Axizah Belajar Ipa 1.2 Jam

Bab
SemeSter 1

1
Bulan-bulanan IPA dan

Pengamatannya
Istilah-istilah Penting
Pengamatan, Pengukuran, Jumlah, Ketengan, Sistem Internasional,

  Kuantitas Pokok, Kuantitas Turunan elamat! Kamu sekarang telah menjadi siswa didik kelas bawah VII. Saatnya kamu mempelajari lebih dalam lagi tentang benda-benda yang cak semau di sekitarmu. Benda-benda yang cak semau di sekitarmu bisa dipelajari melalui ain les

  S

  ilmu pengetahuan tunggul (IPA). IPA adalah ilmu tentang segala apa sesuatu nan ada di sekitarmu.

  Para ilmuwan atau scientist mempelajari hal-hal yang terjadi di sekitarmu dengan cara melakukan serangkaian pendalaman dengan sangat irit dan hati- hati. Dengan mandu begitu juga itu, para jauhari dapat menjelaskan apa dan mengapa sesuatu yang ada di alam sekitar dapat terjadi, serta mengumpamakan sesuatu yang terjadi sekarang atau saat yang akan datang. Hasil temuan mereka dapat dimanfaatkan cak bagi ketenteraman hidup khalayak. Hasil temuan kerumahtanggaan bidang teknologi yang ada di alam sekitar seperti komputer, televisi, biji jagung hibrida, serabut, dan sebagainya.

  Plong gerbang ini, kamu akan mempelajari apa yang diselidiki dalam IPA, bagaimana melakukan pengamatan dan mempelajari pengukuran sebagai bagian dari pengamatan. Langkah awal cak bagi mempelajari benda-benda di sekitar kita bisa dilakukan
melalui pengamatan (observasi).
Coba lakukan kegiatan berikut kerjakan melatih pengamatan terhadap bendera di sekitarmu.

Ayo Kita Lakukan
Mencerca Temanmu

  1. Buat lega dada dengan teman sebangkumu.

  2. Lakukan pengamatan terhadap temanmu. Amati sebanyak mungkin ciri- ciri temanmu nan boleh

  Sumber: Guri. Kemdikbud diamati.

Gambar 1.1 Mencamkan teman

  3. Tuliskan hasil pengamatan- mu. Ingat, hanya hasil pengamatan bukan terjemahan terhadap hasil pengamatan.

Menalar dan Mengomunikasikan

  Lakukan satu anak adam yang diamati, bandingkan hasil pengamatanmu dengan hasil pengamatan pasangan kamu yang lain. Adakah nan berbeda? Cak kenapa jadinya demikian? Apakah nan memengaruhi hasil pengamatan tersebut? Diskusikan dengan teman-temanmu.

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

A. Penyelidikan IPA

  Kegiatan pengamatan terhadap temanmu yang telah anda bakal, hasilnya maujud

Yuk Kita Pelajari

  deskripsi. Misalnya, tinggi badan, rambut hi-

  • Penyelidikan IPA

  tam, kulit cokelat, hidung mancung, ain

  • Bagian-Adegan IPA

  sipit, dan enggak-lain. Dengan hasil pengamatan ini, berbagai cak bertanya lainnya akan muncul.

Cak kenapa Penting?

  Misalnya berapakah jenjang badannya? Be-

  • Cak bagi sparing

  rapakah massa tubuhnya? Dengan demikian,

  mengembangkan

  kamu perlu melakukan penyelidikan lebih

  IPA

  lanjut, sehingga akan memperoleh pema- haman nan bertambah lengkap tentang temanmu tersebut.

  Dengan prinsip inilah IPA akan berkembang. Lakukan kegiatan berikut untuk memahami bagaimana cara mengembangkan Guna-guna Embaran Alam (IPA).

Ayo Kita Lakukan
Kerja privat IPA

  1. Potong kertas rigai atau kertas tisu dengan format 4 cm x 12 cm.

  2. Gambarkan ataupun beri garis dengan spidol (maupun pena) hitam 2 cm dari ujung kertas langkai tersebut.

  3. Ambil beaker glass maupun gelas lulusan air mineral, isi dengan air selaras 1 cm.

  Sumber: Dok. Kemdikbud

  4. Buatlah perkiraan, apa yang akan

Gambar 1.2 Kegiatan bakal takhlik

  terjadi pada garis hitam tersebut,

  antisipasi dan mengujinya

  setelah kertas saring ataupun kertas tisu dicelupkan bilang saat ke kerumahtanggaan air.

  5. Kemudian, celupkan kertas langsar alias kertas tisu ke dalam air, dengan posisi garis berada sedikit di atas parasan air. Amatilah perubahan yang terjadi plong kertas saring ataupun plano tisu dan garis hitam. Catat hasil pengamatanmu.

Diskusikan

  Jika perkiraanmu berbeda dengan kenyataannya, apakah akan diubah sesuai hasil pengamatanmu? Mengapa? Jelaskan.

  Penyelidikan ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses nan harus dikuasai, antara enggak seperti berikut.

Pengamatan

  Menggunakan pancaindra, termaktub melakukan pengukuran dengan peranti ukur yang sesuai. Pengamatan dilakukan untuk mengumpulkan data dan takrif. Sumber: Pematang. Kemdikbud

Susuk 1.3 Melakukan pengamatan

Menciptakan menjadikan Inferensi

  Merumuskan penjelasan berdasarkan pengamatan. Penjelasan ini digunakan bikin menemukan lengkap-pola atau wasilah antaraspek yang diamati dan membentuk perhitungan.

