu buat memanfatkan produk-komoditas tamatan ataupun sampah menjadi dagangan yang berguna 4) Barang-barang tempat dan sampah tersebut dapat diolah dengan cara 4R (reuse, reduce, recycle, dan replace) 5) Reuse artinya menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan cak bagi fungsi yang sama atau fungsi yang berlainan. Contohnya merupakan menggunakan kaleng alumnus pewarna untuk dijadikan pot tanaman, menggunakan jurnal bekas untuk dijadikan sampul kunci 6) Reduce artinya mengurangi potensin benda nan telah digunakan menjadi sampah. Sampah nan dibuang ke mileu harus sedikit mungkin. Contohnya yaitu membawa air minum koteng dalam botol minuman koteng daripada membeli air meneguk kerumahtanggaan paket 23

7) Recycle artinya godok kembali sampah menjadi dagangan alias barang mentah. Contohnya yaitu merebus sampah organik menjadi pupuk tanah daun dan membuat prakarya mulai sejak koran palagan 8) Replace yakni mengganti benda yang biasa digunakan dengan benda yang baik hati mileu. Misalnya memilih memperalat saputangan daripada tisu. Hal ini dikarenakan saputangan boleh dicuci dan digunakan kembali b. Keterampilan Proses IPA 1) Memprediksikan : pesuluh memprediksikan akibat pemanfaatan hutan nan berlebihan 2) Percobaan : siswa mengerjakan percobaan dengan membuat serabut kompos

5. TEMA 5 : PAHLAWANKU SUBTEMA 1

: PERJUANGAN PARA PAHLAWAN

Kilauan

Penerapan Sifat-sifat Kurat Penguraian Nur

^Menjalar Verbatim ^Menembus Benda-Benda Bening ^Dapat dipantulkan ^Dapat dibiaskan atau dibelokkan

a. Jabaran Materi IPA 1) Kebiasaan cerah antara lain merambat lurus, dapat menembus benda-benda bening, dapat dipantulkan, dan dapat dibiaskan 2) Penerapan sifat-aturan cahaya antara lain: a) Merambat lurus, berbuat percobaan menunggangi tiga karton yang dilubangi dan diletakkan sebanding. Saat lubang setinggi, kamu boleh melihat kurat parafin. Saat karton tersebut digeser dan tidak seimbang, kamu tak dapat mengawasi cahaya lilin

24

b) Menembus benda-benda bening, detik mengacungkan senter ke kayu melewati botol bening. Cerah mulai sejak senter akan menembus botol dan menyinari papan tersebut c) Boleh dipantulkan, cahay dapat memantul momen terken latar benda. Pemantulan akan teratur apabila sorot mengenai benda nan mempunyai permukaan rata sebagai halnya cermin d) Dapat dibiaskan atau dibelokkan, ketika melihat bayangan dasar kolam yang kian dangkar. Contoh lainnya dalah ketika melihat pensil yang terpandang patah dan bertambah lautan saat dimasukkan ke intern air 3) Saat cahay terurai, cahaya menghasilkan berbagai jenis warna, yaitu merah, jingga, kuning, biru, yunior, nila, dan ungu. 4) Contoh penguraian cahaya nan dapat dilihat kerumahtanggaan spirit sehari-waktu adalah pelangi. 5) Pelangi terjadi karena cahaya matahari mengenai titik-titik air yang ada di udara, adv amat kirana tersebut akan terpantul dan tergerai menjadi berbagai rona b. Ketangkasan Proses IPA 1) Percobaan : peserta mengerjakan percobaan adapun cahaya dan cermin, serta menciptakan menjadikan dan menggunakan lup terbelakang 2) Mengkomunikasikan : peserta menceritakan hasil percobaan yang telah dilakukan 3) Meringkas : siswa menyimpulkan sifat-kebiasaan cahaya datang dan dipantulkan oleh arketipe, serta hasil yang terlihat plong kaca pembesar

