Contoh Skenario Pembelajaran Ipa Sd Dengan Model Pembelajaran Kooperatif




Tema: Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan




Wahana: alat peraga natural (buah-buahan dan air), korban tempaan/bacaan (buku), alat-alat dapur (pisau, sortiran, sendok, parut), plastik, pipet, betadin, daluang rancangan, pewarna, palet, beling aqua tamatan




Skenario Penelaahan

?



Ain Pelajaran

: Ilmu Laporan Pan-ji-panji

?



Papan bawah/Semester

: V/1

?



Alokasi Waktu

: 2 x 35 menit

?



Standar Kompetensi

Mengidentifikasi fungsi perkakas jasmani manusia

?



Kompetensi Dasar

Mengidentifikasi kurnia alat pencernaan manusia dan hubungannya dengan makanan dan kesehatan.

?



Materi Kunci

Uji vitamin C sreg biji kemaluan-buahan

?



Metode

Ceramah, eksperimen, dan diskusi

?



Strategi

Pembelajaran kooperatif


?



Mata air/Organ/Target

Sumber: Siasat Paket Sains Kelas V SD, internet, buku lain yang relevan

Radas dan incaran:




Kertas gambar                                      : ± 8 tali




Pensil warna/crayon/pencelup air                    : ± 4 pak




Palet                                                     : ± 4 buah




Beling aqua arena                                  : ± 40 buah




Parut                                                     : 8 biji kemaluan




Saringan                                                : 8 biji kemaluan




Pisau                                                     : 8 biji pelir




Plastik gula seperempat                         : 20 lembar




Sendok                                                 : 8 biji kemaluan




Pipet                                                     : 16 biji zakar




Betadin                                                 : 1 pot




Air                                                        : 1 liter




Buah (sitrus, jambu biji, nanas,             : Buah-buahan sebagai penugasan nan

salak, belimbing, pepaya, dll)                 dibawa oleh siswa
Ket: disesuaikan jumlah petatar


Anju

: Sebelum penerimaan dimulai, suhu mempersiapkan semua peralatan dan bahan nan diperlukan dalam pengajian pengkajian.

?



Langkah-persiapan Pembelajaran

a.


Kegiatan Awal

1)


Guru menjatah salam, melakukan doa bersama, dan absensi petatar.

2)


Suhu melakukan apersepsi: Guru menggali wara-wara dan pengalaman murid terkait dengan materi penerimaan. Guru menanyakan pada pesuluh cermin buah-buahan dan buah apa yang minimum disenangi siswa, mengapa demen puas buah tersebut?

3)


Master memotivasi pesuluh: Hawa menunjukkan biji kemaluan jambu ponten dan gonggongan anjing bertepatan bertanya, “Amati biji zakar nan Ibu bawa. Mana tahu yang dapat menebak, apakah jambu skor dan salak mengandung gizi C?” Tinggal master mengajak semua siswa menyanyi lagu Naik-naik ke Puncak Gunung, syair diganti uji vitamin C.


Naik-menanjak ke puncak bukit // Hierarki-panjang sekali


Kidal kanan ku lihat saja // Banyak tanaman cemara


Kidal kanan ku lihat semata-mata // Banyak pohon cemara


Silakan kita uji vitamin // Pada biji kemaluan yang sehat


Jeruk, nanas, dan jambu skor // Mana yang banyak vitamin-C nya


Timun, salak bercat putih // Adakah vitamin-C nya?

b.


Kegiatan Inti

1)


Soal/rumusan kebobrokan

v


Buah apa yang minimal banyak mengandung vitamin C?

v


Apakah buah yang bercat saja nan mengandung vitamin C?

2)


Opini siswa

Siswa diminta berpendapat terhadap masalah yang dihadapi. Pendampat siswa ditampung guru dan ditulis di papan tulis. Opini tidak wajib dijawab. Bikin memahami jawaban siswa bersusila maupun salah bakal kegiatan.

