Buku Pelajaran Ipa Kelas 7 Semester 2

Kementerian PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
2017

Ilmu Pengetahuan Alam

SMP/MTs

VIIKELAS

SEMESTER 2

Hak paten © 2017 puas Kementerian Pendidikan dan Kultur
Dilindungi Undang-Undang

Disklaimer: Buku ini ialah sosi murid yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka
implementasi Kurikulum 2013. Pusat siswa ini disusun dan ditelaah maka dari itu berbagai pihak di
dasar pengharmonisan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap
mulanya penerapan Kurikulum 2013. Kiat ini merupakan “manuskrip hidup” nan senantiasa
diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan
perubahan zaman. Masukan berbunga berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan
laman http://buku.kemdikbud.go.id maupun melalui email [email protected] diharapkan
dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Katalog Privat Terbitan (KDT)

Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ilmu Pengetahuan Alam/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.– .

Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
vi, 186 hlm. : ilus. ; 25 cm.

Untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 2
ISBN 978-602-427-000-1 (jilid Eksemplar)
ISBN 978-602-427-002-5 (jilid 1b)

1. Sains — Studi dan Indoktrinasi I. Titel

II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

507

Penulis : Wahono Widodo, Fida Rachmadiarti, dan Siti Nurul Hidayati.
Penelaah : Herawati Susilo, Maria Paristiowati, I Made Padri, Dadan

Penerbitan Rosana, Ahmad Mudzakir, dan Ana Ratna Wulan. Penyelia
: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Cetakan Ke-1, 2013
ISBN 978-602-1530-63-4 (jilid 1/1a)

Tempaan Ke-2, 2014 (Edisi Revisi)

ISBN 978-602-282-316-2 (jilid 1b)
Tempaan Ke-3, 2016 (Edisi Revisi)

ISBN 978-602-427-002-5 (jilid 1b)
Cetakan Ke-4, 2017 (Edisi Revisi)
Disusun dengan huruf Myriad Pro, 11 pt.

Kata sambutan

Kurikulum 2013 dirancang bakal memperkuat kompetensi pesuluh bermula arah
maklumat, keterampilan dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melintasi
pembelajaran sejumlah mata les yang dirangkai sebagai suatu kesatuan
yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Bila pada jenjang SD/
MI, semua indra penglihatan kursus digabung menjadi satu dan disajikan intern bentuk
tema-tema, maka sreg jenjang SMP/MTs pengajian pengkajian sudah menginjak dipisah-
singkir menjadi mata pelajaran. Sebagai peralihan mendatangi ke pendidikan menengah,
pemisahan ini masih belum dilakukan seutuhnya untuk pesuluh SMP/MTs. Materi-
materi terbit bidang-satah ilmu Fisika, Kimia, Biologi, dan Hobatan Mayapada dan Antariksa
masih perlu disajikan sebagai suatu kesatuan kerumahtanggaan indra penglihatan pelajaran IPA (Guna-guna
Amanat Tunggul). Hal ini dimaksudkan untuk memasrahkan wawasan yang utuh
bagi siswa SMP/MTs akan halnya cara-prinsip dasar yang mengatur alam segenap
beserta segenap isinya.

Siasat IPA Kelas VII SMP/MTs ini disusun dengan pemikiran di atas. Bidang

ilmu Biologi dipakai sebagai halangan pembahasan rataan ilmu yang

bukan. Makhluk hidup digunakan sebagai bulan-bulanan untuk mengklarifikasi prinsip-mandu

sumber akar yang mengatur alam seperti target duaja dan interaksinya, energi dan

keseimbangannya, dan bukan-lain. Melampaui pembahasan menggunakan bermacam

satah mantra dalam rumpun ilmu maklumat alam, pemahaman utuh tentang

umbul-umbul nan dihuninya beserta benda-benda alam yang dijumpai di sekitarnya

bisa dikuasai makanya peserta didik SMP/MTs.

Sesuai dengan konsep Kurikulum 2013, buku ini disusun mengacu pada
pengajian pengkajian IPA secara terpadu dan utuh, sehingga setiap amanat nan
diajarkan, pembelajarannya harus dilanjutkan sampai membuat murid terampil
intern menyajikan pemberitahuan yang dikuasainya, dan berpose bak basyar
yang mensyukuri karunia internasional nan dikaruniakan kepadanya melalui
pemanfaatan yang bertanggung jawab.

Sentral ini menjabarkan usaha minimum yang harus dilakukan pesuluh buat
mengaras kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang
dipergunakan privat Kurikulum 2013, murid diberanikan bagi mengejar dari
mata air berlatih lain nan tersedia dan terpampang luas di sekitarnya. Peran guru
sangat penting untuk membimbing dan memfasilitasi siswa cak bagi belajar IPA,

Ilmu Pengetahuan Alam iii

termasuk meningkatkan dan menyamakan daya serap siswa dengan ketersediaan
kegiatan pada gerendel ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi internal rang
kegiatan-kegiatan tak nan sesuai dan relevan nan berpunca dari lingkungan
sosial dan alam.

Buku ini merupakan edisi revisi. Revisi terutama dilakukan untuk mengimbangkan
isi buku dengan Kompetensi Dasar kelasVII mata les IPA SMP/MTs serta privat
kehidupan penyempurnaan Kurikulum 2013. Cak regu penulis dibantu tim
telah berupaya sesudah-sudahnya kerumahtanggaan menyusun kancing ini. Namun demikian, buku
ini lalu melangah dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di masa
mendatang. Bakal itu, kami menjemput para pembaca memberikan suara miring,
saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan lega edisi berikutnya.
Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan sambut kasih. Mudah-mudahan kita
dapat menerimakan nan terbaik bakal kesuksesan dunia pendidikan dalam rajah
mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Jakarta, Januari 2016

Notulis

iv Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Daftar Isi

Alas kata Pengantar……………………………………………………………… iii
Daftar Isi………………………………………………………………………….v

Gerbang 1 Sistem Organisasi Nyawa…………………….. 1

A. Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Nyawa……………………… 4

B. Jaringan-Jaringan plong . ………………………………12

C. Organ-Peranti plong Hewan dan Tanaman…………………………………………14

D. Sistem Organ dan Organisme……………………………………………………………….18

Gerbang 2 Interaksi Turunan Hidup dengan Lingkungan……………….28

A. Pengertian Lingkungan………………………………………………………………………….29
B. Hal-peristiwa yang Ditemukan dalam Suatu Lingkungan…………………………..31
C. Interaksi dalam Ekosistem Mewujudkan Suatu Pola…………………………..33
D. Lengkap Interaksi Manusia Memengaruhi Ekosistem ………………………………41

Portal 3 Pencemaran Mileu……………………………………………………47

A. Definisi Pencemaran……………………………………………………………………………….49
B. Pengotoran Air………………………………………………………………………………………..51
C. Pencemaran Peledak………………………………………………………………………………….59
D. Pencemaran Tanah………………………………………………………………………………….62

Bab 4 Pemanasan Mendunia………………………………………………………………68

A. Sekuritas Kondominium Kaca……………………………………………………………………………………..72
B. Pengertian Pemanasan Global………………………………………………………………74
C. Penyebab Pemanasan Universal………………………………………………………………..75
D. Dampak Pemanasan Mondial…………………………………………………………………..76
E. Usaha-operasi Menanggulangi Pemanasan Global……………………………..78

Ilmu Pengetahuan Bendera v

Pintu 5 Lapisan Bumi………………………………………………………………………..83

A. Atmosfer……………………………………………………………………………………………………86
B. Litosfer………………………………………………………………………………………………………98
C. Hidrosfer………………………………………………………………………………………………… 131

Bab 6 Manajemen Surya………………………………………………………………………….. 146

A. Sistem Tata Mentari…………………………………………………………………………………. 150
B. Kondisi Bumi…………………………………………………………………………………………. 155
C. Kondisi Rembulan………………………………………………………………………………………… 159
D. Gerhana…………………………………………………………………………………………………. 162

Glosarium…………………………………………………………………… 169
Indeks………………………………………………………………………… 173
Daftar bacaan……………………………………………………………. 174
Profil Pencatat ……………………………………………………………… 178
Profil Penelaah …………………………………………………………… 181
Riwayat hidup Editor ……………………………………………………………….. 185

vi Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 2

Bab

1

Sistem Organisasi Nyawa
Makhluk Hidup

Organisme Tumbuhan
tingkat tinggi

Sistem organ

Organ Molekul

Jaringan Penjara

Sumber:

Istilah-istilah Berharga

Hierarki Biologi, Sel, Jaringan,
Organ, Sistem Organ, Organisme

Apakah di kelasmu ada struktur organisasi kelas? Apakah kamu terlibat
dalam organisasi tersebut? Ternyata jika diperhatikan, kamu merupakan
bagian berpokok inferior. Kelas bawah kamu juga merupakan babak dari kelas VII. Inferior
VII merupakan episode dari SMP/MTs. Jika ditelusuri lebih jauh, ternyata sekolah
anda adalah penggalan terbit sekolah-sekolah yang ada di kecamatan dan lebih lanjut.
Artinya, kamu sebagai peserta didik merupakan unit terkecil berbunga organisasi
sekolah di kecamatan.

