Bahan Ajar Induksi Magnetik Untuk Ipa Kelas 9

Materi IPA Kelas bawah 9 SMP MTs Kurikulum 2013 Induksi Elektromagnetik

Amongguru.com.
Induksi elektromagnetik

merupakan situasi timbulnya arus listrik akibat perubahan fluks magnetik.

Fluk magnetik bisa diartikan sebagai banyaknya garis gaya besi berani yang menembus suatu permukaan.

Induksi elektromagnetik
pertama kali diselidiki makanya seorang Ilmuwan dari Jerman bernama Michale Faraday.

Lega waktu 1821 Michael Faraday berhasil membuktikan bahwa perubahan medan  magnet dapat menimbulkan arus listrik.

Di dalam percobaannya, Faraday menggunakan galvanometer, yaitu perangkat yang digunakan kerjakan mendeteksi adanya peredaran listrik kecil.

Gaya gerak listrik yang timbul akibat adanya perubahan besaran garis gaya besi sembrani dinamakan GGL Induksi, Sedangkan arus yang mengalir disebut perputaran Induksi dan peristiwanya disebut
Induksi Elektromagnetik.

Bilang faktor yang memengaruhi besarnya GGL Induksi bagaikan berikut.

1. Kepantasan perubahan medan magnet

Semakin cepat pertukaran palagan besi sembrani, GGL induksi yang timbul semakin besar.

2. Kuantitas gelung

Semakin banyak jumlah lilitannya, GGL induksi nan timbul semakin besar.

3. Faedah magnet

Semakin kuat gejala kemagnetannya, maka GGL induksi nan kulur Juga semakin besar.

Alat-perabot Yang Menggunakan Prinsip Kerja Induksi Elektromagnetik

1. Pengobar

Generator adalah perkakas yang digunakan lakukan merubah energi gerak (kinetik) menjadi energi listrik.

Energi kinetik nan dimiliki generator dapat diperoleh dari plural sumber energi alternatif, misalnya mulai sejak energi angin, energi air, dan sebagainya.

Pembangkit dibedakan menjadi generator AC (Alternating Current) dan penggelora DC (Direct Current).

(a) Generator AC, (b) Generator DC

Penyemangat AC maupun alternator bisa menghasilkan aliran listrik bolak-balik dengan kaidah menggunakan cincin ganda, sedangkan penyemangat DC dapat menghasilkan distribusi elektrik sehaluan dengan kaidah menggunakan komutator (cincin belah).

2. Dinamo AC-DC

Dinamo adalah generator nan relatif mungil seperti yang digunakan pada sepeda. Kok lampu sepeda kayuh bisa menyala meskipun bukan diberi lampu senter? Kok nyala lampu akan semakin terang apabila kita mengayuh pedal sepeda dengan lebih cepat?

Ternyata plong sepeda terdapat dinamo yang berfungsi sebagai sumber energi setrum bagi menyalakan lampu.

Dinamo adalah alat yang berfungsi lakukan merubah energi gerak menjadi listrik. Cara kerja dinamo dan generator hampir sama, termasuk pemanfaatan satu cincin yang dibelah menjadi dua (komutator) pada dinamo DC dan cincin ganda puas dinamo AC.

Dinamo AC/DC

Perbedaan dinamo dengan generator terwalak pada dua onderdil terdepan dinamo, yaitu rotor (bagian nan berputar) dan stator (bagian yang diam).

Ketika sepeda dikayuh dengan cepat, gulungan pada dinamo akan bergerak cepat, sehingga gaya gerak elektrik (GGL) induksi yang dihasilkan menjadi bertambah awet dan energi listrik nan dihasilkan menjadi lebih banyak.

Dinamo sepeda

Selain dengan menyegerakan adegan kumparan, penggunaan besi berani yang kuat, memperbanyak kuantitas lilitan, dan pendayagunaan inti besi lunak dalam dinamo pun dapat mengakibatkan GGL induksi yang dihasilkan menjadi lebih lestari.

3. Transformator

Transformator

Salah satu cara memanjatkan atau menurunkan tegangan listrik yaitu dengan memperalat transformator.