  Sendang: Dok. Kemdikbud

Gambar 1.4 Membuat kesimpulan

Mengomunikasikan

  Mengomunikasikan hasil studi baik lisan ataupun tulisan. Hal yang dikomunikasikan termasuk data nan
Project
disajikan dalam bentuk tabel, grafik, bentuk, dan rang yang relevan. Sumber: Dok. Kemdikbud

Gambar 1.5 Mengomunikasikan hasil pengamatan

  Kelincahan berbuat pengamatan dan mengepas menemukan hubungan- hubungan nan diamati secara sistematis sama dengan yang sudah lalu anda untuk sangatlah terdahulu. Dengan kegesitan ini, kamu boleh memahami bagaimana mengumpulkan fakta dan menyambat fakta-fakta untuk membuat suatu penafsiran atau kesimpulan. Keterampilan ini lagi yakni keterampilan belajar sepanjang arwah yang dapat digunakan lain saja bakal mempelajari

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1 memahami berbagai keadaan di sekitar kita,

misalnya mengapa mentari bersinar?

mengerti bineka situasi di sekitar kita,

misalnya kok matahari bersinar? meningkatkan kualitas jiwa misalnya apakah anak uang yang ditanam
meningkatkan
akan tumbuh?
kualitas hidup
dengan berlatih IPA

dengan berlatih IPA kamu berkecukupan bikin …
kamu mampu lakukan…
menyelesaikan keburukan,
menguasai kelainan, misalnya

air bersih berpunca air keruh?



misalnya bagaimana mendapatkan


bagaimana mendapatkan air kudus dari air keruh?
berpikir sensibel dan sistematis,


misalnya jika datanya sama dengan ini, segala kesimpulannya?


bernalar dan sistematis, misalnya seandainya datanya begini, apa kesimpulannya?

  Sumur: Pematang. Kemdikbud

Gambar 1.6 Kegunaan belajar IPA bermacam-macam macam ilmu, sekadar kembali dapat digunakan dalam hidup sehari-hari.

  Kegunaaan belajar IPA dapat dilihat pada Gambar 1.6.

  Pada kegiatan yang kamu kerjakan di atas, daluang merunjau maupun jeluang tisu dengan garis penanda merupakan objek yang kamu amati. Apakah ilmuwan sekadar mengkritik kertas saring ataupun kertas tisu sekadar sebagai objeknya? Tentu saja tidak. Perhatikan Rancangan 1.7, adalah rangka contoh atom yang diperbesar dan gambar galaksi yang diperkecil. Keduanya terdapat paralelisme sistem (fenomena).

Objek yang dipelajari privat IPA
menghampari seluruh benda di alam dengan segala

interaksinya untuk dipelajari pola-pola keteraturannya.

  Sumber: www.astrosuft. com Buram 1.7 Berpangkal sisi ukuran yang diamati, objek dalam IPA berangkat dari benda renik positif unsur (a) hingga galaksi di sejagat raya (b). (a) (b) Mangsa tersebut dapat berupa benda yang dahulu kerdil (lembut), misalnya bakteri, virus, bahkan partikel-partikel penyusun atom, pula bisa maujud benda-benda yang berukuran sangat besar, misalnya lautan, bumi, matahari setakat alam semesta raya ini. Gambar 1.8 menunjukkan berbagai benda roh dan lingkungannya nan bisa dijadikan objek pengamatan di dalam IPA.

  (a) (b) (c) Sumber: science.howstuffworks.com; www.bodhicittahealingart.com; www.guardian.co.uk Bentuk 1.8 (a) Virus, (b) tanaman ki akbar, (c) ekosistem laut.

Teristiadat Diketahui

  Pada saat ini, penyelidikan tentang alam telah menghasilkan kumpulan pesiaran yang demikian kompleks. Kerjakan melicinkan, penge- tahuan-maklumat tersebut digolongkan menjadi empat (4), adalah sebagai berikut.

  1) Fisika, mempelajari tentang aspek mendasar alam, misalnya materi, energi, kecondongan, gerak, sensual, panah, dan heterogen gejala alam jasad lainnya. 2) Kimia, meliputi penyelidikan adapun penyusun dan perubahan zat. 3) Ilmu hayat, mempelajari tentang sistem nasib mulai dari ukuran lembut setakat dengan lingkungan yang adv amat luas. 4) Ilmu bumi dan Antariksa, mempelajari asal mula manjapada, perkembangan dan situasi saat ini, medali-tanda jasa, satelit-bintang siarah, dan beraneka rupa benda langit lainnya.

Marilah Kita Bagi

  1. Sendiri ilmuwan sedang tekun di laboratorium. Dia menyelidiki suatu zat dengan tujuan mau mengetahui zat tersebut. Bidang apakah yang ditekuni ilmuwan itu?

  2. Lakukan pengamatan terhadap akar tanaman. Laporkan hasil pengamatanmu dalam bentuk garitan.

  Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 1

  Apakah “cinta”, “keadilan”, dan “kasih selalu” termaktub mangsa yang dipelajari dalam IPA? Jelaskan jawabanmu.

Berpikir Kritis

B. Pengukuran laksana Adegan berpokok Pengamatan

  Pengamatan target dengan memperalat indra yaitu kegiatan nan terdepan bagi menghasilkan deskripsi suatu benda. Akan tetapi, seringkali pengamatan sama dengan itu tidak sepan. Kamu memerlukan pengamatan yang memberikan hasil nan pasti saat dikomunikasikan kepada turunan lain. Ideal, pernahkah kamu pergi ke tukang jahit lakukan minta dibuatkan baju? Bagaimana penjahit bisa membuatkan baju dengan ukuran yang tepat? Atau, pernahkah kamu melihat basyar berjual beli buah, misalnya duku? Bagaimanakah menentukan banyaknya duku secara akurat? Semua peristiwa di atas terkait dengan kegiatan pengukuran. Pada bagian ini, kamu akan mendiskusikan dan melakukan berbagai macam kegiatan pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang sesuai.

Mencoba Mewujudkan Organ Ukur Koteng

  1. Misalkan, kamu hendak menimbang tinggi bangku, panjang papan tulis, maupun lebar ruang kelas. Namun, kamu tidak memiliki mistar atau alat ukur nan biasanya.

  2. Gunakan sesuatu nan ada di papan bawah- mu bagaikan alat pengukur panjang, misalnya buku, pensil, jengkal ta- ngan, atau benda-benda tak nan mudah didapatkan.

  Sumber: Dok. Kemdikbud

Tulangtulangan 1.9 Mengukur panjang bidang datar dengan satuan jengkal.

Yuk Kita Untuk

  3. Ukurlah panjang bangku alias bogok ruangan papan bawah dengan meng- gunakan alat-instrumen pengukur tangga yang mutakadim dia tentukan. Catat hasil pengukuranmu.

  4. Mintalah pelecok seorang temanmu bakal melakukan pengukuran yang sebanding dengan menggunakan alat-alat pengukur panjang yang ditentukan sendiri. Jangan lupa, temanmu pun harus mencatat hasil dan runcitruncit ukuran yang dibuatnya.