Selepas mengarifi bacaan di atas, coba perhatikan tubuhmu. Apakah
tubuhmu memiliki unit-unit produsen? Untuk memahami hal tersebut, pada bab
ini ia akan mempelajari unit-unit penyusun tubuhmu. Beliau akan mempelajari
mulai dari unit terkecil hingga takhlik tubuhmu dan pan-ji-panji di sekitarmu.
Awalan awal untuk mempelajari hal ini, coba lakukan kegiatan berikut.

Ayo Kita Kerjakan

Kegiatan 1.1
Membidas Fragmen Tubuh Katak

Barang apa yang diperlukan dalam pengamatan ini?

1. Katak ( sp), kloroform, dan alkohol 70%
atau formalin 4%.

2. Nampan bedah kerjakan gelanggang membedah kecebong.

3. Pisau bedah dan gunting kerjakan membedel
katak.

4. Jarum pentul bagi balung tangan dan
suku katak.

5. Pinset maupun penjepit untuk membantu pem-
bedahan, yakni menjepit radas-instrumen putaran
dalam katak.

Bagaimana kaidah melakukan pengamatan Sendang: Limbung. Kemdikbud
Gambar: 1.1
ini? Sempurna pembedahan katak
Perhatikan bagaimana gurumu berbuat

pembedahan katak

2 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

1. Mula-mula katak dimasukkan ke dalam stoples, kemudian kapas
yang dibasahi dengan klorofom dimasukkan sekali lagi ke dalam stoples.
Tutuplah stoples tersebut, tunggu hingga berudu pingsan.
Peringatan:

2. Letakkan kodok sreg baki bedah, kemudian rentangkan tangan dan
kakinya. Setelah itu, tusuklah dengan pencucuk pentul agar posisi katak
enggak berubah dan lebih mudah kerjakan dibedah (lihat Gambar 1.1).

3. Sayatlah adegan nafkah katak dengan gunting dan pisau bedah (lihat
Rangka 1.1).
Peringatan:

4. Kerjakan pengamatan pada babak internal katak tersebut. Organ apa
saja yang terdapat di intern bodi katak tersebut?

5. Tuliskan hasil pengamatanmu. Terlazim diingat bahwa cuma hasil
pengamatan bukan antisipasi terhadap hasil pengamatan.

Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan, sira dapat mencerca struktur
interior kangkung, seperti rabu, jantung, usus, dan lain-lain. Ternyata, jika
ditelusuri penggalan-putaran tersebut tersusun atas unit-unit terkecil lagi. Dengan
demikian, urutan-urutan unit-unit ini akan menciptakan menjadikan suatu hierarki ataupun
tinggi struktur. Hierarki struktur ini dinamakan jenjang biologi yang membentuk
suatu organisasi usia. Gambar 1.2 menunjukkan struktur hierarki organisasi
umur yang dimulai berusul atom-elemen penyusun zarah yang berukuran mikro
hingga ekosistem yang berukuran makro dan lalu kompleks. Panjang seperti mana ini
dinamakan

Hobatan Siaran Kalimantang 3

Ekosistem

Sumber: http://op.wikispaces.com
Gambar 1.2. Organisasi kehidupan

A. Sel bak Unit Sistemis dan
Fungsional Hidup

Pada strata organisasi nasib, lokap Marilah Kita Pelajari
berlimpah di tingkatan struktural terendah yang • Struktur dan
masih mampu menjalankan semua fungsi
kehidupan. Sel subur mengamalkan kanun fungsi sel

terhadap dirinya sendiri, memproses energi, Mengapa Utama?
tumbuh dan berkembang, peka terhadap • Cak bagi
mileu, serta mengerjakan reproduksi kerjakan
melestarikan jenisnya. mendeskripsikan
struktur dan

Setiap organisme tersusun atas riuk satu dari kemustajaban pengasingan

dua varietas sel nan secara struktural berlainan. Kedua

jenis sel tersebut yaitu sel prokariotik dan sel

eukariotik. Lega sistem lima kingdom, hanya monera (bakteri dan ganggang biru)

nan mempunyai kerangkeng prokariotik. Protista, jamur, tumbuhan, dan hewan semuanya

terdiri atas lokap eukariotik.

Kurungan prokariotik berpunca dari bahasa Yunani, merupakan , signifikan

“sebelum” dan berarti inti atom. Lembaga pemasyarakatan prokariotik memiliki nukleus/inti sel,

tetapi inti sengkeran tersebut enggak diselubungi membran inti. Tangsi eukariotik (bahasa

Yunani, berarti “safi/ sebenarnya”) adalah kamp yang memiliki inti sengkeran dan

inti sel tersebut dibungkus oleh membran inti.

4 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Sel prokariotik terdapat pada bakteri, tertulis sianobakteri. Sel Prokariota
strukturnya lebih sederhana daripada struktur sel eukariota, karena enggak
mempunyai organel yang tersampul membran. Batas sel ialah membran plasma.
Di luar membran plasma terwalak dinding sel yang cukup kaku dan seringkali
aktual kapsul luar yang biasanya mirip tajam penglihatan. Sebagian bibit penyakit memiliki flagela
(organel pergerakan), pili (struktur pelekatan), maupun keduanya yang menonjol dari
permukaan selnya.

  PPilii
RRiibbossoomm

MMeemmbbrraann PPllaassmma a

DDininddiinng SSeel l

KlKaappssuul
NNuukklleeooid ((DDNNAA) horizon)idtiadkak
ddibibuunnggkkuussmmeembraann

0,5

(a) FFlalaggeelaa (b)

Sumber: Campbell. 2002 Biologi
Gambar 1.3 Struktur sel prokariotik(a),

(b) (dilihat dengan
menunggangi mikroskop elektron)

Sel-sel tersebut akan menyusun tubuh turunan hidup melintasi peng-
organisasian yang bersistem. Internal organisasi raga, sengkeran memiliki peranan yang
lewat utama. Beliau lain dapat mengamati sel secara jelas pada pokok kayu maupun
hewan sekadar dengan mata bugil. Anda membutuhkan radas bantu berupa
mikroskop.

Bagaimana mikroskop dapat digunakan lakukan menyerang babak-penggalan sel
sehingga tampak jelas? Coba lakukan pengamatan berikut ini.

Ayo Kita Kerjakan

Kegiatan 1.2

Mengupas Hotel prodeo Tumbuhan dengan Mikroskop

Segala apa yang diperlukan dalam pengamatan ini?

1. Daun tanaman , ada yang menjuluki Adam Hawa, patera

sosongkokan, atau nanas kerang seperti Gambar 1.4.

Mantra Pengetahuan Pan-ji-panji 5

2. Lup lengkap dengan gelas bahan ( ) dan kaca penghabisan
3. Silet
4. Pinset/penyemat
5. Cawan petri
6. Pipet tetes
7. Sedikit air

Bagaimana kaidah pengamatan ini?
1. Pertama, buat sayatan mengufuk daun

Lelaki Hawa dengan sisi menuju ke sum-
bu tubuh.

2. Letakkan sayatan tersebut puas gelas Sumur: carlasbanggar.
mangsa. Kemudian, tetesi dengan air. Tu- wordpress.com
tuplah secara perlahan, jangan sampai Gambar 1.4
terbentuk gelembung udara.

3. Amati preparat tersebut dengan perbesar-
an lemah. Kemudian, amati dengan perbe-
saran kuat.

4. Amati bagian-bagian nan tertentang. Gambarlah di buku tugasmu.

5. Tuliskan hasil pengamatanmu. Wajib diingat bahwa, tetapi hasil
pengamatan, tak interpretasi terhadap hasil pengamatan.

Simpulkan
Dari pengamatan yang kamu lakukan, buatlah deduksi tentang

sel.

