Mustahil Para Rasul Punya Sifat Kitman Artinya

Ilustrasi menganjurkan pesan. Foto: Shutter Stock




Nabi


dan Rasul adalah bani adam pilihan Allah nan diberikan amanah buat menganjurkan wahyu kepada umat-Nya. Wahyu tersebut menjadi pedoman bakal kabilah Muslimin agar selalu berlimpah pada jalan yang benar.


Nabi dan Rasul diciptakan sederajat seperti mana basyar biasa. Akan namun, mereka dianugerahi kepentingan substansial sifat terpuji yang bisa diteladani oleh umat


Muslim.


Sebagaimana disebutkan dalam firman Yang mahakuasa Surat al-Ahzab ayat 21 berikut nan artinya:



“Sesungguhnya sudah lalu terserah puas (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi cucu adam yang mengharap (anugerah) Halikuljabbar dan (kedatangan) periode kiamat dan engkau banyak menegur nama Allah.”


Sebagai utusan Allah, Utusan tuhan terlazim bersifat tabligh yang artinya menyorongkan. Utusan tuhan ditugaskan untuk memunculkan wahyu kepada umat manusia sehingga tidak-tidak baginya bersifat kitman. Segala


kebaikan


kitman dan bagaimana contoh perbuatannya? Bikin mengetahuinya, simak penjelasan berikut.


Arti Kitman Umpama Sifat Mustahil Nabi


Mengutip buku


Takdir dan Mukjizat Manusia Tertampan: Yusuf Alaihi Sala

m maka dari itu Sulistiyowati Khoiru, kitman artinya menyembunyikan. Bak utusan Yang mahakuasa, bukan-bukan Utusan tuhan menyembunyikan pengumuman dan kebenaran yang diberikan kepada mereka. Situasi ini dijelaskan n domestik Q.S Al-An’am ayat 50.

Ilustrasi menyampaikan pesan, Foto: Shutter Stock


قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ



“Katakanlah (Muhammad), Aku tidak mengatakan kepadamu bahwa kekayaan Halikuljabbar ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang gaib dan aku bukan (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat. Aku hanya mengikuti segala apa yang di wahyukan kepadaku. Katakanlah, Apakah sama makhluk yang buta dengan anak adam yang melihat? Apakah kamu tak memikirkan (nya).”


Berusul ayat tersebut, telah jelas bahwa seorang Rasul sudah pasti memiliki sifat tabligh dan mustahil berkarakter kitman. Dalam buku


Menjadi Mukmin Kualitas Menang


karya Dr. Nurul H. Maarif, disebutkan bahwa Rohaniwan ar-Razi kombinasi menukil riwayat dari Aisyah yang menyatakan, siapa saja nan menyangka bahwa Muhammad SAW mutakadim menyembunyikan sebagian ramalan yang diterimanya, maka sesungguhnya itu merupakan sebesar-besar dusta pada Allah SWT


(azham al- firyah ala Yang mahakuasa).


Sebab kerumahtanggaan syariah, Rasulullah SAW tak mungkin menyembunyikan apapun nan diketahui olehnya, baik itu berupa wahyu ataupun risalah kenabian. Karena engkau ditugaskan cak bagi membentangkan apapun yang dipahaminya kepada umat manusia.

Ilustrasi mengutarakan pesan. Foto: Shutterstock


Lebih lanjut, ar-Razi menguraikan kitman adalah tidak menjelaskan sesuatu yang adv amat dibutuhkan. Menurutnya, kitman yang paling jarang adalah menyembunyikan nilai-kredit ajaran yang sudah diturunkan oleh Almalik SWT berupa al-bayyinat dan al-huda, karena inilah yang paling dibutuhkan dalam konteks agama. Barangsiapa berbuat demikian maka kamu akan mendapat kualat Halikuljabbar SWT,


Makanya karena itu, moga seorang Muslim meneladani sifat tabligh bagaikan sifat wajib bagi Rasul. Dipetuakan baginya mengemukakan kebenaran kepada orang tak. Tercalit dengan ini, beliau bersabda”



“Sampaikanlah dariku, walau hanya suatu ayat.”


(HR. Bukhari).


Begitu pentingnya tugas untuk memunculkan keabsahan itu, sehingga Nabi Muhammad SAW memberikan pernyataan cak bagi menampilkan suatu kebenaran, meskipun hanya minus (satu ayat). Jikalau di antara umat manusia sudah tercacak sikap ubah mengedepankan keabsahan serta mengingatkan internal kebaikan, maka tentramlah spirit bumi ini.


Mengutip kiat


Pendidikan Kepribadian FAST dan Implementasinya di Sekolah


maka itu Eni Setyowati, meneladani sifat tabligh dilakukan lakukan menjaga nyawa umat Mukminat supaya senantiasa diliputi keadaan positif. Selain itu, dengan memiliki kebiasaan tabligh, nilai-nilai ilham Tuhan SWT pun selalu terjaga dalam ingatan dan perilaku nyata mereka.

Source: https://kumparan.com/berita-hari-ini/arti-kitman-sifat-mustahil-bagi-rasul-yang-harus-dihindari-1wf5qI3xlNk

Posted by: likeaudience.com