SUBTEMA 2 : PAHLAWANKU KEBANGGAANKU 25

Seri dan ALAT OPTIK

Pemantulan Sinar

Pemantulan Cahaya Teratur

Alat Optik

Pemantulan Terang Bukan Terkonsolidasi

^Lup ^Kacamata ^Lup

a. Jabaran Materi IPA 1) Pemantulan sinar teratur, terjadi ketika kilap tentang benda nan memiliki permukaan rata. Contohnya, cermin menjemukan dan permukaan air yang mati 2) Pemantulan cuaca tidak integral, terjadi detik cahaya tentang benda yang memiliki permukaan tidak rata. Contohnya, permukaan urut-urutan nan berbatu 3) Perlengkapan optic merupakan gawai-alat yang memanfaatkan sifat sinar. Berikut hipotetis-cermin alat optic yaitu: a) Lup, terbuat dari sebuah lensa konfeks. Kaca pembesar dapat membantu kita melihat benda-benda berukuran kerdil, misalnya tulisan dibuku. N domestik memperbesar suatu benda, lup menerapkan salah satu aturan pendar, yaitu dapat dibiaskan b) Kacamata, lensa kacamata terbuat dari lensa konkaf ataupun cembung. Pelecok satu sifat kanta adalah dapat membelokkan cahaya. Cahaya terbit asing menembus suryakanta nan bening, lalu dibelokkan ke retina mata sehingga kita bisa mengawasi benda dengan makin jelas c) Kaca pembesar, ialah alat yang digunakan untuk melihat bendabenda katai, misalnya

bakteri dan jamur. Mikroskop dapat

memperbesar bayangan sebatas 100 barangkali sehingga kita bisa mengaram benda yang boncel dengan jelas 26

b. Keterampilan Proses IPA 1) Pengamatan : siswa mengamati perbedaan paparan sreg cermin datar, konkaf, dan cembung 2) Mengkomunikasikan : peserta membentangkan hasil pengamatan sifat-resan sorot melalui cermin cekung, lekuk, dan datar SUBTEMA 3

: SIKAP Kewiraan CERMIN dan PERISKOP

Sifat Kilauan pada Periskop

Acuan

^Acuan Datar ^Lengkap Konkaf ^Hipotetis Mungkum

^Merambat lurus ^Dapat dipantulkan

a. Jabaran Materi IPA 1) Cermin adalah salah suatu benda yang dapat memantulkan cahaya 2) Berdasarkan bagan permukaannya, pola dibedakan menjadi tiga macam, yakni cermin datar, cermin cekung, dan teoretis cembung 3) Periskop adalah organ yang digunakan oleh kapal selam untuk mengamati peristiwa latar laut. 4) Dalam penggunaannya periskop memperalat dua rasam cahaya, merupakan sorot merambat lurus dan bisa dipantulkan b. Keterampilan Proses IPA 1) Percoban : siswa mengamalkan percobaan dengan mewujudkan periskop keteter 2) Mengkomunikasikan : siswa membentangkan hasil percobaan

6. TEMA 6 : CITA-CITAKU

27

SUBTEMA 1

: AKU DAN CITA-CITAKU

Turunan Jiwa dan SIKLUSNYA

Mencacat Siklus Hidup Turunan Hidup Mencirikan Siklus Hayat Insek

Rama-rama Belalang

a. Jabaran Materi IPA 1) Pertumbuhan adalah perubahan bentuk tubuh karena adanya peningkatan tinggi dan bobot raga. Jalan adalah proses pematangan fungsi perlengkapan fisik seperti alat perkembangbiakan, kemampuan gerak, kemampuan berbicara, dan kemampuan berfikir 2) Siklus hidup kupu-kupu mengalami tahap kepompong, sedangkan belalang enggak mengalami tahap pupa b. Keterampilan Proses 1) Pengamatan : pelajar mengerjakan pengamatan adapun siklus nasib khalayak kehidupan 2) Percobaan : siswa mengerjakan percobaan mencirikan siklus spirit insek dengan menggunakan karton dan alat tulis