6 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Silakan Kita Bikin

Kegiatan 1.3

Membandingkan Sel Hewan dengan Sel Tumbuhan
Barang apa yang diperlukan?

1. Bawang merah

2. Epitel pipi manusia

3. Pipet tetes

4. Mikroskop

5. Pisau atau silet

6. Gelas target

7. Kaca penutup

8. Air

9. Spatula es krim/batang .

Apa yang harus dilakukan?

1. Kupas putaran luar bawang merah dan potong berambang kucai
bangkang secara bernasib baik menjadi dua bongkahan.

2. Angkat pelecok suatu salutan tipis berpokok kulit luar pongkol tersebut. Minta
uluran tangan guru jika beliau mengalami kesulitan

3. Letakkan lapisan tipis tersebut di atas gelas sasaran! Kemudian, tetesi
dengan setetes air.

4. Tutup dengan kaca penutup secara perlahan agar tidak muncul
gelembung.

5. Amati di bawah kaca pembesar.

6. Gambarkan hasil pengamatanmu puas buku tugasmu dengan
membuat grafik pengamatan (Diagram 1.1). Tentukan bagian-bagian
membran sengkeran, dinding pengasingan, sitoplasma, inti sel, dan vakuola.

1. Bukalah mulutmu. Oleskan ujung batang korek jago merah ke pipimu sebelah
dalam. Berhati-hatilah, jangan sampai tertusuk batang kayu tersebut.
Letakkan pada gelas objek nan telah diberi setetes air, kemudian
tutup dengan kaca penutup. Amati di bawah mikroskop.

2. Susuk hasil pengamatanmu lega tempat yang mutakadim disediakan.
Tentukan bagian membran kerangkeng, sitoplasma, dan inti kurungan.

Guna-guna Deklarasi Standard 7

Tabel 1.1 Pengamatan sel

No. Buram Hasil Pengamatan Keterangan

1. Sel bawang bangkang

2. Epitel pipi

Tuliskan perbedaan antara pengasingan tanaman dan sel hewan berlandaskan
hasil pengamatanmu.

Tabel 1.2 Perbedaan antara sel pokok kayu dan sel hewan

No. Perbedaan

Rumah tahanan Pohon Sel Fauna

Presentasi Semester 2
Presentasikanlah hasil pengamatanmu di depan papan bawah.

8 Kelas VII SMP/MTs

Ingatlah
• Sel yaitu unit terkecil kehidupan. Di privat sel terdapat

penyusun sel atau organel sel. Namun, organel tidak disebut andai
unit terkecil kehidupan sebab organel tidak kaya semangat mandiri.

• Orang hidup bersel suatu dapat spirit mandiri dan dapat mencukupi
kebutuhan hidupnya sendiri seperti energi, mineral, dan sebagainya.

• Rata-rata, sel berukuran mikroskopis. Namun, ada sel nan berukuran
makroskopis (ki akbar). Seperti telur burung unta dan sel saraf zarafah
yang memiliki tingkatan bertambah mulai sejak 1 meter. Perhatikan Lembaga 1.5.

Protein Patogen
Kloroplas
Telur Bongkok

Cucu adam

Lipid Eru

Molekul Kebanyakan sel Fauna
dan Tumbuhan

Atom Virus T

Ceceh Kolibri Paus Biru

Kebanyakan lokap Perbandingan dimulai dari adegan atas dengan
berukuran 1-100 μm 10 m dan melandai, setiap pengukuran di arah

kidal menunjukkan pengetatan ukuran 10x

Sumber: Campbell, 2008. Biology dan David Sadava, 2011,
Life: The Science of Biology
Bagan 1.5 Kisaran format sel

Sebagian besar sel berdiameter antara 1 hingga 100 µm, sehingga
hanya dapat dilihat dengan memperalat mikroskop. Perhatikan skala
nan dipakai. Skala dimulai dari babak atas dengan 10 meter dan menurun.
Setiap pengukuran di sisi kiri menunjukkan pengetatan ukuran dasa barangkali.

Pengukuran

1 centimeter (cm) = 10-2 m = 0,4 dim
1 milimeter (mm) = 10-3 m
1 mikrometer (µm) = 10-3 mm = 10-6 m
1 nanometer (nm) = 10-3 µm = 10-9 m

Ilmu Pengetahuan Umbul-umbul 9

Ayo Kita Lakukan

Kegiatan 1.4
Kamu telah mempelajari mengenai terungku bak unit fungsional

terkecil yang menyusun makhluk atma. Kerjakan mempelajarinya, kita
membutuhkan alat bantu seperti kaca pembesar.

Kok sebagian besar sel berukuran katai? Coba jelaskan. (Untuk
dapat menjawabnya, perhatikan Gambar 1.6 berikut.

Luas permukaan meningkat sementara volume
jumlah tunak teguh

Sumber:
Gambar 1.6 Sel berformat mungil

Kegiatan 1.5 Tugas Projek

Membuat Model Pengasingan
1. Bentuklah satu kelompok yang beranggotakan 5 orang, pilihlah pelecok

satu projek yang akan dia cak bagi. Mewujudkan model sel binatang ataupun
membuat lengkap sel pohon. Seperti mana abstrak plong Rancangan 1.7.

2. Buatlah transendental sel yang kamu diskriminatif buat dikumpulkan misal nilai
hasil tugasmu.

10 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

3. Bekerjalah dengan kelompokmu dalam mengidas alamat yang akan
digunakan untuk membuat model yang sesuai dengan pilihanmu
(tanaman/dabat)!

Apa yang diperlukan?
1. Gabus, tanah liat, alias lilin plastisin.
2. Perekat, gunting atau pisau katai, dan spidol rona (pisau boncel dan cat

warna bikin menyingkirkan fragmen-bagian kamp).
Peringatan: Hati-hati dalam menunggangi gunting dan pisau.
Segala nan akan terjamah?
1. Bentuk gabus/tanah liat/parafin plastisin menjadi bentuk model hotel prodeo
dabat atau pohon sesuai pilihan kerumunan. Teristiadat diingat, jangan
lupa membuat organelnya.
2. Buatlah model sel tersebut transendental dengan organel yang ada. Beri
warna yang farik untuk setiap organel yang berbeda dengan
spidol warna/cat rona.
3. Berilah nomor maupun nama tiap organel tersebut.
4. Langkah nomor 1 – 3 boleh digunakan dengan bahan yang berbeda,
misalnya tanah pekat.

Mata air: catherinamuiyonto.
blogspot.com
Gambar 1.7 Arketipe sel hewan

5. Laporkan hasilmu lega pertemuan berikutnya.

Mantra Pengetahuan Alam 11

Refleksi

Perlu direnungkan, bahwa sel nan ukurannya kecil ternyata terdiri
atas organel-organel nan lebih kerdil kembali dan silih membutuhkan satu
separas lain. Tidak ada nan dapat menghidupkan sel katai tersebut, kecuali
Tuhan Yang Maha Spirit dan Pemberi Kehidupan. Oleh karena itu, kita
harus senantiasa bersyukur atas anugerahTuhan Sang Pemberi Nasib.

Coba kembali renungkan. Mengapa lega sengkeran hewan tidak dijumpai
dinding pengasingan, sedangkan pada sel tumbuhan terletak dinding sel? Tuhan
Yang Maha Kuasa juga pasti punya rahasia tidak nan menakjubkan
dibalik itu, tak?

B. Jaringan-jaringan pada Hewan dan
Tumbuhan

Setiap kurungan suatu organisme memiliki ukuran Ayo Kita Pelajari
yang bervariasi. Ukuran lokap mencerminkan fungsi • Jaringan
yang dilakukan interniran berkepentingan. Semua fungsi
hidup organisme bersel satu dilakukan oleh Mengapa Penting?
sel tunggal itu sendiri. Puas organisme bersel • Untuk
banyak, seringkali sel tidak bisa bekerja sendiri.
Setiap rumah pasung gelimbir kepada sel yang lain. Kerja menjelaskan
sama dan interaksi di antara sel ini menyebabkan bagian-penggalan
organisme dapat mempertahankan hidupnya. Sel- jaringan dan
lembaga pemasyarakatan yang mempunyai fungsi dan rancangan sama akan fungsinya.
berkawanan. Kelompok sel disebut jaringan.

Ayo Kita Untuk

Kegiatan 1.6 Mencaci Jaringan
Apakah jaringan tersusun atas rumah pasung-sel nan memiliki ciri yang sama?
Apa yang diperlukan?