Menalar dan Mengomunikasikan
Bandingkan hasil pengukuranmu dan hasil pengukuran temanmu.

  Tulis paralelisme dan perbedaannya. Jika hasil pengukurannya diko- munikasikan kepada individu tak, apakah orang tersebut memperoleh pemahaman yang sekufu? Beralaskan hasil neraca tersebut, hal terdahulu apakah yang harus dirumuskan bersama? Diskusikan internal kelompokmu.

1. Pengukuran

  Mengukur ialah kegiatan terdepan dalam spirit dan kegiatan utama di dalam

Ayo Kita Pelajari

  Melakukan atu benda, misalnya mendeskripsikan dirimu. pengukuran

  • IPA. Contoh, kamu hendak mendeskripsikan su-

  Kemungkinan besar sira akan melibatkan

Mengapa Utama?

  tinggi badan, umur, massa awak, dan enggak-

  • Pengukuran

  lain. Tinggi badan, umur, dan massa raga

  merupakan langkah

  merupakan sesuatu yang dapat diukur. Segala

  terdahulu intern sesuatu yang bisa diukur disebut
jumlah. mengembangkan

  Seperti nan mutakadim kamu lakukan,
meng-

  IPA
ukur
merupakan kegiatan membandingkan

  suatu total yang diukur dengan besaran sebangsa yang dipakai laksana
satuan. Misal- nya, kamu melakukan pengukuran panjang meja dengan jengkalmu. Dengan demikian, kamu harus membandingkan panjang meja dengan panjang jengkalmu. Jengkalmu digunakan laksana satuan pengukuran. Misalnya, hasil pengukurannya merupakan pangkat bidang datar sama dengan 6 jengkal.

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

Perlu Diketahui

  Misalkan, kamu memiliki seekor kelinci. Hal barang apa dan besaran apa yang dapat diukur berasal kelinci tersebut? Misalnya panjang telinganya, jarak loncatannya, dan frekuensi menyentak napasnya tiap menit. Pasti saja, ada kejadian-keadaan yang bukan bisa diukur (bukan besaran) dari kucing belanda tersebut, seperti mana warna, bau, karunia majuh terhadap anaknya, takut terhadap anjing, dan lain-lain.

  Misalnya, suka-suka 3 temanmu melakukan pengukuran panjang meja nan setinggi, belaka dengan jengkal per. Hasilnya, sebagai berikut. » Strata meja = 6 jengkal Andrian. » Panjang bidang datar = 5,5 jahitan Edo. » Panjang meja = 7 jengkal Emi. Mengapa hasil ketiga pengukuran itu berbeda? Jelaskan.

  Masa ini bayangkan, apa yang terjadi jika setiap pengukuran di dunia ini menggunakan satuan yang berbeda-tikai, misalnya jengkal? Ketika kamu menempah baju ke penjahit dengan panjang lengan 3 jengkal, peluang besar hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginanmu. Mengapa? Karena penjahit itu menggunakan jengkalnya. Demikian pula, jika runcitruncit yang digunakan yakni depa, seperti Bagan 1.10. Oleh karena itu, diperlukan ketengan yang disepakati bersama untuk semua orang. Runcitruncit yang disepakati ini disebut
satuan baku.

  Sendang: Pematang. Kemdikbud Rencana 1.10. Menakar dengan runcitruncit depa. Bagaimanakah kemungkinan hasil pengukuran dua manusia terhadap panjang sebuah benda jika satuannya depa? Jelaskan.

Mari Kita Kerjakan
Amatilah benda di sekitarmu, misalnya sitrus.

  Tuliskan ide sebanyak-banyaknya, besaran apa yang boleh diukur puas benda tersebut? Tuliskan juga besaran apa nan tak boleh diukur? Diskusikan dengan temanmu, apakah kuantitas yang menurut ia tidak boleh diukur tersebut pada suatu ketika

  Sumber: Gudi.Kemdikbud

Rencana 1.11 Besaran apa

  dapat diukur? Tuliskan hasil diskusimu ke dalam

  yang dapat diukur plong tabel berikut. biji zakar jeruk?

Benda yang Besaran yang Boleh Kuantitas nan Tak

Diamati Diukur Boleh Diukur

  Mungkin kamu wasilah mendengar satuan sentimeter, kilogram, dan detik. Satuan-satuan tersebut adalah hipotetis satuan baku dalam Sistem Internasional (Si). Setelah tahun 1700, sekelompok ilmuwan menggunakan sistem ukuran nan dikenal dengan tera Sistem Metrik. Pada tahun 1960, Sistem Metrik dipergunakan dan diresmikan sebagai Sistem Jagat. Pencalonan ini berasal dari bahasa Prancis, Le Systeme Internationale d’Unites.

  Intern satuan Si, setiap jenis ukuran memiliki satuan sumber akar, contohnya strata punya satuan dasar meter. Bakal hasil pengukuran yang lebih lautan atau lebih mungil dari meter, dapat digunakan awalan-awalan, seperti ditunjukkan dalam

Grafik 1.1. Pemanfaatan awalan ini untuk melajukan privat berkomunikasi karena angkanya menjadi bertambah terbelakang. Misalnya, kerjakan menyebutkan 20.000

  meter dapat dipermudah menjadi 20 kilometer. Nilai kelipatan anju tersebut menjangkau sasaran yang sangat kecil hingga alamat yang suntuk ki akbar. Contoh

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1 incaran nan lampau kecil adalah atom, unsur, dan virus. Acuan korban yang sangat ki akbar adalah galaksi.

  Sumur: Dok. Kemdikbud Tulangtulangan 1.12 Mistar. Perhatikan satuan baku yang tercantum dalam mistar ini.

Ayo Kita Amati

  Amati satuan normal yang ada internal mistar. Tuliskan satuan baku yang cak semau di kerumahtanggaan penggaris tersebut. Bandingkan kedua rincih panjang privat mistar itu.

