Perempuan Haid Boleh Mengerjakan Rukun Haji Kecuali

Boleh melakukan ibadah haji ­merupakan momentum yang dinanti-kemudian hari seorang Muslim. Bahkan, ­Muslim Indonesia harus mengantre bertahun-hari buat dapat giliran mendaki haji.

Namun, bagaimana ketika waktu yang dinanti-esok untuk tiba haji tiba, calon haji perempuan mendapat menstruasi? Wakil Arahan Pesantren Al-Musaddadiyah Garut, Asep Saefuddin Musaddad berpendapat, plong da­sarnya ibadah haji harus dilakukan privat keadaan steril. Faedah­nya, bikin upik, bukan sedang menstruasi.

”Bilang berbaik haji enggak dapat dilaksanakan apabila perempuan sedang menstruasi. Tawaf adalah salah suatu rukun haji yang enggak diperkenankan dilakukan untuk putri yang menstruasi,” kata Kiai Asep, Se­nin, 8 Juli 2019.

Tambahan pula, jemaah haji harus dalam kondisi suci dari hadas kecil, tambahan pula hadas besar. Apabila mengeluarkan hadas kecil, jemaah juga harus kembali berwudu moga bisa melaksanakan tawaf.

”Akur haji lain yang lain sah dilaksanakan saat menstruasi yaitu sai. Tahallul maupun mencukur rambut pula harus dilaksanakan n domestik kondisi masif. Amoi yang medium menstruasi tidak dapat me­laksanakan tahalul,” katanya.


Rukun haji nan dapat dilaksanakan saat menstruasi ha­nya wukuf. Suka-suka kalangan ulama yang memperbolehkan jemaah ha­ji nan menstruasi bikin melaksanakan wukuf, cuma ada ula­ma nan melarang upik menstruasi melaksanakan wukuf.

”Bertambah banyak cerdik pandai nan menilai perempuan boleh melaksana­cerek wukuf ketika menstruasi. Karena wukuf itu hanya bersemayam diri di Padang Arafah. Disunahkan hanya banyak mengingat Allah, ber­zikir,” katanya.

Karena beberapa rukun haji bukan dapat dilaksanakan saat menstruasi, perempuan harus menunggu setakat menstruasinya radu cak bagi bisa melaksanakan rukun haji tersebut. Apabila beberapa rukun haji tidak dilaksanakan, hajinya tidak absah. ”Oleh karena itu, seharusnya berkonsultasi dengan panitia kreator ibadah haji untuk berburu solusi obstruksi tersebut,” ucapnya.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabu­paten Garut, Karimudin mengata­kan, jemaah haji pemudi tak perlu terbang apabila membujur menstruasi detik pelaksanaan ibadah haji. Panitia haji akan memberikan beberapa solusi kerjakan jamaah haji perempuan tersebut. ”Solusi mula-mula yakni dengan menunggu sampai hari menstruasi radu untuk melaksanakan rukun haji,” katanya.

Source: https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01315044/menstruasi-bukan-penghalang-ibadah-haji

Posted by: likeaudience.com