12 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

1. Daun 4. Silet
2. Mikroskop 5. Pewarna metilen sensasional
3. Gelas incaran dan kaca penutup 6. Sesapan ampas gula

Apa yang harus dilakukan?
1. Jaringan pohon

a. Sayatlah patera atau batang pohon dengan mujur ataupun
melintang setipis mungkin.

b. Letakkan di atas gelas target dan ceng dengan cat metilen
biru. Kemudian, tutuplah dengan kaca penutup.

c. Amati di radiks mikroskop. Gambarlah jaringan tumbuhannya
pada buku tugasmu.

d. Identifikasilah putaran-bagian jaringan tersebut.

Grafik 1.3 Jaringan tumbuhan

Lembaga Keterangan

2. Jaringan hewan

a. Siapkan preparat awetan dabat (pengasingan urat asli) nan ada di
sekolahmu.

b. Amatilah di pangkal mikroskop. Gambarlah jaringan-jaringan
hewan tersebut.

Tabel 1.4 Jaringan satwa

Tulangtulangan Mualamat

Ilmu Pengetahuan Alam 13

Analisislah hasil pengamatanmu dan jawablah pertanyaan berikut.
1. Bagaimana struktur jaringan tanaman? Identifikasilah.
2. Bagaimana struktur jaringan satwa? Identifikasilah.
3. Bandingkan struktur jaringan hewan dan tumbuhan tersebut.

Apakah persamaan dan perbedaannya?

Untuk hal-hal berikut bagi mengevaluasi hasil pengamatanmu.
1. Buat kesimpulan berasal hasil pengamatanmu.
2. Kumpulkan hasil pengamatanmu kepada gurumu. Mintalah penda-

patnya.

Tumbuhan mempunyai bermacam-macam jaringan. Jaringan halkum kayu
( ) berfungsi mengangkut air dan unsur hara berasal akar ke daun, padahal
jaringan pembuluh filter ( ) mengangkut zat makanan dari daun ke seluruh
tubuh pokok kayu. Hewan ataupun manusia mempunyai bermacam-macam
jaringan juga. Terserah jaringan epitel, jaringan urat, jaringan tulang ketul, jaringan
saraf, dan sebagainya.

C. Perangkat-organ pada Hewan dan
Tanaman

Lega musim pengamatan jaringan Ayo Kita Pelajari
pokok kayu, kamu wajib memotong salah • Organ
satu bagian pohon, misalnya daun. Di
n domestik daun, ternyata suka-suka beberapa diversifikasi Kok Penting?
jaringan. Kumpulan dari beberapa variasi • Untuk menguraikan
jaringan yang berbeda akan takhlik
suatu keekaan lakukan melakukan kebaikan adegan-fragmen organ
tertentu disebut perlengkapan. dan fungsinya.

14 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Yuk Kita Lakukan

Kegiatan 1.7 Alat yang terletak pada tumbuhan
Apa yang diperlukan?
1. Tanaman pacar air yang masih n kepunyaan akar tunjang dan daun yang telah

direndam bangkai dan akarnya dengan cairan pewarna sirah sepanjang
2 x 24 jam

2. Pisau mungil dan gunting

3. Kertas label

4. Alat tulis

Segala apa nan harus dilakukan?
1. Amati keseluruhan pokok kayu inai air tersebut.

2. Identifikasilah babak-episode tanaman tersebut (akar tunggang, batang, dan
patera). Serah label pada setiap bagiannya untuk mempermudah
pengamatanmu. Tuliskan fungsinya

3. Gunakan gunting maupun silet untuk memotong organ-organ tumbuhan
tersebut. Berhati-hatilah ketika menyela.

Peringatan: Berhati-hatilah kerumahtanggaan menunggangi gunting maupun silet.
Cucilah gunting dan silet tersebut setelah selesai digunakan.

Tabel 1.5 Organ pohon inai air

Rancangan Siaran

Tumbuhan
Inai Air
Utuh

Bagian
Daun

Adegan
Layon

Fragmen
Akar

Mantra Pengetahuan Alam 15

Silakan Bakal

Kegiatan Bereksplorasi
Lakukan melengkapi keterampilan akan halnya sel, jaringan, dan instrumen,

anda diminta untuk melakukan riset terhadap ketiga hal tersebut.
Eksplorasi dilakukan dengan menyisir rang dan mengidentifikasi
penjelasan sreg gambar.

1. ………………………………
2. ………………………………
3. ………………………………
4. ………………………………
5. ………………………………
6. ………………………………
7. ………………………………

Sendang: Dok. Kemdikbud
Gambar 1.8 Struktur Pokok kayu

Lakukan ancang-ancang berikut
1. Perhatikan Rajah 1.8 di atas.
2. Sebutkan alat pada bagian tumbuhan yang ditunjuk.
3. Identifikasilah letak organ tersebut beserta fungsinya.
4. Catatlah hasil pengamatanmu pada buku tugasmu.
5. Carilah informasi melewati pokok, majalah, jurnal, internet, atau sumber

nan bukan.

16 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

6. Tulislah konklusi berpangkal hasil pengamatan kegiatan ini lega resep
tugasmu.

7. Laporkan hasil kegiatanmu kepada gurumu dan mintalah pen-
dapatnya.

Silakan Kita Latihan

Kegiatan 1.8 Bagian-Bagian Tubuh
Kamu sudah lalu mempelajari bahwa orang roh tersusun atas unit

terkecil yang disebut sel. Bui berkumpul membentuk jaringan dan jaringan
akan menyusun organ. Saat ini, tentukan bagian awak manusia yang
terjadwal sel, jaringan, maupun alat dengan memberi cap centang (√)
lega kolom sel, jaringan, atau organ plong Tabulasi 1.6 berikut.

Tabel 1.6 Adegan-putaran tubuh

Gambar Fragmen Segel Sel Jaringan Organ
Jasmani

Buram 1.9

Gambar 1.10

Ilmu Pengetahuan Alam 17

Rencana Bagian Tanda Pengasingan Jaringan Perkakas
Tubuh

Rangka 1.11
Rangka 1.12

Kerangka 1.13

Sumber:

D. Sistem Organ dan Organisme

Kamu sudah menemukan bermacam- Ayo Kita Pelajari
• Sistem gawai dan
macam organ yang terdapat pada tum-
organisme
buhan dan manusia. Beberapa organ yang
Mengapa Penting?
berkreasi sama lakukan melakukan fungsi kerja • Menguraikan sistem

tertentu disebut . organ dan organisme

Lanjutkan kegiatan ini untuk mem-
pelajari sistem perlengkapan dan organisme.

18 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Ayo Cak bagi

Kegiatan 1.9 Sistem Perangkat dan Organisme
Sebutkan instrumen-organ yang dapat ditemukan pada awak manusia

dan telusuri keefektifan saban organ tersebut. Jawablah cak bertanya
tersebut melalui percobaan berikut.

Apa yang diperlukan?
– Torso/model khalayak

Lakukan langkah-langkah berikut ini.
1. Perhatikan torso/contoh bodi khalayak yang cak semau di sekolahmu.

2. Identifikasilah instrumen-organ yang menyusun torso tersebut. Kemudian
tentukan cara menyusun sistem organ-organ tersebut.

3. Catatlah hasil pengamatanmu dalam Tabel 1.7 berikut ini.

Grafik 1.7 Perlengkapan dan sistem organ

No. Gawai Manfaat Sistem Organ

1.

2.

3.

4.

dst

Simpulkan hasil pengamatanmu.

Ayo Kita Latihan

Kegiatan 1.10 Fragmen-episode Tubuh
Sistem organ yaitu bentuk kerja sama antarorgan bagi me-

cak bagi fungsinya. N domestik melaksanakan kolaborasi ini, setiap organ tidak
berkarya koteng-sendiri, melainkan radas-perlengkapan saling bergantung dan
saling memengaruhi satu sama lainnya. Tanpa ada kerja seperti organ
bukan, maka proses kerumahtanggaan tubuh tidak akan terjadi. Sistem organ manusia
makin detil dapat dilihat lega Diagram 1.8. Sistem organ, radas, dan fungsi
yang masih belum terisi silahkan kamu cari sendiri berasal berbagai referensi.

Ilmu Pengetahuan Alam 19

Pelajari sistem organ orang yang terdapat sreg Tabel 1.8. Kemudian
tuliskan nama masing-masing organ tersebut puas gambar yang tersedia.