Diagram 1.1

Langkah Rincih (dalam SI) dan Kelipatannya

Awalan Bunyi bahasa Kelipatan Contoh
12
Tera T

  10
9
Giga G

  10
6
Mega M

  10
3

  5 Mwatt = 5.000.000 watt
3
kilo k 10 1 km = 10 m
2
hekto h

  10 deka da 10
-1
desi d

  10
-2 -2
senti c 10 1 cm = 10 m
-3
mili m 10
-6
mikro µ 10
-9
nano n

10 Sumber: physical Science, 1997

  Sistem Jagat rat lebih mudah digunakan karena disusun bersendikan kelipatan ganjaran 10, seperti ditunjukkan plong Tabel 1.1. Penggunaan awalan di depan satuan dasar Si menunjukkan suratan 10 berpangkat nan dipilih.
3
Misalnya, anju kilo berharga 10 atau 1.000. Berarti, 1 kilometer berarti 1.000 meter. Contoh lain, pengungkit listrik menghasilkan daya 500 Mwatt yang bermakna sama dengan 500.000.000 watt. Makara, penulisan ancang menyederhanakan angka hasil pengukuran, sehingga mudah dikomunikasikan ke pihak tidak. Pengukuran yang baik dan tepat memerlukan alat ukur yang sesuai. Bagi kegiatan berikut.

Marilah Kita Lakukan
Mengamati Berbagai Alat Ukur
1. Buat kelompok dengan anggota 3-4 orang.

  2. Pergilah ke pasar atau toko terhampir nan menunggangi instrumen ukur.

  3. Catat peranti ukur yang digunakan kerjakan dan satuannya.

  Sumber: www tribunews com Gambar 1.13
Menalar dan Mengomunikasikan

  Alat ukur apakah yang sesuai

  Susunlah hasil pengamatanmu privat ben-

  kerjakan sayur-sayuran tersebut?

  tuk diagram yang berisi data adapun besaran yang diukur, instrumen ukur, dan asongan yang digunakan. Buat amanat dengan bandingan sekelompokmu, kemudian bandingkan dengan deklarasi kelompok enggak.

Bandingkanlah
Jumlah dan Satuan plong Mikroorganisme

  Mikroba mempunyai panjang sampai dengan 10 µm. Virus memiliki panjang sampai dengan 100 nm. Berdasarkan data tersebut, manakah yang berdimensi lebih tinggi, bibit penyakit maupun virus? Jelaskan jawabanmu.

  ………………………………………………………………………..

  Perigi: www.thecompletepatient.com

Rencana 1.14 Apa asongan yang digunakan ………………………………………………………………………..

  lakukan mengukur bakteri? ………………………………………………………………………..

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

Pengukuran Jarak sreg Benda Langit

  Benda-benda langit terletak berjauh- an suatu dengan yang lain. Satuan yang digunakan buat menyatakan jarak benda- benda langit merupakan Ketengan Astronomi (SA) dan tahun cahaya.

  1 SA = jarak Manjapada dan Rawi = 150 juta km

  Sendang: www.nssde.gfe.nasa.gov

  1 tahun terang = jarak kompensasi caha-

Rang 1.15 Segala asongan nan digunakan buat mengukur jarak Bumi

  ya selama satu ta-

  sampai ke Saturnus?

  hun = 9,5 trilyun km

Eceran Astronomi

  Jarak Bumi dan Pluto yakni 5.900 juta km. Berapakah jarak tersebut n domestik satuan astronomi? Coba hitung.

Silakan Kita Pelajaran

  1. Apakah nan dimaksud dengan ? Dalam melakukan peng- ukuran, mengapa harus dipergunakan asongan pengukuran nan konvensional? 2. Berilah contoh besaran yang satuannya kerumahtanggaan Si adalah sekon (momen).

  3. Neptunus adalah salah satu planet dalam tata rawi kita. Jarak Neptunus dengan Mentari yaitu 30 SA. Berapa jarak ini privat kilometer?

  4. Mengapa semua ilmuwan dan pelaksana (penghasil) barang-komoditas pabrik di seluruh marcapada harus melakukan pengukuran dengan menggunakan rincih lazim yang sederajat?

PENERAPAN

  Misalkan, anda mempunyai satu botol berisi tumbuhan yang sedang berbuah. Tuliskan paling invalid 5 (lima) besaran dan satuannya yang bisa mendeskripsikan jambangan ampuh pokok kayu itu.

2. Besaran Anak kunci

  Bayangkan, betapa repotnya seandainya satuan dari setiap besaran harus didefinisikan. Bagaimana kronologi keluarnya? Pada kegiatan sebelumnya, ia telah mengijmalkan bahwa privat kegiatan pengukuran teristiadat menunggangi eceran protokoler, yakni satuan nan disepakati bersama. Besaran yang satuannya didefinisikan disebut besaran pokok. Besaran buku ada 3, ialah janjang, massa, dan waktu.

a. Panjang

  Dalam IPA, pangkat menyatakan jarak antara dua titik. Misalnya, tinggi papan catat adalah jarak antara bintik pada ujung-ujung papan catat, panjang bayi yang baru lahir adalah jarak dari ujung tungkai sampai ujung kepala jabang bayi itu. Mengapa panjang harus diukur, tidak sekadar diperkirakan? Bagi kegiatan berikut.

Ayo Kita Lakukan
Mengaibkan, Menaksir, dan
1. Ambillah suatu benda tertentu, misalnya buku catat dan amati.

  2. Buatlah perhitungan panjang dan pepat buku tersebut. Catatlah taksiranmu dan taksiran teman-temanmu.

  3. Ukurlah pangkat dan lebar buku tersebut dengan mistar. Catat hasilnya.

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

Menalar dan Mengomunikasikan

  Bandingkan taksiranmu dan teman-temanmu dengan hasil pengu- kuranmu. Apakah dekatnya hasil taksiran dengan hasil pengukuran sepantasnya dapat ditingkatkan dengan tuntunan? Coba diskusikan. Kerjakan mengujinya, berlatihlah menaksir dan kemudian menguji dengan hasil pengukuran.

  Tahapan memperalat satuan dasar (Si)

meter
(m). Satu meter barometer (baku) sama

  dengan jarak yang ditempuh cuaca internal ruang hampa sepanjang 1/299.792.458 sekon. Untuk keperluan sehari-hari mutakadim dibuat perkakas-alat peng- ukur panjang bikinan dari meter standar, begitu juga terlihat pada Susuk 1.16.

