Asesmen Autentik Pada Pembelajaran Ipa

Adeyemi, I.I., & Esere, O. Mary. (2009). Assessment In Nigerian Schools : A Counsellor’s Viewpoint. Edo Journal of Counselling, 2 (1), 17-27.

Akbar, S. (2013). Alat Gawai Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2009). Asal-asal Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Marcapada Aksara.

Creghan, C. & K. Adair-Creghan. (2015). The Positive Impact of Project-Based Learning on Attendance of an Economically Disadvantaged Student Population: A Multiyear Study. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning. 9 (2), 1-9.

Kementerian Pendidikan dan Peradaban.(2014). Permendikbud No 104 Tahun 2014 Tentang Barometer Penilaian Pembelajaran. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kultur. (2015). Permendikbud No 53 Tahun 2015 Akan halnya Penilaian Hasil Belajar maka dari itu Pendidik pada Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Keeratichamroen, W., W. Kamtet, S. Chaiyapo, P. Dechsri. (2009). The Current Practices of Science Teachers in Authentic Assessment. www.iaea.info/documents/paper_4d52b85. pdf. Diakses tanggal 12 Februari 2016.

Kunandar.(2013). Penilaian Autentik Penilaian Hasil Belajar Siswa Bersendikan Kurikulum 2013. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Lestari, D., Sudarmin, S. Haryani. (2010). Ekspansi Instrumen Penilaian Habits Of Mind Pada Pengajian pengkajian IPA Berbasis Proyek Tema Pengotoran Lingkungan Cak bagi Siswa SMP. USEJ, 4 (1), 796-806.

Mahmuda, A. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar IPA SMP/MTs Kelas bawah VII Pada Materi Karakteristik Zat Berdasarkan Kurikulum 2013. Fakultas Sains dan Teknologi Perserikatan Selam Negeri Yogyakarta.

Octaviani, L.C. (2012). Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Siswa SMA/MA Plong Pembelajaran Ilmu pisah Materi Cemberut Basa dan Koloid.Tesis. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Omodara, M.F., S.O. Bandele, M.S. Omirin. (2014). Observation As Assessment Tools In Nigerian Secondary School. African Educational Research Journal, 2 (1), 27- 34.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Peradaban.(2014). Tambahan Peraturan Nayaka Pendidikan dan Tamadun Republik Indonesia Nomor 104 Tentang Penilaian Hasil Belajar Maka itu Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Bulan puasa, Z.H. (2015). Peluasan Penilaian Autentik Berbasis Kurikulum 2013 Di Inferior IV Sekolah Sumber akar Kawasan Ii kabupaten Pekanbaru. Buku harian Tematik, 5 (01), 36-48.

Rustaman, T,Y . (2006). Penilaian Otentik (Authentic Assessment) dan Penerapannya dalam Pendidikan Sains. FPMIPA & Sekolah Pascasarjana UPI.

Retnawati, H. (2007). Reliabilitas.evaluation- edu.com. Diakses terlepas 5 Juli 2017.

Saifuddin.(2005). Metode Penelitian. Jogjakarta: Teks Peserta.

Sastrika, IAK., I Wayan Sadia, dan I Sulung Muderawan. (2013). Pengaturan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kesadaran Konsep Kimia Dan Ketrampilan Berpikir Kritis. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 3, 1-10.

Sugiyono. (2013). Metode Investigasi Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Supardi.(2015). Penilaian Autentik Pembelajaran Afektif, Kognitif, dan Psikomotor (Konsep dan Petisi). Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Thiagarajan, S., D.S. Semmel, M.I. Semmel. (1974). Instructional Development CNI For Training Teachers Of Exceptional Children CD O A sourcebook. Indiana: Indiana University Bloomington.

Widowati, T. (2015). Pengembangan Organ Penilaian Otentik Berbasis Scientific Literacy pada Pendedahan Fisika di SMA sebagai Implementasi Kurikulum 2013. Tesis. Acara Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret.

Zohrabi, M. (2013). Mixed Method Research: Instruments, Validity, Reliability and Reporting Findings. Theory and Practice in Language Studies, 3 (2), 254-26.

Source: https://jurnal.uns.ac.id/jmpf/article/view/31458

Posted by: likeaudience.com