Tabel 1.8 Sistem Perkakas Khalayak

No. Sistem Organ Bentuk Organ Fungsi

1. Sistem Bacot (lidah, Mengarifi
pencernaan gigi), faring, makanan,
esofagus, mengabsorbsi
ki gua garba, molekul-elemen
usus renik, rezeki
usus besar, yang sudah
lever, rektum, disederhanakan
pankreas,
dan anus

Tulang beragangan 1.14 Sistem
pencernaan

2. Sistem
pernapasan

Gambar 1.15 Sistem
pernapasan

3. Sistem gerak Tulang Menyokong
(bentuk) dan melindungi
organ privat

Gambar 1.16 Sistem gerak Semester 2
(rangka)

20 Papan bawah VII SMP/MTs

No Sistem Organ Gambar Organ Guna
4. Sistem
Gambar 1.17 Sistem Dalaman, Membawa oksigen
transportasi/ Sirkulasi pembuluh nadi, vena, dan esensi makanan ke
distribusi/ kapiler, dan seluruh pengasingan tubuh, dan
peredaran kamp-sel darah. mengangkut zat hasil
bakat metabolisme nan
tidak bermanfaat keluar
dari sel tubuh, serta
melindungi tubuh
berpangkal mikroorganisme
penyebab penyakit.

5.

Kerangka 1.18 Sistem Saraf

6. Sistem ekskresi Alat pernapasan, Membebaskan
ginjal, kulit, sisa metabolisme
dan hati yang tidak terpakai
berbunga dalam jasad
dan menjaga
keseimbangan
sel dengan
lingkungannya

Buram 1.19 Sistem
Ekskresi

7. Sistem Ovarium, Proliferasi
reproduksi tembolok, dan
vagina.
Sumber:
Gambar 1.20 Sistem
Reproduksi

Ilmu Informasi Bendera 21

Kini kamu sudah mengetahui bahwa di kerumahtanggaan bodi terletak
beberapa sistem organ. Pada kelompok orang nyawa multiseluler
seperti turunan, antarsistem organ saling berhubungan dan bekerja sebanding
lakukan menjalankan fungsinya. Sistem organ ini kemudian menciptakan menjadikan
organisme, yaitu suatu jenis makhluk umur/individu, misalnya manusia.

Penerapan Konsep
Sira sudah lalu mempelajari bahwa organisme tersusun atas sistem organ

yang tersusun atas organ. Apakah makhluk hidup tingkat abnormal memiliki
organ dan sistem organ? Coba pikirkan dan temukan jawabannya.
Lakukanlah eksplorasi.

Yuk Lakukan

Kegiatan 1.11 Mengamati Organisme
Apa yang perlu disiapkan privat pengkhususan ini?
1. Sampel air nan menggenang beserta serasahnya dan tumbuhan air

yang dibiarkan sejumlah waktu (dapat diambil dari air riol nan
terwalak di selingkung sekolah, rumah, maupun persawahan).

Cucilah kedua tanganmu dengan sabun
sesudah mengerjakan kegiatan ini.

2. Mikroskop.
3. Gelas objek dan kaca penutup.
4. Pipet tetes.

22 Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 2

Apa yang harus dilakukan?
1. Cabut sedikit air genangan dengan menunggangi pipet ceng.
2. Teteskan satu tetes pada kaca alamat dan tutup dengan kaca penutup.

Tutuplah beling korban secara perlahan dan hati-hati.
3. Amati preparat tersebut dengan mikroskop.
4. Gambarlah organisme atau putaran organisme yang terbantah pada

kaca pembesar di rahasia tugasmu.

Analisislah hasil pengamatanmu dengan menjawab soal
berikut.
1. Tertulis organisme atau episode awak organisme apa nan sira

tatap?
2. Tuliskan konklusi yang didapat pecah kegiatan ini di taktik tugasmu.

Kemudian laporkan hasil pengamatan pada gurumu.

Refleksi

Kita sebagai insan patut bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan.
Bukan ada suatu pun yang Halikuljabbar ciptakan secara sia-sia. Semua ciptaan
Halikuljabbar memiliki manfaat dan fungsi tertentu cak bagi roh. Marilah kita
renungkan apa yang sudah Tuhan berikan kepada sosok. Organ-organ
yang Sang pencipta ciptakan sangat contoh. Tuhan meletakkan organ-perkakas
bodi individu sesuai tempatnya, sehingga terlihat sani dan arketipe.
Semua organ jasmani manusia terjalin dalam satu wahdah jasad. Semua
organ berfungsi, bergerak, dan bekerja setolok sesuai dengan peranannya
masing-masing. Mata berfungsi ibarat perlengkapan rukyat, alat pendengar berfungsi
sebagai alat rungu, dan lain sebagainya. Bayangkan jika semua
alat tidak kepingin bergerak sesuai dengan fungsinya maka akan terjadi
netra jadi telinga, alat pendengar bintang sartan bacot, kaki makara pemimpin. Tidak akan pergaulan
dapat menjadi satu kesendirian, Maha Besar Sang pencipta Nan Maha Penghasil.

Ilmu Pengetahuan Pan-ji-panji 23

INFO Ilmuwan

Kita telah mempelajari tentang Sistem Organisasi Hidup, tahukah
kamu akademikus yang sudah berjasa bagi pengembangan ilmu yang sudah lalu
kita pelajari ini?

• Robert Hooke (1635-1703) merupakan seorang kimiawan dan
fisikawan yang berbuat pendalaman di bidang optik dan geometri.
Riuk suatu temuan pentingnya yakni lup tetes, lensanya
dibuat berbunga tetesan beling pijar yang berbentuk cakram bikonkaf.
Kaca pembesar buatan Hooke adalah penyempurnaan berusul lup
Leuwenhook. Reka cipta ini dipublikasikan dalam bentuk muslihat berisi
prinsip pembuatan dan teknik penggunaan lup yang diberi
titel Micrographia. Melalui mikroskop buatannya ini Hooke boleh
mengamati sel hewan dan sel pokok kayu. Sengkeran pertama yang diamati
adalah rumah tahanan jaringan gabus sreg tumbuhan. Hooke juga nan pertama
kali menyebutkan prolog sel kerumahtanggaan jurnal penelitiannya.

• Theodore Schwann (1810-1882) sendiri pakar takrif
berkebangsaan Jerman, melaporkan bahwa badan hewan tersusun
atas sel. Kemudian Schwann mengusulkan dua azas yang dikenal
dengan teori sel, ialah semua organisme terdiri atas lokap, dan hotel prodeo
yaitu unit dasar organisasi kehidupan. Jauh sebelum perian
para juru tersebut, sendiri ilmuwan yang bernama Ibnu Sina (980-
1037) sudah lalu mempelajari banyak hal tentang ilmu pengetahuan alam,
di antaranya tentang khasiat gawai tubuh. Selain itu juga Alexander
Oparin (1894-1980) merupakan akademikus sains dari bangsa barat
nan terjun internal meres ilmu hayat. Oparin ialah orang mula-mula yang
membuktikan bahwa sel muncul sebelum adanya gen atau protein.

24 Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 2

RANGKUMAN
Organisme merupakan babak tahapan struktur makhluk hidup yang
membuat organisasi semangat. Tataran struktur ini disebut hierarki
Ilmu hayat.
Organisasi semangat terdiri atas atom molekul organel sel

rumah tahanan jaringan perangkat sistem peranti organisme.
Tangsi berada di strata struktural terendah yang masih mampu
menjalankan semua kelebihan roh. Sel gemuk melakukan ordinansi
terhadap dirinya sendiri, memroses energi, bertunas dan berkembang,
reaktif terhadap lingkungan, serta melakukan reproduksi.
Kerja sama dan interaksi di antara interniran-sel ini menyebabkan organisme
bisa mempertahankan hidupnya. Rumah tahanan-kamp yang mempunyai fungsi dan
susuk yang sepadan akan berkelompok. Kelompok sel itu dinamakan
jaringan.
Himpunan dari beberapa keberagaman jaringan yang berlainan dan
membentuk suatu wahdah untuk melakukan faedah tertentu disebut
organ. Sistem organ merupakan rangka kolaborasi antarorgan cak bagi
melakukan keefektifan tertentu.

Ilmu Pengetahuan Duaja 25

Uji kompetensi

Jawablah cak bertanya-cak bertanya berikut dengan bersusila.

1. Perhatikan gambar rumah pasung di bawah ini. Identifikasilah bagian-bagiannya.

Bagian-fragmen yang
menyusun rumah pasung pokok kayu

A. ……………………………………….
B. ……………………………………….
C. ……………………………………….
D. ……………………………………….
E. ……………………………………….
F. ……………………………………….
G. ……………………………………….
H. ……………………………………….
I. ……………………………………….
J. ……………………………………….
K. ……………………………………….
L. ……………………………………….
M. ……………………………………….
N. ……………………………………….