  Selain meter, panjang juga dinyatakan dalam satuan-eceran nan lebih besar alias makin kecil terbit meter dengan cara menambahkan awalan- awalan seperti mana terdaftar dalam Tabel 1.1. Berdasarkan Diagram 1.1 tersebut, maka dapat dikatakan bahwa:

  » 1 kilometer (km) = 1.000 meter (m) » 1 sentimeter (cm) = 1/100 meter (m) atau 0,01 m Sebaliknya, diperoleh » 1 m = 1/1.000 km = 0,001 km » 1 m = 100 cm Perhatikan Rajah 1.16. Beberapa peranti pengukur tahapan, misalnya pita ukur atau metlin, belebas alias mistar, jangka n sogokan, dan meteran gulung. Meteran gulung dan penggaris subur mengukur paling hingga 1 mm, saja jangka dorong mampu mengukur sampai 0,1 mm. Pernahkah kamu melihat bahwa peranti- alat pengukur tataran tersebut dipergunakan dalam pegangan? Sebutkan diversifikasi pekerjaan beserta perlengkapan ukur panjang yang digunakan.

  Mata air: Dok. Kemdikbud

Gambar 1.16 Berbagai perangkat ukur panjang, yaitu (a) ban ukur alias metlin;

  (b) meteran gulung; (c) mistar; (d) jangka tolak (a) (b)

  (d) (c) Dalam melakukan pengukuran, perhatikan posisi nol alat ukur. Lakukan pengukuran panjang, ujung awal benda berimpit dengan angka nol sreg alat ukur. Selain itu, posisi mata harus remang lurus dengan proporsi yang ditunjuk. Hal ini bagi menghindari kesalahan hasil pembacaan pengukuran (Gambar 1.17). Coba lakukan dan amati kesalahannya.

  Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 1.17 Kerumahtanggaan pembacaan skala, posisi alat penglihatan harus menggermang lurus dengan proporsi.

b. Massa

  Setiap benda tersusun dari materi. Kuantitas materi yang terkandung kerumahtanggaan suatu benda disebut konglomerasi benda. Privat SI, massa diukur dalam satuan kilogram (kg). Misalnya, agregat tubuhmu 52 kg, massa seekor kelinci 3 kg, konglomerat sekantong gula 1 kg.

  Dalam kehidupan sehari-hari, manusia menggunakan istilah “berat” untuk massa. Namun sesungguhnya, massa tidak sama dengan sukar. Massa suatu benda ditentukan oleh kas dapur materinya dan tidak mengalami peralihan meskipun kedudukannya berubah. Sebaliknya, berat adv amat bergantung pada singgasana di mana benda tersebut berada. Mengapa? Karena benda akan n kepunyaan gaya tarik bumi yang farik di panggung yang farik. Sebagai teoretis, momen astronot berpunya di wulan, beratnya tinggal 1/6 dari berat dia saat di bumi.

  Dalam Sang, massa menggunakan satuan dasar kilogram (kg), sementara itu berat menggunakan satuan N ewton (N). Satu kilogram barometer (baku) sama dengan massa sebuah bumbung nan terbuat dari paduan platinum- iridium yang disimpan di Sevres, Paris, Prancis (Bentuk 1.18). Agregat 1 kg setara
ozon
dengan 1 liter air lega suhu 4

  C.

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

  Satu kilogram standar yang disimpan di Sevres, Paris, Prancis. Mengapa harus dibuat kilogram standar? Mata air: www.uh.edu

Rencana 1.18 Suatu kilogram standar

  Massa suatu benda dapat diukur dengan nisbah lengan (Gambar 1.19), sedangkan berat diukur dengan neraca pegas (Gambar 1.20). Neraca lengan dan neraca pegas termasuk varietas neraca ahli mesin. Sekarang banyak digunakan tipe proporsi lain yang lebih praktis, yaitu rasio digital. Pada neraca digital, hasil

  Sumber: Galengan. Kemdikbud

Rangka 1.19 Perimbangan lengan bagi

  pengukuran massa bersama-sama dapat diketahui, massa benda. karena muncul privat tulang beragangan angka dan satuannya.

  Selain kilogram (kg), massa benda pula dinyatakan dalam asongan-runcitruncit lain. Misalnya, gram (g) dan miligram (mg) untuk

  Sumber: Dok. Kemdikbud

  konglomerasi-massa yang kecil; ton (t) dan kuintal

Bentuk 1.20 Rasio pegas bakal (kw) buat massa-massa yang besar.

  menimbang terik benda.

  » 1 ton = 10 kw = 1.000 kg » 1 kg = 1.000 g » 1 g = 1.000 mg Lakukan menyukat massa benda dengan perimbangan Ohauss, ikutilah langkah- langkah pada rencana 1.21.

  Anju Kedua Letakkan benda di piring beban Langkah Ketiga

  Geser-lengser muatan geser hingga setimbang (mulailah terbit beban makzul yang minimum besar) Langkah Mula-mula

  Kalibrasikan skala hingga posisi lengan mengufuk ketika semua muatan geser di angka nol, dengan cara mengadon skrup kalibrasi.

  Sumber: Dok. Kemdikbud Ancang Keempat Gambar 1.21 Baca hasilnya, dan jumlahkan Prinsip mengukur konglomerasi benda dengan perbandingan Ohauss.

  Ideal hasil pengukuran massa benda adalah sebagai berikut.

  Perigi: Dok. Kemdikbud

Rancangan 1.22 Hasil pengukuran massa benda dengan neraca Ohauss

  • Komposit benda = 100 g + 90 g + 7,5 g = 197,5 g

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

Mengeti Konglomerat

  Pilihlah 3 (tiga) benda di sekitarmu. Ukurlah massa benda-benda tersebut. Catatlah akhirnya. Mintalah temanmu bikin melakukan situasi yang setolok. Apakah hasilnya sama?

Ayo Kita Lakukan

  Jika kamu mau menakar komposit zat cair, bagaimana caranya? Diskusikan usap awalan yang akan ditempuh dengan teman kelompokmu. Sampaikan kesudahannya dalam gambar cumbu (prosedur) menakar massa zat cair.

Tantangan

c. Musim

  Masa adalah ular-ular antara dua kejadian atau dua keadaan. Misalnya, waktu hidup seseorang dimulai sejak ia dilahirkan sebatas meninggal, tahun perjalanan diukur sejak mulai bergerak setakat dengan penghabisan gerak (berhenti). Waktu bisa diukur dengan jam tangan atau stopwatch seperti terlihat pada Rang 1.23.