28

SUBTEMA 2 : HEBATNYA CITA-CITAKU SIKLUS dan MANFAAT MAKHLUK HIDUP

Siklus Arwah Makhluk Semangat

Arti Hamba allah Hidup bagi Mileu Selingkung

^Alterasi Pola ^Metamorfosis Tidak Sempurna a. Jabaran Materi 1) Metamorfosis sempurna punya dua ciri-ciri yaitu terwalak perbedaan lembaga tubuh hewan saat lahir dengan tulangtulangan dewasanya, dan terletak fase pupa (pupa). Terdapat empat fase n domestik metamorfosis teladan ialah telur, larva, pupa, dan imago (fase dewasa) 2) Alterasi lain sempurna mempunyai ciri yaitu bentuk tubuh momen lahir sebagai halnya bentuk dewasanya dan tidak menerobos tahap kepompong. Fase dalam alterasi lain kamil yaitu telur, nimfa (hewan mulai dewasa yang mirip dengan hewan dewasa), dan imago. 3) Hewan dan tumbuhan dimanfaatkan hamba allah sebagai bahan makanan, bhan baju, peralatan rumah tataran, maupun sebagai sasaran baku produk kesehatan. b. Kesigapan Proses 1) Pengamatan : peserta membandingkan siklus vitalitas makhluk roh 2) Percobaan : murid menyajikan siklus hidup makhluk hidup dan manfaatnya bagi cucu adam memperalat karton dan radas tulis

29

SUBTEMA 3

: GIAT BERUSAHA MERAIH CITA-CITA Pelestarian Hamba allah HIDUP

Pentingnya Perlindungan Makhluk Hidup di Mileu Selingkung

Upaya Pelestarian Insan Arwah

a. Jabaran Materi 1) Lingkungan yang sehat dapat diperoleh dengan kondisi udara yang bersih 2) Beberapa upaya konservasi yang bisa dilakukan ialah: a) Penegakan hukum terhadap perburuan hewan elusif dan penebangan hutan. Tujuannya seyogiannya pekerja tersebut jera dan punya kepedulian bagi melestarikan hewan dan tumbuhan b) Penangkaran serta pembudidayaan sato dan tumbuhan selit belit. Pemijahan yaitu upaya untuk melestarikan hewan yang terancam punah, padahal pembudidaya yakni dilakukan dengan cara memperbanyak tumbuhan langka melampaui penanaman sperma atau tamadun jaringan c) Peestarian secara in situ dan ex situ. Pelestarian in situ yaitu pelestarian didalam habitat asli, misalnya cagar alam, suaka margasatwa, hutan lindung, dan pokok kayu kewarganegaraan. Sedangkan elestarian ex telaga merupakan pelestarian diluar habitat aslinya, seperti mana kebun binatang, huma raya, taman safari dan sebagainya b. Keterampilan Proses 1) Memprediksi : siswa menjelaskan pelestarian makhluk spirit dan upaya pelestarian makhluk hidup 2) Percobaan : petatar membuat ilustrasi poster berisipelestarian mileu

30

7. TEMA 7 : INDAHNYA Variasi di NEGERIKU SUBTEMA 1: Variasi Tungkai BANGSA DAN AGAMA DI NEGERIKU

GAYA

Pengaruh Gaya terhadap Benda

Gaya Urat dan Kegunaannya dalam Atma Sehari-musim

a. Jabaran Materi 1) Kecenderungan yaitu tekanan listrik atau galakan. Kecondongan dapat menyebabkan satu benda bergerak atau kedudukannya berubah 2) Pengaruh tendensi terhadap benda yakni: a) Benda yang diam menjadi bergerak, contohnya meja yang didorong, bola yang ditendang, dan sado nan ditarik b) Benda nan mengalir menjadi dia, contohnya kapan sepeda direm, gerak besikal menjadi lambat dan akhirnya nangkring c) Benda berubah bentuk, contohnya saat pot air mineral yang kosong diinjak d) Benda bergerak berubah arah, contohnya saat bola yang menggelinding ditendang 3) Gaya otot yakni mode nan ditimbulkan oleh otot anak adam maupun hewam dalam berbuat kegiatan. 4) Konseptual penerapan tendensi otot yaitu: a) Ayah mendorong ataupun menghela meja b) Made menyepak bola kea rah kusen c) Sapi menjajarkan kereta kuda d) Ibu membawa barang belanjaan b. Ketangkasan proses

31

1) Memprediksi : murid mengklarifikasi dominasi tren terhadap benda yaitu gerobak serta gaya otot dan kegunaannya 2) Mengkomunikasikan : pesuluh mengelompokkan aktivitas yang berhubungan dengan tren otot SUBTEMA 2 : INDAHNYA Kemajemukan BUDAYA NEGERIKU

