Contoh Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran Ipa

PENERAPAN METODE Demonstrasi Dalam PEMBELAJARAN IPA

Ditulis puas 25 May 2019 oleh putu mardika, hits : 18491

Plural metode bisa dikembangkan dan digunakan dalam suatu kegiatan pendedahan. Metode pembelajaran adalah cara privat menyajikan (menguraikan materi, memberi contoh dan memberi latihan) isi pelajaran kepada siswa cak bagi mencapai tujuan tertentu (Asep Herry Heriawan internal Nandabila’s blog; 2009). Tidak setiap metode sesuai lakukan digunakan dalam pembelajaran tertentu. Karena itu, guru harus bisa memilih metode nan sesuai hendaknya tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Ada berbagai metode penataran yang lazim digunakan hawa dalam kegiatan penelaahan, yaitu metode khotbah, metode demonstrasi, metode diskusi, permainan dan sebagainya. Salah satu metode nan dapat memerosokkan siswa bikin aktif dan berharta adalah metode protes.

Metode demonstrasi ialah metode mengajar yang lampau efektif bagi mendukung peserta internal berburu jawaban atas tanya-pertanyaan seperti: bagaimana cara membuatnya? Terdiri berpangkal bahan apa? Bagaimana cara mengaturnya? Bagaimana proses bekerjanya?

Demonstrasi bagaikan metode mengajar ialah bahwa seorang atau demonstrator (basyar asing yang sengaja diminta), alias sendiri siswa memperlihatkan kepada seluruh kelas satu mengenai suatu proses (J.J. Hasibuan; 2006). Misalnya bekerjanya suatu perkakas pencuci faali, cara membuat kue, pendirian mencangkok, cara okulasi, dan sebagainya.

Metode Unjuk rasa yaitu cara penyajian pelajaran dengan mendemonstrasikan suatu proses kejadian.  Metode Protes kebanyakan diaplikasikan dengan menggunakan alat-perlengkapan bantu pengajaran seperti benda-benda miniatur, gambar, organ instrumen-alat laboratorium dan lain-lain.  (Cecep, dalam Nandabila’s blog; 2009).  Metode Demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara menyimulasikan barang, peristiwa,adat, dan belai melakukan suatu kegiatan, baik secara serampak ataupun melalui penggunaan ki alat pencekokan pendoktrinan yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan (Muhibbin Tuanku, dalam Nandabila’s blog).  Metode demonstrasi yakni metode yang digunakan untuk memperlihatkan satu proses ataupun prinsip kerja suatu benda nan berkenaan dengan bahan pelajaran.  (Syaifudin Bahri Djamarah, 2000).  Bersendikan pendapat di atas dapat dipahami bahwa metode demonstrasi merupakan tehnik mengajar nan memperagakan satu dagangan ataupun radas nan mengilustrasikan suatu proses ataupun kejadian berkenaan dengan materi tuntunan yang dipelajari.

Dalam eksploitasi metode ini guru bisa menjadi demonstrator dan bisa pun orang lain yang ahli internal bidang latihan itu.  Metode ini menggugah rasa ingin senggang pesuluh dan rangsangan visual siswa. Metode demonstrasi ialah metode mengajar yang silam efektif cak bagi menolong peserta mengejar jawaban atas pertanyaan-pertanyaan semacam ini (kamil :  Pembulatan Biodiesel) bagaimana mandu membuatnya?, terdiri dari bulan-bulanan apa?, bagaimana proses mengerjakannya?)

Fungsi serebral  dari metode unjuk rasa adalah :

  1. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan
  2. Proses berlatih pelajar lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.
  3. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih tertuju dalam diri peserta (Daradjat, 1985)

Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut :

  1. Membantu momongan didik memahami dengan jelas jalannya satu proses alias kerja satu benda
  2. Memudahkan berbagai jenis penjelasan.
  3. Kesalahan-kesalahan yang terjadi berpangkal hasil ceramah boleh diperbaiki melalui pengamatan dan contoh konkret, dengan menghadirkan obyek selayaknya (Syaifudin Bahri Djamarah, 2000)

Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut :

  1. Momongan didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda nan akan dipertunjukkan
  2. Tidak semua benda boleh didemonstrasikan
  3. Elusif dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru nan kurang menguasai segala apa yang didemonstrasikan (Syaifudin Bahri Djamarah, 2000)

Tenggat-Takat Kemungkinan Metode Unjuk rasa

Demonstrasi menjadi tak efektif bila: benda yang didemonstrasikan tidak bisa diamati dengan jelas maka itu siswa, siswa enggak dilibatkan untuk mencoba, dan bila tak dilakukan ditempat yang sesungguhnya.

Metode Protes yang Efektif

Agar metode demonstrasi dapat menjadi PAKEM, maka guru harus: (1) merumuskan kesigapan yang diharapkan akan dicapai makanya siswa sesudah demonstrasi dilakukan: (2) mencoba perlengkapan-instrumen nan akan digunakan dalam demonstrasi, kendati waktu diadakan demonstrasi tak gagal; (3) mengibaratkan jumlah siswa apakah memungkinkan diadakan metode demonstrasi; (4) menetapkan garis ki akbar langkah yang akan dilaksanakan; (5) memperhitungkan waktu yang dibutuhkan.

Source: https://www.mbc.or.id/article/detail/38030f9effdd0df387e69abd7007912d

Posted by: likeaudience.com