  Sumber: Lingkaran. Kemdikbud Gambar 1.23 (a) Jam tangan; (b) Stopwatch. Perabot manakah yang bertambah teliti bakal mengukur waktu?

  (a) (b) Satuan SI untuk masa adalah saat atau sekon (s). Satu sekon barometer (baku) merupakan waktu yang dibutuhkan atom Cesium untuk bergetar 9.192.631.770 kelihatannya. Berdasarkan jam atom ini, hasil pengukuran hari internal petuah waktu 300 tahun tidak akan bergeser makin dari satu sekon.

  Kerjakan peristiwa-peristiwa yang ujar-ujar terjadinya cukup lama, waktu dinyatakan kerumahtanggaan satuan-satuan yang lebih lautan, misalnya menit, jam, masa, bulan, tahun, dan abad.

  1 hari = 24 jam 1 jam = 60 menit 1 menit = 60 sekon Cak bagi kejadian-kejadian yang cepat sekali, dapat digunakan asongan milisekon (ms) dan mikrosekon (µs).

  Berdasarkan jabaran di atas, bisa disimpulkan bahwa jenjang, massa, dan tahun adalah besaran pokok. Berdasarkan hasil Konferensi Umum tentang Berat dan Ukuran ke-14 periode 1971, Sistem Internasional disusun mengacu pada tujuh besaran kunci seperti tercantum pada Grafik 1.2. Empat besaran pokok nan lain akan dipelajari pada bab-bab berikutnya.

Grafik 1.2 Besaran Pokok dan Satuannya (internal Sistem SI)

Besaran Pokok Satuan Simbol Satuan

Panjang
meter m
Massa
kilogram kg
Musim
sekon s
Langgeng Persebaran
ampere A
Suhu
kelvin K
Jumlah Zat
mol mol
Keseriusan Cahaya
candela cd

  Kelas bawah VII SMP/MTs Semester 1

Ayo Kita Pelajaran

  1. Apakah yang dimaksud dengan total pokok?

  2. Mengapa dibuat satuan-satuan patokan, misalnya suatu kilogram standar, satu meter standar, dan satu sekon standar?

  3. Berilah hipotetis besaran-total intern nasib sehari-hari yang satuannya dalam SI merupakan meter, kilogram, ataupun sekon (ketika).

Berpikir Kritis

  Sekiranya keterangan dan teknologi lebih modern, mungkinkah satuan patokan yang digunakan sekarang diperbarui? Jelaskan.

3. Besaran Insan

  Kuantitas-total yang dapat diukur selain 7 (sapta) total rahasia lega Tabel 1.2 termasuk besaran turunan. Disebut besaran hamba allah karena besaran-besaran tersebut bisa diturunkan dari jumlah-total pokoknya. Misalnya, luas ruang kelasmu. Sekiranya ruang kelasmu berbentuk persegi, maka luasnya merupakan hasil perkalian panjang dengan lebar. Perhatikan, bahwa tataran dan lebar merupakan besaran sendi hierarki. Dalam SI, panjang diukur dengan satuan meter (m). Luas
2
privat SI memiliki satuan meter x meter, atau meter persegi (m ). Contoh besaran turunan yang lainnya merupakan volume, pemfokusan cairan, dan laju pertumbuhan.

a. Luas

  Cak bagi benda yang berbentuk persegi, luas benda dapat ditentukan dengan mengalikan hasil pengukuran panjang dengan lebarnya. Bagaimanakah prinsip mengukur luas benda nan berbentuk tidak teratur, misalnya luas sehelai patera? Bagi kegiatan berikut. Kelas VII SMP/MTs Semester 1

Menalar dan Mencoba
Sumber: Halangan. Kemdikbud

Gambar 1.24 Pengukuran luas patera

  1) Dapatkah luas separuh daun diukur? Siapkan kertas berpetak alias kertas milimeter, penjepit, dan pensil. 2) Perhatikan rancangan di atas. Kemudian, diskusikan dengan temanmu, bagaimana cara menentukan luas patera? Tunjukkan metode yang kamu sepakati kepada gurumu. 3) Dengan menggunakan benda-benda di atas, terapkan metodemu bikin menentukan luas patera.

Kajian dan Penggalian Ide Lanjutan

  Diskusikan dengan temanmu, apa kelemahan pengukuran luas daun dengan cara di atas? Adakah cara lain alias situasi-hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki metode pengukuran di atas?

Ayo Kita Bakal

b. Volume

  Misalnya, kamu mempunyai dua kancah, yakni kaleng samudra dan kaleng boncel. Jikalau dipergunakan bagi menapuk air, kaleng segara pasti dapat menampung air lebih banyak. Hal tersebut tersapu dengan besarnya ruangan yang terisi oleh materi, umumnya disebut debit. Jika volume suatu benda lebih besar, maka benda itu dapat menabok materi bertambah banyak dibandingkan benda enggak yang volumenya lebih kecil. Volume yakni besaran khalayak nan berpangkal berasal besaran pokok panjang. Volume benda padat nan bentuknya terkonsolidasi, contohnya balok, dapat ditentukan dengan mengukur terlebih habis panjang, demes, dan tingginya, kemudian mengalikannya. Kalau kamu mengukur tataran, dempak, dan strata balok menggunakan rincih sentimeter (cm), maka debit balok yang diperoleh dalam satuan sentimeter kubik
3

  (cm ). Kalau, panjang, rata gigi, dan tinggi diukur intern

  Sumber: Dok. Kemdikbud

  rincih meter (m), maka piutang nan diperoleh
3
Bentuk 1.25 Volume benda berbentuk satuannya meter kubik (m ).

  terintegrasi sebagaimana balok dapat ditentukan dengan

  Bagaimana cara menentukan debit suatu zat cair?

  mengeti panjang, rata gigi, dan tingginya.

  Zat hancuran bukan memiliki rangka yang tetap. Rancangan zat enceran comar mengimak rajah wadahnya. Oleh karena itu, sekiranya zat cair dituangkan ke dalam kaca ukur, seperti
100
90
ditunjukkan Tulang beragangan 1.26, ulas gelas ukur yang terisi
70
80
zat cair seperti volume zat cair tersebut. Volume
50
60
zat cair dapat dibaca pada skala sesuai ketinggian
30
40
permukaan zat enceran di n domestik gelas ukur tersebut.
10
20
Seperti mana yang engkau lihat pada Rancangan 1.26, hasil pembacaan piutang air dengan kaca ukur di atas punya satuan mL, kependekan semenjak mililiter.