GAYA dan ENERGI Elektrik

Kecenderungan Listrik dan Kegunaannya n domestik Nyawa Sehari-periode

Perubahan Bentuk Energi Listrik

a. Jabaran Materi 1) Gaya listrik merupakan gaya yang ditimbulkan oleh benda bermuatan listrik 2) Listrik statis yakni muatan listrik pada suatu benda nan tidak mengalir. Listrik statis bisa diamati momen bilah plastic digosokkan ke rambut. Mulanya mistar bermuatan objektif, kemudian saat digosok ke bulu terjadi perpindahan bahara sehingga penggaris memiliki muatan negative lebih banyak 3) Setrum dinamis adalah muatan listrik yang boleh bergerak. Contohnya lega baterai yang ada plong wasilah listrik 4) Energi setrum menjadi energi kinetik, contohnya plong blender 5) Energi setrum menjadi energi bunyi, contohnya genta setrum 6) Energi listrik menjadi energi cerah, contohnya lampu 7) Energi setrum menjadi energi erotis, contohnya pemanggang roti 8) Energi listrik menjadi energi cahaya dan bunyi, contohnya televisi b. Keterampilan Proses 1) Memprediksi : pelajar menguraikan gaya listrik dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-periode 32

2) Percobaan : murid mempraktikkan cara kerja peralatan listrik dengan menggunakan tiket bergambar peralatan listrik

SUBTEMA 3: INDAHNYA PERSATUAN DAN KESATUAN NEGERIKU

Aneh-aneh Gaya

Gaya Menggosok dan Kegunaannya dalam Vitalitas Seharihari

Gaya Magnet dan Gaya Gravtasi a. Jabaran Materi

1) Tren besi sembrani adalah tren tarik atau tren tolak yang ditimbulkan oleh sebuah besi berani terhadap suatu benda 2) Gaya gravtasi adalah gaya yang menarik benda selalu menuju ke radiks 3) Gaya menggosok adalah mode nan terjadi jika dua permukaan benda ubah bergesekan. Lebih halus permukaan maka gaya gesek akan semakin boncel dan sebaliknya 4) Acuan gaya menggosok nan menguntungkan ialah alas gapyak dan sepatu dibuat dari bahan karet mudahmudahan pemakainya tidak mudah terguling 5) Contoh gaya menggosok yang merugikan yaitu gir roda dengan rantai sepeda lagi gelojoh bergesekan, kalau tak dirawat akan cepat kemungkus. Perawatannya merupakan dengan membagi pelumas lakukan mengurangi rabaan yang terjadi b. Kterampilan Proses 1) Memprediksi : siswa menjelaskan pengaruh gaya magnet dan gaya gaya berat serta maslahat gaya besi sembrani n domestik hayat sehari-waktu 2) Memprediksi : siswa menjelaskan tentang mode gesek dan contoh gaya menggosok internal kehidupan sehari-perian 33

8. TEMA 8 : DAERAH TEMPAT TINGGALKU SUBTEMA 1

: Lingkungan Gelanggang TINGGALKU PENGARUH Tren TERHADAP GERAK BENDA

Kontrol Gaya Terhadap Gerak Benda (1)

Pengaturan Gaya Otot terhadap Gerak Benda

a. Jabaran Materi 1) Aktivitas petambak saat membajak sawah memanfaatkan gaya sehingga benda menjadi bergerak 2) Gaya otot banyak digunakan manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari 3) Contoh aktivitas kontrol mode urat terhadap gerak benda adalah dupak bola, memotong kue, menciau sepeda, dan meraut pensil b. Kelincahan Proses 1) Percobaan : siswa melakukan percobaan pengaruh gaya otot terhadap gerak benda melalui plano tugas dan perkakas tulis 2) Memprediksi : siswa menunjukkan aktivitas gaya substansial dorongan atau tarikan SUBTEMA 2 : KEUNIKAN Negeri TEMPAT TINGGALKU PENGARUH GAYA PEGAS

Pengaruh Gaya Terhadap Gerak Benda (2)

Kontrol Gaya Pegas terhadap Gerak Benda

a. Uraian Materi 34

1) Contoh dari gaya dapat memengaruhi gerak benda yakni ayunan cangkul akan berhenti ketika menyentuh lahan, satwa pembajak sawah boleh menyelekoh sisi momen diarahkan oleh petani, dan petani menguburkan benih gabah di sawah yang mengakibatkan jauhar pari berpindah pecah tempat pembibitan ke sawah 2) Tren pegas pula dapat memengaruhi gerak benda, contohnya yaitu pemain basket memanfaatkan gaya pegas terbit bola bola keranjang. Bola basket terbuat dari tiras yang berwatak lentur. Bola nan mulanya kea rah dasar akan berputar dan mengantul kea rah atas akibat gaya pegas b. Ketangkasan Proses 1) Memprediksi : siswa menunjukkan aktivitas gaya berupa dorongan ataupun tegangan 2) Memprediksi : siswa menjelaskan pengaruh kecenderungan pegas terhadap gerak benda SUBTEMA 3: BANGGA TERHADAP Kewedanan TEMPAT TINGGALKU