Gambar 1.21 Sel
Sendang:

2. Apa yang terjadi dengan sistem organ tertentu, jika salah satu organ penyusun-
nya mengalami kerusakan? Dapatkah sistem perlengkapan tersebut berfungsi dengan
baik?
a. Episode interniran manakah yang menjadi penentu hotel prodeo tersebut menjadi sel umur
atau lembaga pemasyarakatan antap?
b. Segala yang terjadi apabila perabot yang ditunjuk dengan abc (I) pada
Gambar 1.21 tidak berfungsi dengan baik?
c. Bagian manakah yang disebut dinding sengkeran? Mengapa sel ini memiliki
dinding lembaga pemasyarakatan? Jelaskan.

26 Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 2

3. Perhatikan tulang beragangan sistem pencernaan di bawah ini. Sebutkan bagian-bagian
yang diberi merek dengan lambang bunyi a sampai dengan r.

Buram 1.22 Sistem Pencernaan Organ-radas perakit
Sumur: sistem pencernaan
a . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
b . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
c . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
d . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
e . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
f . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
g . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
h . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
i . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
j . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
k . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
l . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
m . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
udara murni . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
p . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
q . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

4. Mengapa mikroskop merupakan sesuatu yang sangat berguna untuk
mempelajari lokap? Jelaskan.

Pemisahan Ki aib
Kulit yaitu bagian bodi manusia yang paling luas, mepet,

dan kuat. Apakah kulit tertulis perangkat? Mengapa kulit yang kuat dapat
berdarah? Kemukakan alasanmu!

Guna-guna Makrifat Pan-ji-panji 27

Gapura

2

Interaksi Makhluk Hidup
dengan Lingkungan

Sendang:

Istilah-istilah Terdepan

Mileu, Ekosistem, Ganti Ketergantungan,
Pola Interaksi

P erhatikan Tulangtulangan 2.1 di bawah ini. Plong gambar (a) tampak burung bangau
bertengger di puncak pohon sedang berjemur setelah mencari bersantap di
kawasan sekitar Suaka Margasatwa, Pulau Rambut, Kabupaten Kepulauan
Seribu, DKI Jakarta. Pada Tulangtulangan (b) terlihat seekor biawak semenjana mengendap-
endap berburu bahan di kancah yang seperti burung bangau. Makanya karena
itu, takdirnya zakar bangau tersebut berbenda di bawah, maka bangau akan menjadi
santapan untuk beriang. Peristiwa begitu juga ini cak acap terjadi di semua tempat bahwa
sesama anak adam hidup saling berinteraksi.

(a) (b)

Sumber: Tindasan pribadi Drs. Paskal Sukandar, M.Si
Gambar 2.1
(a) Burung bangau yang bertengger pada tumbuhan,
(b) Seekor biawak sedang mengendap mencari makan di Suaka Margasatwa Pulau Rambut DKI Jakarta

Pada Portal 2 ini, kamu akan mempelajari interaksi makhluk hidup dengan
lingkungannya. Untuk mengarifi bab ini dengan baik, coba pahami makin dahulu
mengenai lingkungan dan melakukan pengamatan terhadap mileu.

A. Konotasi Lingkungan

Istilah pecah terbit perkenalan awal Silakan Kita Pelajari
• Pengertian
” “, yang memiliki makna “
Mileu
” Berlandaskan istilah tersebut,
mileu secara publik dapat diartikan Mengapa Berfaedah?
sebagai barang apa sesuatu di luar insan. Barang apa • Untuk menjelaskan
sesuatu di luar sosok merupakan sistem yang
mania, sehingga dapat memengaruhi satu konsep lingkungan
sama bukan. Kondisi yang ganti memengaruhi dan komponennya

Aji-aji Pengetahuan Tunggul 29

ini membuat lingkungan selalu dinamis dan boleh berubah-ubah sesuai dengan
kondisi. Selain itu, komponen lingkungan itu dapat saling memengaruhi dengan
lestari. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan bukan menutup
kemungkinan bakal berubah menjadi buruk. Peralihan itu dapat disebabkan
oleh makhluk umur dalam satu lingkungan tersebut. Lingkungan terdiri atas dua
suku cadang utama, yaitu onderdil biotik dan abiotik.

1. Onderdil biotik, terdiri atas turunan nasib, seperti manusia, hewan,
tumbuhan, dan jasad renik.

2. Komponen abiotik, terdiri atas benda-benda tidak hidup di antaranya air,
tanah, udara, dan panah.

Ayo Kita Kerjakan

Kegiatan 2.1
Mempelajari Mileu
Apa yang anda amati pada Tulang beragangan 2.2?
Pada kerangka tersebut terwalak air, lauk, dan pohon air.
1. Bagian nan atma merupakan …
2. Bagian yang lain hidup merupakan …
3. Bagaimana penggalan nan hidup dan tidak hidup dapat berinteraksi?

Alat dan Bahan
1. Botol plastik bekas air mineral dimensi 2 liter

2. Gunting

3. Pasir

4. Kerikil

5. Jidar

6. Air

7. Tumbuhan dan,

8. Iwak kepala timah/ Sumber: akuarium.forum.ozon-fish.com
9. Makanan ikan Rangka 2.2. Ekosistem tiruan

30 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Lakukan percobaan dengan langkah-langkah berikut.
a. Potonglah bagian atas dari pot plastik nan telah dicuci.

b. Tuangkan salutan kersik halus setebal 5-10 cm di bagian asal vas.

c. Isilah vas tersebut dengan air setakat 5 cm di bawah permukaan
vas dan biarkan terbuka selama 2 perian. Didik volume air seharusnya tetap
stabil dengan menambahkan air untuk mengganti air yang menguap
semenjak jambangan.

d. Tanamlah dan tambahlah 2 cm lapisan kerikil.

e. Bila air telah jernih, tambahkanlah seekor iwak kepala timah ataupun ikan
koki atau lauk lain yang berukuran kecil.

f. Berilah makan ikan dengan memasukkan tembolok ikan secukupnya
saban hari.

g. Masa ini sira sudah membuat suatu lingkungan yang disebut
ekosistem.

h. Amatilah ekosistemmu setiap waktu dan catatlah segala yang beliau amati
intern daya catatanmu. Pastikan anda mengamati tentang bagian
yang usia dan bagian yang tidak hidup dalam ekosistemmu.

Analisislah hasil kegiatanmu dengan menjawab pertanyaan berikut!

a. Bagaimana penggalan-bagian dalam botol berinteraksi bikin mengekspresikan
ekosistem? Jelaskan!

b. Barang apa yang diperlukan kerjakan menjaga agar ekosistem tersebut bugar?

Presentasikan hasil percobaanmu di depan kelas.

B. Hal-keadaan yang Ditemukan dalam
Suatu Lingkungan

Di sekolah, kamu menghabiskan perian dalam ruangan papan bawah kerjakan berinter-
aksi dengan rival dan temperatur. Sehabis kegiatan sekolah radu, barangkali kamu
pergi ke pelan gerak badan, ke toko buku, atau berjalan menuju palagan bermain.
Setiap hari, anda mendatangi ke gelanggang yang berbeda di sekitarmu. Pernahkah
kamu mencatat medan yang dia kunjungi? Apakah sira juga mempelajari
interaksimu dengan lingkungan yang kamu kunjungi?

Ilmu Pengetahuan Pan-ji-panji 31

Setiap anak adam hidup memerlukan ling- Ayo Kita Pelajari
• Komponen mileu
kungan tertentu sebagai panggung hidupnya.
Mengapa Berguna?
Tahukah dia, bekas hidup dinamakan • Bagi mengetahui dan

. Dalam suatu habitat, terletak ber- mengidentifikasikan
komponen biotik
bagai varietas anak adam spirit ( ) dan dan abiotik kerumahtanggaan
mileu
turunan lain hidup ( ).

Kancah yang dia kunjungi merupakan
suatu habitat bagi suatu makhluk semangat.
Lega tempat tersebut akan terjadi interaksi
antara makhluk umur dan makhluk bukan
umur.

Ayo Kita Lakukan

Kegiatan 2.2 Mengamati Ekosistem
Amati Gambar 2.3, dan tulis

pengamatanmu.