  Sendang: Dok. Kemdikbud Gambar 1.26

  Intern kehidupan sehari-tahun, volume zat cair lazimnya

   volume zat hancuran dinyatakan n domestik rincih mililiter (mL) alias liter (L). dengan gelas ukur.
3
3

  1 L = 1 dm

  1 L = 1.000 mL 1 mL = 1 cm

Ayo Kita Lakukan
Cara Termurah Membeli Minuman

  Misalnya, beliau akan membeli minum- an bugar lakukan awalan piknik. Di sebuah toko, anda menemukan dua cara yang mungkin untuk membeli minuman segar, merupakan satu jambang osean pintar 2 L dengan harga

  Sendang: Dok. Kemdikbud

  Rp10.000,00 atau 6 kuningan berisi 250 mL,

Lembaga 1.27 dengan harga Rp2.000,00 tiap kalengnya.

  Tentukan harga minuman yang bertambah murah. Bagaimana kamu mengakhirkan membeli minuman jambang atau minuman kaleng agar makin cermat?

  1. Berapakah debit minuman yang diperoleh terbit satu botol dan berapa volume yang diperoleh dari 6 kaleng? Nyatakan setiap jawabanmu dalam liter.

  2. Berapakah harga minuman tersebut masing-masing liternya jika membeli dalam botol? Hitung lagi harga per liternya jika membeli dalam kangsa.

  Manakah nan kian murah?

Berpikir dalam-dalam Kritis

  Jika kamu akan membeli minuman segar bakal acara yang lebih samudra, dia harus mengekspresikan taksiran lebih dulu. Dana yang tersedia Rp50.000,00.Berapa liter minuman segar yang bisa dibeli?

c. Konsentrasi Larutan

  Misalnya, kamu membuat larutan sakarosa dengan mengegolkan gula ke privat air, kemudian kamu cicipi. Kalau kurang manis, anda boleh menambahkan gula juga. Makin banyak gula nan ditambahkan, lebih manis rasa hancuran itu. Selain rasa manis nan bersifat kualitatif (hasil indra pengecap), adakah total nan dapat digunakan cak bagi memvisualkan banyaknya sukrosa dan air di dalam larutan tersebut? Riuk satu jumlah yang dapat digunakan merupakan pemusatan larutan (K). Cak semau banyak mandu buat merumuskan konsentrasi cair. Pada abstrak larutan tersebut, konsentrasi boleh dirumuskan sebagai konglomerat gula (zat terlarut) dibagi volume air (zat pelarut), yaitu:

  Inferior VII SMP/MTs Semester 1

Mengatasi Masalah
Menentukan pemusatan larutan

  Edo melarutkan 20 gram gula ke n domestik 2 liter air. Berapakah sentralisasi larutan gula yang terdidik dalam ketengan g/L?

Persiapan-langkah Pemecahan Masalah
Massa terlarut = 20 gram Tagihan pelarut = 2 liter

  Apa nan diketahui? Menentukan sentralisasi hancuran

  Apa masalahnya? Gunakan kemiripan penentuan konsentrasi Bagaimana strateginya? Bagaimana penerapannya?

d. Laju Pertumbuhan

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

  Jumlah tahapan dan waktu dapat digunakan buat menentukan per- tumbuhan pohon. Misalkan, kamu menanam jagung. Pada pengukuran awal, diperoleh tinggi tanaman 20 cm. Dalam waktu 10 hari, tingginya menjadi 60 cm. Beliau dapat menentukan laju pertumbuhan milu tersebut dengan taksiran sebagai berikut:

  ( ) Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 1.28

Perkebunan Jagung.

Bagaimana kalian dapat membandingkan pertumbuhan jagung suatu dengan nan lainnya?

  1. Apakah yang dimaksud dengan besaran turunan?

  2. Mengapa volume termasuk besaran turunan?

  3. Jika ibumu mencairkan 5 gram garam dapur ke dalam 250 mL air, berapakah konsentrasi larutan garam yang terjadi privat asongan g/L?

  4. Anita menanam kacang bau kencur dalam jambangan. Pada awal pengukuran, panjang kecambah berusul permukaan kapling 2 cm. Selang 5 hari kemu- dian, ternyata tinggi kecambah menjadi 8 cm. Berapakah laju per- tumbuhannya?

Ayo Kita Latihan

Berpikir Kritis

  Misalkan, kamu hendak menentukan produktivitas lahan sawah yang ditanami padi. Rumuskan ketengan yang sesuai bakal menghitungnya? Beri penjelasan akan halnya rumusan tersebut.

Renungan dan Refleksi

  Perangkat-alat ukur nan sudah kamu pelajari hanya boleh digunakan untuk menimbang benda berukuran mungil. Engkau memafhumi, bukan main lautan dan luasnya pataka semesta ciptaan Tuhan Nan Maha Esa ini. Benda- benda ciptaan-Nya ada yang berukuran sangat boncel (mikroskopis), tetapi cak semau juga yang berdosis terlampau osean (makroskopis). Sebagai makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna, ia harus mampu bertualang alam mikroskopis maupun makroskopis. Keterbatasan indra yang dimiliki manusia disempurnakan dengan akal bulus manah, sehingga manusia berlambak menemukan cara mencaci dan mengukur benda-benda yang bukan terlihat dengan alat penglihatan dan benda-benda yang terlampau jauh.

  Kamu mungkin pernah diajak orangtuamu menghindari ke pasar. Di sana, orangtuamu membeli beberapa komoditas, misalnya gula putih, buah- buahan atau kacang-picisan. Dalam keadaan ini, pendatang akan dagangan- komoditas yang dibeli. Tak semua pedagang bonafide. Misalnya, tidak semua pengelana menera (mengkalibrasi) secara rutin timbangannya. Alhasil, dapat terjadi barang yang ditimbang bukan sesuai dengan poin yang seharusnya. Contohnya, gula yang seharusnya 1 kg, ternyata gula yang suka-suka cuma 950 gram. Bagaimana pendapat kamu terhadap kejadian ini? Apa yang sebaiknya kamu lakukan dan segala apa yang sepatutnya petualang buat?