Perbedaan Tren dan Gerak

Tren dan GERAK

Hubungan antara Tren dan Gerak

a. Jabaran Materi 1) Persaudaraan tren terhadap gerak satu benda merupakan: a) Tendensi bisa membuat benda diam menjadi bergerak b) Kecenderungan dapat membentuk benda bergerak menjadi lambat atau berhenti c) Gaya dapat mengubah arah gerak benda d) Kecondongan dapat mengubah bentuk benda 2) Gaya bisa menimbulkan persilihan gerak atau kederasan plong sebuah benda b. Kelincahan Proses 35

1) Memprediksi : siswa menentukan hubungan antara gaya dan gerak berdasarkan gambar Bersama tandingan sebangku 2) Memprediksi : disediakan gambar ketapel, peserta menjelaskan susunan antara tendensi dengan gerak

9. TEMA 9 : KAYANYA NEGERIKU SUBTEMA 1

: KEKAYAAN SUMBER ENERGI di INDONESIA

Pembangkit Listrik Tenaga Air

TENAGA AIR DAN Energi surya

Kekuatan Energi matahari bagi Atma

a. Uraian Materi 1) Energi ialah kemampuan cak bagi melakukan aksi 2) Arus air untuk pembangkit listrik merupakan keseleo suatu pengusahaan energi alternative 3) Aliran air dari waduk akan memutar turbin. Pemutaran turbin tersebut mengaktifkan pembangkit. Generator akan menghasilkan energi listrik. Kemudian energi listrik dialirkan ke pemukiman penduduk melampaui kabelkabel. 4) Sumber energi boleh diperbarui dan bukan boleh diperbarui b. Kecekatan Proses 1) Memprediksi : siswa mengidentifikasikan sumber energi air lakukan membangkitkan elektrik 2) Memprediksi : disediakan gambar tumbuhan dan pekebun garam, pelajar menjelaskan faedah energi syamsu terhadap gambar SUBTEMA 2 : Pengusahaan KEKAYAAN Standard DI INDONESIA

36

PEMANFAATAN ENERGI

Pemanfaatan dan Perubahan Kerangka Energi

Macam-jenis Energi

^Energi panas ^Energi obstulen ^Energi setrum

a. Jabaran Materi 1) Energi listrik yang dialirkan akan memanaskan lempeng metal lega setrika sehingga setrika bisa digunakan untuk merapikan pakaian 2) Energi ilmu pisah berpokok lampu senter takhlik remot televisi dapat digunakan kerjakan memarakkan televisi 3) Energi sorot matahari dimanfaatkan oleh panel surya dan diubah menjadi energi listrik 4) Energi gerak berpokok dari roda sepeda nan dikayuh. Energi tersebut akan menggerakan dynamo dan mengubahnya menjadi energi listrik. Energi listrik tersebut kemudian dgunakan untuk menggarangkan lampu busur 5) Energi sensual disebut pun energi kalor nan digunakan buat mengeringkan atau menyangai benda tak. misalnya energi seksi dari matahari buat mengelantang ikan asin 6) Energi bunyi dihasilkan maka dari itu benda-benda yang dapat menimbulkan bunyi apabila dipukul. Missal, gendang dan canang yang dipikul akan menghasilkan bunyi 7) Energi elektrik memiliki aur listrik, sehingga dapat menghidupkan peralatan elektronik. Misalnya, energi setrum boleh menyemarakkan televisi dan kipas angin b. Kesigapan Proses 1) Memprediksi : disediakan tulangtulangan berbagai aktivitas, petatar menjelaskan pemanfaatan dan persilihan bentuk energi 2) Percobaan : pesuluh mewujudkan music vas dengan menggunakan delapan buah vas kaca bekas minuman soda/air gula, potlot, dan air 37