• Suka-suka pokok kayu gabah

• Ada lahan tempat tumbuh
tanaman padi

• Suka-suka …

• Cak semau … Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 2.3 Petatar kecam lingkungan di sekitar
sekolah

Buatlah pertanyaan berdasarkan hasil pengamatan tersebut.

1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.

2. Catatlah jenis-jenis ekosistem segala saja yang diamati di lingkungan
sekolahmu.

3. Catatlah semua insan semangat dan makhluk tak sukma yang terdapat
plong lingkungan tersebut dalam satu tabel seperti berikut. Kerjakan
di buku tugasmu.

32 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Grafik 2.1 Hasil pengamatan lingkungan

No. Khalayak Spirit Jumlah Makhluk tidak hayat Embaran
(Biotik) (Abiotik) …

1. … ……

2. … … … …

3. … … … …

4. … … … …

5. … … … …

…… … … …

4. Buatlah kesimpulan bermula kegiatanmu dengan mengaitkan peran
setiap komponen tersebut.

C. Interaksi kerumahtanggaan Ekosistem
Membentuk Suatu Pola

Jika kamu membidas penggalan ke- Mari Kita Pelajari
cil ekosistem seperti lega kegiatan • Interaksi dalam ekosistem
sebelumnya, atau seluruh ekosistem
nan luas seperti besar, engkau boleh Mengapa Penting?
mengetahui hubungan keterkaitan di • Untuk mengetahui dan
antara organisme yang terdapat privat
ekosistem tersebut. Setiap organisme menjelaskan acuan interaksi
tersebut tidak boleh hidup koteng dan dalam ekosistem
selalu bergantung pada organisme
nan tidak dan lingkungannya. Tukar Ayo Pikirkan
ketergantungan ini akan membentuk • Pernahkah kamu
satu pola interaksi. Terjadi interaksi
antara komponen biotik dengan kom- menyibuk satu daun yang
ponen abiotik, dan terjadi interaksi berlubang?
antarsesama komponen biotik.
• Segala apa yang menyebabkan
daun tersebut berlubang?

Hobatan Permakluman Duaja 33

1. Interaksi Antara Makhluk Nyawa dengan
Makhluk Jiwa yang Lain.

Interaksi antara makhluk jiwa dengan makhluk jiwa yang tak dapat terjadi
melintasi gayutan peristiwa makan dan dimakan. Seperti mana kalung makanan, jaring-
jaring lambung, dan piramida makanan. Selain itu, melewati bentuk sukma bersama,
yaitu simbiosis. Perhatikan Gambar 2.4 dan 2.5.

0,01 Unit
Energi

1 Unit
Energi

Unit
10 Energi

Unit
1000 Energi

Sumber: Piramida makanan.idfk.bogor.net Sumber: Anneahira.com
Susuk 2.4 Piramida peranakan Gambar 2.5 Net-jaring makanan.

2. Macam-keberagaman Simbiosis

Simbiosis adalah lembaga umur bersama antara dua cucu adam nan

farik jenis. Ada tiga (3) spesies simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis

komensalisme, dan simbiosis parasitisme. merupakan

suatu hubungan dua keberagaman individu nan silih memberikan keuntungan satu

proporsional tak. yakni hubungan interaksi dua jenis individu

yang memberikan keuntungan kepada salah satu pihak, sekadar pihak lain tidak

mendapatkan kecelakaan. yaitu hubungan dua variasi

individu yang memberikan keuntungan kepada salah satu pihak dan kerugian

lega pihak yang enggak. Perhatikan Gambar 2.6.

Sempurna simbiosis mutualisme yakni antara jamur dan akar pohon pinus.
Jamur mendapatkan makanan semenjak pohon pinus, sementara itu tanaman pinus
mendapatkan garam mineral dan air lebih banyak jika bersimbiosis dengan jamur.

34 Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 2

Contoh simbiosis komensalisme merupakan antara tanaman anggrek dengan
pokok kayu mangga. Tanaman anggrek mendapatkan keuntungan berupa tempat
nyawa, sedangkan pohon mangga tidak mendapatkan keuntungan atau
kerugian dari keberadaan tumbuhan anggrek tersebut.

Contoh simbiosis parasitisme adalah antara kutu rambut dan manusia. Kutu
rambut memperoleh keuntungan berusul basyar riil pembawaan nan diisap andai
makanannya padahal manusia akan merasakan mengerinyau pada jangat dikepalanya.

(a) (b) (c)

Mata air: f4-preview.awardspace.com m.kidnesia.com sukasains.com
Tulang beragangan 2.6 Macam-macam simbiosis pada makhluk hidup
(a) Komensalisme (lauk ogak-ogak dengan anemon)
(b) Parasitisme (pokok kayu lawe pemudi dengan inangnya)
(c) Mutualisme (lebah dengan anak uang)

3. Peran Organisme Bersendikan Kemampuan
Menyusun Makanan

Berdasarkan kemampuan mengekspresikan kandungan, peran organisme dibagi
menjadi 2 (dua), adalah dan . Organisme heterotrof, berdasarkan jenis
makanannya dibagi sekali lagi menjadi 3 (tiga), yaitu , , dan .

(a) (b) (c)

Sumber: id.inter-pix.com httpgrant.d11.org news.detik.com
Gambar 2.7 Neko-neko hewan berlandaskan makanannya (a) herbivora (b) karnivora (c) omnivora

Hobatan Siaran Alam 35

Untuk mengerti ekosistem, sira harus mengerjakan kegiatan berikut.

Ayo Kita Cak bagi

Kegiatan 2.3 Memafhumi Ubah Ketergantungan antara

Basyar Spirit

Beliau akan melakukan sang-

mulasi tentang saling ketergan-

tungan orang usia dalam

satu ekosistem. Dengan kegi-

atan ini, kamu diharapkan me- Mata air: Dok. Kemdikbud Perigi: Dok. Kemdikbud
mahami pentingnya setiap or- Bentuk 2.8 Benang kasur Gambar 2.9 Tali rafia
ganisme kerjakan arwah.

Benda yang diperlukan.
1. Benang kasur atau benang rafia.
2. Karcis-kartu yang berisi komponen ekosistem.

Kegiatan ini boleh dilakukan di dalam atau di luar kelas.

Buat langkah-langkah perumpamaan berikut.
1. Pilih riuk satu ekosistem.

2. Berkumpullah bersama temanmu membentuk gudi.

3. Bagilah peran temanmu tiap-tiap. Misalnya, temanmu yang
pertama sebagai pohon dan memegang ujung tali.

4. Temanmu yang kedua yang gemuk di seberang teman purwa
menyebutkan salah suatu komponen ekosistem pangan tropis, selan-
jutnya mengklarifikasi keterkaitan dengan komponen sebelumnya.
Misalnya burung, hubungannya sebagai tempat hidup.

5. Kemudian tali dihubungkan pula ke teman ketiga nan fertil di
seberang antiwirawan kedua. Hal ini terus dilakukan hingga semua musuh
sudah memegang kenur rafia yang mewakili komponen rimba tropis.

36 Inferior VII SMP/MTs Semester 2

Sendang: Kalangan. Kemdikbud
Gambar 2.10
Petatar pelihara main-main simulasi saling
dependensi pada wana tropis

6. Setiap siswa didik harus memegang tali.
7. Guru menyebutkan salah satu suku cadang hutan tropis. Peserta bimbing

yang memerankan onderdil tersebut menggoyang-goyangkan tali
yang dipegangnya, dan semua peserta bimbing diminta komentarnya
apa yang dirasakan? Ternyata, semua peserta ajar akan merasakan
vibrasi dari tali rafia tersebut.
8. Seterusnya, guru menyebutkan salah suatu komponen alas tak,
dan meminta melepaskan utas nan dipegangnya. Akibatnya, cak semau
(komponen tak) yang talinya tidak kencang lagi dan komponen
tersebut harus melepaskan talinya.
9. Buatlah kesimpulan berdasarkan kegiatan ini nan berkaitan dengan
interaksi antarkomponen ekosistem alas tropis.

Ayo Kita Latihan

1. Perhatikan Tulang beragangan 2.11. Berapa rantai makanankah yang tampak
sreg gambar jaring-jaring peranakan tersebut?

2. Apakah rantai nafkah nan satu dengan yang lain saling ber-
afiliasi? Jelaskan.

Ilmu Pengetahuan Alam 37

Burung Musang
Elang

Pengurai

Sumber: dc228.4shared.com
Gambar 2.11 Pundi-pundi tembolok

3. Tuliskan rantai makanan yang ditunjukkan pada Gambar 2.11 di atas.
Isikan jawabannya pada tabel berikut.

No. Kalung Peranakan Buram interaksi Keterangan

1. Contoh: Produsen- Produsen = tanaman
Tumbuhan konsumen – Konsumen = tikus dan nasar
tikus nasar pengurai Penerang = jamur
penerang

2.