3)


Pembelajaran

Guru memberi contoh (mempertontonkan) uji vitamin C di depan kelas.


Langkah-anju uji vitamin C

v


Gelas aqua bekas diisi air abnormal (1/8 putaran), tambahkan 5 tetes betadin kemudian diaduk setakat rata (warna menjadi coklat).


v


Masukkan 1 tablet vit C kerumahtanggaan larutan betadin, kocok sejurus. Perubahan warna apa yang terjadi? (dandan larutan menjadi jernih).


4)


Guru menanyakan deduksi segala yang didapat siswa berpangkal demonstrasi uji vitamin C tersebut. (Gizi C dapat merubah warna larutan betadin menjadi jernih/uji vitamin C dengan menggunakan larutan betadin).


5)


Murid dibagi dalam sejumlah kelompok (1 kelompok terdiri bersumber 5 murid).


6)


Suhu mengasihkan tugas plong kelompok buat melakukan eksperimen uji gizi C pada buah-buahan nan dibawa peserta.


7)


Persiapan kerja dimulai dengan membuat sari buah dengan kaidah memeras buah, biji pelir yang gigih diparut dan diperas airnya. Bila tidak berair tambahkan sedikit air.


8)

Guru menjatah alat dan bahan kepada sendirisendiri kelompok.


9)

Sebelum masing-masing kelompok tiba bekerja, guru mengasihkan beberapa hal yang harus diperhatikan, sebagai halnya setiap anggota harus bisa sandar-menyandar dalam kelompok, menyumbangkan pendapatnya plong kelompoknya, memperhatikan keterangan yang disampaikan teman, menghargai pendapat teman, bersedia menerima tugas dan membantu menuntaskan tugas. Mengingatkan mengenai keselamatan sejauh percobaan karena menggunakan pisau (strategi penerimaan kooperatif).


10)


Kapan masing-masing kelompok melakukan percobaan, temperatur berkeliling memberikan bimbingan pada gerombolan dan turunan.


11)


Murid secara berkelompok membuat laporan dalam rangka poster rangka buah yang mengandung gizi C dan membuat poster langkah-langkah prosedur kerja.


12)S

iswa diminta bakal menempelkan poster maupun langkah-langkah prosedur dan mempresentasikannya di depan kelas.


13)


Kelompok lain memberikan tanggapan terhadap hasil pengamatan dan penyampaian pesuluh.


14)
Guru dan siswa menyingkat hasil percobaan, bahwa “Buah jambu biji banyak mengandung vitamin C. Tidak cuma buah berwarna asfar nan mengandung zat makanan C, buah yang bercelup asli juga mengandung vitamin C”.


c.


Kegiatan Penutup

1)

Guru menjelaskan banyaknya manfaat buah-buahan yang telah disediakan alam cak bagi kita.

2)


Temperatur mempertegas bahwa enggak sahaja biji zakar yang berwarna putih semata-mata yang mengandung vitamin C. Manfaat biji kemaluan-buahan yang mengandung vitamin C yaitu bakal mencegah sariwan dan meningkatkan rahasia tahan tubuh. Kehabisan vitamin C menyebabkan isit membelenting dan mudah berdarah. Kehabisan vitamin C juga menyebabkan mudah terkena penyakit karena kekebalan tubuhnya cacat. Kita harus mensyukuri karunia Allah SWT dengan mengebumikan, merawat, dan memanfaatkan potensi standard dengan baik dan bijaksana.

3)

Guru membagi tugas keramaian di rumah bagi menguji keberadaan vitamin C pada minuman kemasan yang ditulis mengandung vitamin C dan terhadap biji pelir nan matang dan tak terlalu matang. Siswa secara kelompok membuat laporan hasil percobaan dalam bentuk grafik dan dikumpulkan pekan depan.

4)


Suhu menutup dengan doa bersama dan salam.

Source: http://fera-lux.blogspot.com/2012/05/skenario-pembelajaran-ipa-sd.html

Posted by: likeaudience.com