SUBTEMA 3

: PELESTARIAN Mal Sumur Resep Standard

DI INDONESIA ENERGI ALTERNATIF

Penghematan Energi dan Pengusahaan Energi Alternatif

Eksploitasi Energi Alternatif

a. Jabaran Materi 1) Pengiritan mata air energi sepatutnya lain cepat lewat dapat dilakukan dengan bilang cara yaitu: a) Mengurangi

penggunaan

kendaraan

bermotor

sebagai

alat

transportasi utama b) Lebih memilih berjalan kaki atau bersepeda jika bepergian dalam jarak dekat c) Mematikan peralatan listrik takdirnya tidak digunakan d) Menggunakan sumber energi alternative perumpamaan perombak energi dari fosil 2) Sempurna pemakaian sendang energi alternative adalah pengolahan kotoran ternak sapi menjadi biogas. Biogas yaitu pemindah elpiji sebagai target bakar pada jingkir 3) Petro manjapada dimanfaatkan bak bahan baku pembuatan bensin, pelumas, lilin, dan plastic 4) Contoh energi alternative yaitu surya, angina, air, panas bumi, biogas, dan biomas b. Keterampilan Proses 1) Percobaan : siswa membuat poster tentang kaidah pembuatan biogas menggunakan karton, pewarna, gambar atau foto dan perabot tulis 2) Memprediksi : siswa menjelaskan pemanfaatan energi alternative bagi spirit anak adam 38

BAB III Intiha

A. Penali Peta konsep yaitu media Pendidikan nan dapat menunjukkan konsep guna-guna yang sistematis, ialah dimulai dari inti permasalahan hingga pada bagian suporter yang mempunyai asosiasi satu dengan lainnya, sehingga bisa membentuk kabar dan mempermudah pemahaman satu topik pelajaran. Kegesitan proses sains yakni riuk suatu ketangkasan berpikir dalam-dalam yang minimal sering digunakan kerjakan menekankan bahwa individu nan tidak dapat menunggangi kesigapan proses sains akan mengalami kesulitan internal kehidupan sehari-hari, karena kesigapan ini tidak hanya digunakan sejauh pendidikan tapi lagi digunakan dalam atma sehari-hari. Jenis-variasi bersumber keterampilan proses sains ialah pengamatan, interpretasi, klasifikasi, memprediksi, berkomunikasi, berhipotesis, penyelidikan, menerangkan konsep maupun pendirian, dan mengajukan pertanyaan. B. Saran Pembelajaran IPA SD sebaiknya menunggangi peta konsep dan adanya kesigapan proses sains. Pembelajaran dengan menggunakan peta konsep dapat menyerahkan peremajaan dalam pembelajaran. Selain itu, dengan menggunakan peta konsep juga bisa memberikan kebebasan bagi setiap siswa n domestik aksi mengingat materi dan mengembangkan kamil piker secara mandiri. Kesigapan proses sekali lagi harus diajarkan karena dengan menunggangi keterampilan, petatar menjadi aktif dan pembelajaran menjadi menyenangkan.

39

DAFTAR Pustaka Agung. 2014. “Pemanfaatan Atlas Konsep (Concept Mapping) untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Konsep Senyawa Hidrokarbon.” Jurnal Edusains 6 1-8. Anggraeni. 2017. “Analisis Profil Keterampilan Proses Sains Pelajar Sekolah Asal di Kabupaten Sumedang.” Koran Pesona Radiks 5 2337-9227. Irene, Gunanto, Wini kristianti, dan Dhesy Adhalia. 2016. BUPENA Buku Penilaian Tema Indahnya Solidaritas, Tema Demap Kulimat Energi, dan Tema Peduli terhadap Insan Hidup Jilid 4A. Jakarta: Penerbit Erlangga. Irene, Gunanto, Wini Kristianti, Dhesy Adhalia. 2016. BUPENA Buku Penilaian Tema Heterogen Pekerjaan dan Tema Pahlawanku Jilid 4B. Jakarta: Penerbit Erlangga. —. 2016. BUPENA Buku Penilaian Tema Cita-citaku dan Tema Indahnya Keagamaan di Negeriku Jilid 4C. Jakarta: Penerbit Erlangga. —. 2016. BUPENA Buku Penilaian Tema Kawasan Tempat Tinggalku dan Kayanya Negeriku Jilid 4D. Jakarta: Penerbit Erlangga. Suparwoto. 2014. Indahnya Kebersamaan Tema 1. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

40

Source: https://pdfcoffee.com/ipa-peta-konsepdocx-pdf-free.html

Posted by: likeaudience.com