3.

4.

38 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

Berpikir Kritis

1. Apakah yang akan terjadi apabila salah satu organisme tak tersedia
di umbul-umbul?

2. Apakah yang akan terjadi jika perakit n domestik satu ekosistem
punah? Coba prediksikan. Jelaskan alasanmu.

Eksplorasi
Kamu telah melakukan simulasi tentang tukar ketagihan antara makhluk
hidup (Kegiatan 2.3). Sekarang, lanjutkan dengan penggalian. Adapun yang akan
dieksplorasi merupakan ekosistem di sekitar sekolah.

Marilah Kita Lakukan

Kegiatan 2.4 Mengerti rajah saling kecanduan
Setiap makhluk hidup memiliki kebutuhan yang berlainan dari makhluk

hidup atau komponen ekosistem nan suatu dengan nan lain. Oleh karena
itu, terserah berbagai variasi bentuk saling ketergantungan antarmakhluk
hidup. Buatlah cak bertanya berlandaskan deskripsi tersebut.

Bahan atau alat yang dibutuhkan
1. Gawai tulis
2. Mikroskop (bila mesti)

Lakukan langkah-persiapan berikut ini.
1. Perhatikan dan amatilah ekosistem sawah, kolam ikan, lapangan

rumput, atau ekosistem enggak di sekitar sekolahmu.
2. Dapatkah anda menentukan bentuk saling dependensi antara

komponen-komponen dalam ekosistem?

Aji-aji Pengetahuan Duaja 39

Petunjuk Keselamatan Kerja
Hati-hatilah dalam melakukan pengamatan, jangan memetik
tumbuhan dan jangan melakukan kontak langsung dengan fauna
yang anda temui, cucilah tangan kamu setelah melakukan

kegiatan ini.

3. Tulis hasil pengamatanmu pada diagram berikut.

No. Makhluk hidup I Makhluk hidup II Bentuk tukar
ketergantungan

1. … … …

2. … … …

3. … … …

4. … … …

5. … … …

…… … …

Segala nan dapat engkau simpulkan?
1. Bentuk saling ketergantungan organisme-organisme yang kamu

temukan adalah…
2. Lengkap lembaga ubah ketagihan adalah…

Presentasi
Presentasikan hasil pengamatanmu di depan inferior.

40 Papan bawah VII SMP/MTs Semester 2

D. Pola Interaksi Individu
Memengaruhi Ekosistem

Alam yang awalnya sebagai sa- Ayo Kita Pelajari
habat bagi insan, dapat menjadi • Interaksi manusia
ancaman bagi hidup manusia.
Mengapa? Bagi menjawab perta- memengaruhi ekosistem
nyaan tersebut, kerjakan pengamatan
di bawah ini. Mengapa Utama?
• Bikin mengerti dan

memahami interaksi manusia
internal memengaruhi ekosistem

Ayo Pikirkan

• Pernahkah kamu melihat gerakan ikan dan

menghitung manuver mengungkapkan menu-

tupnya (tutup insang) selama

1 menit ( ) sreg habitat air yang

ikhlas? Bagaimana apabila habitatnya

diganti dengan air yang tercemar? Adakah Sendang: Galangan. Kemdikbud
Gambar 2.12
perbedaan kampanye dan kekerapan membuka Ikan n domestik air habitat yang
dan menutupnya operkulum? Bikin men- bersih

jawab semua pertanyaan tersebut, lakukan

kegiatan berikut.

Ayo Buat

Kegiatan 2.5 Memaklumi keadaan Ikan lega air bersih dan
tercemar

Siapkan dua stoples. Satu stoples diisi air ceria sedangkan stoples
lainnya diisi air tercemar. Masukkan seekor ikan lega saban
stoples. Amati ikan dalam stoples yang telah disiapkan, catat hasil peng-
amatanmu. Misalnya, persuasi lauk, berapa kali menelanjangi menutupnya
insang selama 1 menit.

Dari hasil pengamatanmu, buatlah cak bertanya. Bagaimanakah
pengaruh … terhadap …

Ilmu Pengetahuan Alam 41

Lakukan percobaan dengan awalan-awalan berikut.

1. Siapkan 4 buah stoples hampa, 4 ekor ikan kecil, dan
2. Isi setiap stoples dengan:

a. air bersih,
b. air sabun wangi (2 tetes/250 mL),
c. air sabun cuci detergen (2 tetes/250 mL),
d. obat nyamuk malaria cair (2 melase/250 mL).
3. Masukkan iwak-ikan tersebut ke dalam stoples.

Lakukan analisis dengan persiapan-langkah berikut.
1. Amati iwak dalam masa 5 menit, 10 menit, dan 15 menit.
2. Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman di kelas dan gurumu.

Presentasikan hasil pengamatanmu di depan kelas.

INFO Sarjana

• Al-Tamimi adalah ilmuwan pada abad ke-10 M yang menulis trik
mengenai hubungan antara ekologi dengan lingkungan nan
cukup model. Buku itu pintar adapun bineka tipe pencemaran gegana
di plural negara dan hubungannya dengan kondisi ilmu permukaan bumi,
berbagai macam ki kesulitan akibat polusi udara dan bermacam-macam spesies
infeksi alami, prosedur higienisasi lingkungan ketika epidemi ki kesulitan
terjadi, cara memecahkan pencemaran air, kaidah merawat air di kolam dan
berbagai diversifikasi polusinya. Selain Al- Tamimi, Qusta Anak lelaki Luqa, salah
sendiri penerjemah dan carik buku terkemuka di abad ke-10 M
menghasilkan karyanya yang tercalit dengan isu lingkungan dengan
risalah tentang penyakit menular. Dalam risalahnya, dijelaskan
hubungan antara kebobrokan rembet dengan polusi mileu. Pengotoran
yang berbunga berusul bumi, antara enggak uap berpangkal wana dan rawa-pandau,
serta asap dari argo berapi. Lingkungan yang banyak polusinya
membuat kebobrokan menular boleh menular dengan lebih cepat.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa terang yang lampau ekstrem dapat
menurunkan kekebalan tubuh manusia.

42 Kelas VII SMP/MTs Semester 2

• Howard Thomas Odum (1924-2002) yaitu seorang pakar ekologi
Amerika. Jurnal pertama yang dipublikasikan berjudul

pada tahun 1950. Thomas Odum lalu
terkenal di bermacam-macam negara melintasi bukunya,

. Buku ini menjadi panduan dan pegangan utama kerjakan para
pelajar yang ingin menekuni bidang ekologi di bertambah dari 13 negara.

RANGKUMAN

Lingkungan secara masyarakat diartikan andai segala sesuatu di luar
insan. Segala sesuatu di luar individu yakni sistem yang kompleks
sehingga bisa memengaruhi satu seimbang lain. Lingkungan terdiri atas
dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan onderdil abiotik.
Onderdil biotik terdiri atas turunan hidup, seperti manusia, hewan,
tumbuhan, dan mikroorganisme. Komponen abiotik terdiri atas benda-benda
tenang seperti air, kapling, awan, cahaya, dan sebagainya.

Setiap organisme tidak dapat hidup sendiri dan selalu mengelepai
plong organisme lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan
membentuk suatu kamil interaksi. Pola interaksi ini terjadi antara komponen
biotik dan onderdil abiotik serta antara onderdil biotik dan biotik.

Interaksi antara makhluk nyawa dengan makhluk semangat yang lain dapat

terjadi melewati rangkaian hal makan dan dimakan (kalung makanan,

jaring-jaring makanan, dan piramida rezeki), atau melalui bentuk

hidup bersama, merupakan simbiosis. Berlandaskan cara menyusun makanannya,

turunan sukma bisa bertindak sebagai organisme dan .

Turunan juga n kepunyaan interaksi dengan lingkungan. Berubahnya
tatanan lingkungan oleh kegiatan turunan maupun oleh proses alam berpenyakitan-
nyebabkan kualitas lingkungan turun menyentuh tingkat tertentu, risikonya
lingkungan menjadi kurang ataupun tidak bisa berfungsi pun sesuai dengan
peruntukannya.

Hobatan Deklarasi Pan-ji-panji 43

Source: https://anyflip.com/nezzz/nywr/basic

Posted by: likeaudience.com