Berdasarkan penggunaannya, transformator dibagi menjadi dua diversifikasi, yaitu transformator step-down dan transformator step-up.

Transformator step-down berfungsi buat menempatkan tegangan elektrik, sedangkan transformator step-up berfungsi bakal menaikkan tegangan listrik.

(a) Transformator Step Down, (b) Transformator Step Up

Transformator plong dasarnya terdiri atas lilitan primer dan lempoyan sekunder yang dihubungkan dengan menggunakan inti besi.

Gulungan primer yang mendapat tegangan AC akan menginduksi inti besi setakat menjadi magnet. Perubahan arah arus AC membuat medan magnet yang terdidik berubah-ubah, sehingga menghasilkan tegangan AC pada ujung-ujung kili-kili sekunder.

Besar kecilnya tegangan keluaran yang dihasilkan transformator sangat dipengaruhi maka dari itu jumlah lilitan lega gulungan primer dan sekunder.

Takdirnya kuantitas lilitan primernya lebih banyak daripada jumlah gelendong sekunder, maka tegangan puas kumparan sekunder juga akan bertambah kecil ketimbang tegangan pada gulungan sekunder, dan transformator tersebut disebut transformator step down.

Akan tetapi, jika total lilitan primernya lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder, maka tegangan pada gelendong sekunder akan bertambah raksasa daripada voltase pada kumparan primer, dan transformator tersebut disebut transformator step up.

Pada transformator ideal, energi listrik nan masuk ke dalam kumparan primer akan dipindahkan seluruhnya ke dalam kumparan 100% atau secara matematis dituliskan sebagai berikut.

Lega kenyataannya, tak pernah dapat dibuat tranformator dengan efisiensi mencapai 100% (ideal), karena biasanya sebagian raksasa energi elektrik . yang turut ke dalam kumparan primer akan diubah menjadi kalor.

Perubahan energi listrik menjadi hangat api ini salah satunya disebabkan makanya adanya arus Eddy plong inti besinya

Perhitungan kesangkilan trafo (η) yang tidak ideal tersebut dapat dilakukan dengan memperalat rumus berikut.

Keterangan:

Pout = daya listrik pada lempoyan sekunder.

Pin = daya listrik plong kili-kili primer.

Konseptual Soal :

Sebuah transformator n kepunyaan 300 puntalan primer dan 30 lilitan sekunder. Jika tegangan plong gulungan primer adalah 220 volt, tentukan:

a. voltase pada lilitan sekunder;

b. arus listrik yang bergerak pada gulungan sekunder, kika arus listrik nan mengalir pada lilitan primer sebesar 0,5 mA;

c. efisiensi trafo; dan

d. tipe transformator.

Diketahui:

Np = 300 lilitan

Ns = 30 lilitan

Vp = 220 volt

Ip = 0,5 mA

Ditanya:

a. Tegangan sekunder (Vs)

b. Arus sekunder (Is)

c. Efisiensi trafo (η)

d. Jenis transformator

Jawab :

Tegangan sekunder (Vs)

Aliran sekunder (Is)

Efisiensi trafo (η)

Jenis trafo

Karena Vp > Vs dan Np > Ns, maka transformator tersebut yaitu transformator step down

Baca juga :

  • Latihan Soal IPA Inferior 9 SMP MTs Kurikulum 2013 Materi Kemagnetan
  • Materi IPA Kelas 9 SMP K13 Kemagnetan Dalam Produk Teknologi
  • Materi IPA Kelas 9 SMP Kurikulum 2013 Teori Kemagnetan Manjapada
  • Materi IPA Kelas bawah 9 SMP Kurikulum 2013 Konsep Gaya Besi sembrani
  • Materi IPA Kelas 9 SMP K13 Pemakaian Medan Besi sembrani Pada Satwa

Demikian ulasanmateri IPA Kelas 9 SMP MTs Kurikulum 2013 Induksi Elektromagnetik. Semoga bermanfaat.

Source: https://www.amongguru.com/materi-ipa-kelas-9-smp-mts-kurikulum-2013-induksi-elektromagnetik/

Posted by: likeaudience.com