  Berdasarkan hasil kegiatanmu, berbagai ragam besaran pada benda- benda, baik benda semangat alias benda tak roh seandainya diukur ternyata mempunyai skor beragam. Sebagai eksemplar, suka-suka pokok kayu nan panjang dan cak semau tanaman nan pendek, ada kucing yang ekornya panjang dan ada yang berekor pendek. Bab berikutnya akan membincangkan bagaimana cara mengelompokkan benda-benda yang berbagai ragam ini sehingga mudah dipelajari.

INFO ILMUWAN

  Tahukah kamu, terdapat banyak ilmuwan nan mengembangkan hipotetis-abstrak pengamatan dalam mempelajari ilmu mualamat pan-ji-panji, di antaranya yaitu sebagai berikut.



  • Robert Grosseteste (1170–1253)
    yaitu peneroka teori ilmiah.

  Ia memperkenalkan metode analisis, eksploitasi pengamatan, percobaan, dan pemberkasan kerumahtanggaan membuat evaluasi ilmiah. Grosseteste lagi banyak mengacu pada pemikiran Platonis dan Aristotelian.


  • Francis Bacon (1560-1626), dikenal sebagai Bapak Ilmu Kealaman

  yang n kepunyaan ajaran bahwa validitas harus dengan memperalat pengumpulan fakta paling-paling, kemudian menarik inferensi. Metode induktif pertama kelihatannya diterapkan oleh Bacon.



  • Galileo Galilei (1564-1642)
    adalah cendekiawan yang pertama kali

  memasyarakatkan metode pendekatan ilmiah di Eropa. Penemuannya yang tersohor adalah penelitian sekali lagi terhadap teori Coppernicus akan halnya heliosentrisme dengan memperalat teleskop dan ilmu hitung. Galileo melalui pendekatan saintifiknya berdampak menunjukkan bahwa teori geontrisme yang dianut turunan pada masanya merupakan riuk dan bukan berdasarkan lega pengamatan ilmiah.

  • Penelitian di meres IPA juga ditunjang hasil penelitian
    Anthony van

    Leeuwenhoek (1632-1723)
    yang menemukan mikroskop.
  • Jauh sebelum zaman para ahli tersebut, ada koteng ilmuwan yang bernama
    Al-Kindi
    yang lahir pada tahun 796 M. Al-Kindi meneliti banyak target IPA, dan berdampak menguraikan secara rinci proses kimia, begitu juga seleksi dan penyulingan.

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

RANGKUMAN

  • Investigasi ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses, antara tak mengamati, membuat deduksi, dan mengomunikasikan.
  • Pengukuran yakni adegan berpangkal pengamatan.
  • Mengukur adalah membandingkan besaran dengan besaran sepertalian laksana satuan; menghasilkan format nan terdiri atas nilai dan satuan. Mengukur membutuhkan alat ukur. Instrumen ukur harus sesuai dengan besaran nan akan diukur.
  • Besaran yang diukur terdiri atas besaran buku dan turunan. Satuan besaran pokok didefinisikan, rincih besaran turunan diturunkan dari total kancing. Tataran, komposit, waktu, kuat sirkulasi, hawa, jumlah zat, dan keseriusan kilauan termasuk besaran ki akal. Luas, volume, pemfokusan (kekentalan) hancuran, serta laju pertumbuhan terjadwal besaran turunan.

UJI KOMPETENSI

Jawablah cak bertanya-soal berikut dengan benar dan jelas.

  1. Segala apa yang menjadi sasaran pengamatan IPA?

  2. Mengapa dunia IPA menggunakan asongan-satuan pengukuran yang baku?

  3. Jelaskan cara menidakkan satuan tangga berpangkal satu satuan SI ke runcitruncit Si yang lain. Dapatkah satuan massa dan volume diubah dengan cara yang sama? Berikan penjelasanmu.

  4. Lakukanlah pengubahan satuan di bawah ini.

  a. 2.500 mililiter = … liter

  b. 4 kilometer = … sentimeter

  c. 2 kilogram = … miligram

  5. Pilihlah asongan panjang yang tepat untuk menyatakan hasil pengukuran benda-benda di bawah ini.

  a. Tebal kertas

  b. Lebar ruangan kelas

  c. Jarak antara dua kota

  d. Jarak antara Marcapada dan Pluto

PENERAPAN

Untuk soal-cak bertanya berikut dengan tepat.

  1. Rumuskan besaran yang boleh digunakan lakukan membedakan nyut nadi manusia dengan melibatkan jumlah hari.

  a. Berdasarkan rumusanmu, untuk pengukuran terhadap nyut nadimu dan nyut nadi sejumlah temanmu. Kemudian bandingkan.

  b. Misalnya kamu berlari-lari (jogging), kemudian kamu duduk santai di tapang yojana. Berbunga tiga peluang sketsa grafik denyut nadi berikut terhadap aktivitas tersebut, manakah yang minimal sesuai? Beri penjelasan.

  (a) (c) (b)

  2. Takdirnya kamu membuat larutan sakarosa dengan cara memasukkan 20 gram sakarosa ke kerumahtanggaan segelas air (125 mL), berapakah pemfokusan enceran gula tersebut privat satuan g/L?

  3. Kefas menanam jagung. Puas sediakala pengukuran, tinggi milu dari permukaan tanah 10 cm. Selang 2 ahad kemudian, ternyata tingginya menjadi 17 cm.

  Berapakah laju pertumbuhan jagung tersebut?(dalam satuan cm)

  Kelas VII SMP/MTs Semester 1

TUGAS PROJEK
Pilihlah suatu benda di sekitarmu sebagai objek pengamatan.

  Kemudian, amati benda tersebut dengan indramu. Cak bagi pengukuran sebanyak-banyaknya terhadap benda tersebut cak agar dia boleh mendeskripsikannya secara rinci. Buat laporan tersurat mengenai deskripsi alamat itu. Lakukan analisis, adakah besaran lega benda tersebut nan belum dapat diamati ataupun diukur? Kemukakan ide sira, bagaimana cara mengupas atau mengukurnya?

Source: https://text-id.123dok.com/document/y958owdz-bab-1-objek-ipa-dan-pengamatannya-1.html

Posted by: likeaudience.com