Artikel Pembelajaran Ipa Terpadu Sd Pdf

PENGEMBANGAN Penataran IPA TERPADU(IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013)Putri Anjarsari, S.Si., M.PdPendidikan IPA, FMIPA Perkumpulan Negeri YogyakartaMakalah disampaikan dalam PPM “Workshop Peluasan PerangkatPembelajaran Sains Terpadu untuk Meningkatkan Psikologis, Kegesitan Proses,Daya kreasi, serta Menerapkan Konsep Ilmiah Pelajar SMP”Tanggal 7-12 September 2013PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPAFAKULTAS Matematika DAN ILMU Proklamasi ALAMUNIVERSITAS Kewedanan YOGYAKARTA2013

Ekspansi Pengajian pengkajian IPA TERPADU(IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013)Perempuan Anjarsari, S.Si., M.PdProdi Pendidikan IPA, FMIPA UNYputri [email protected] PENDAHULUANKurikulum 2013 pada hari ajaran baru 2013/2014 sudah berangkat diterapkan dibeberapa sekolah untuk inferior I, IV, VII, dan X. Khusus bikin mata pelajaran IPAdikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science/IPA terintegrasi/IPAterpadu. Pembelajaran IPA terpadu memberikan kesempatan kepada siswa untukmengembangkan kemampuan berpikir, keterampilan proses dan pengembangansikap ilmiah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16Tahun 2007 tentang Kriteria Kualifikasi dan Kompetensi Guru mengistilahkan bahwakompetensi guru indra penglihatan latihan IPA SMP/MTs riuk satunya yakni memahamihubungan antar berjenis-jenis simpang IPA, dan hubungan IPA dengan matematika danteknologi. Sebagai upaya mewujudkan peristiwa tersebut, kiranya dilakukanpembekalan materi IPA (fisika, ilmu pisah, biologi, dan ilmu bumi dan antariksa) dankaitannya dengan parasan lain secara kontekstual. Harapannya, melewati pembelajaranIPA peserta jaga dapat punya kemampuan berpikir untuk memecahkanpermasalahan dalam hayat sehari-periode.Pemerintah sudah lalu mengekspresikan pedoman pelaksanaan pendedahan terpadusejak tahun 2005, Namun hingga saat ini saja sebagian mungil yangmelaksanakannya. Peristiwa ini disinyalir karena bilang alasan, merupakan: 1) belum banyakcontoh konkrit instrumen pembelajaran IPA terpadu yang dapat diaplikasikan, 2)belum diperolehnya kesadaran secara contoh mengenai pembelajaran IPA terpadubeserta langkah-langkah peluasan pembelajarannya. Maka itu karena itu,beralaskan beberapa permasalahan tersebut, dalam makalah ini akan dibahasmengenai: 1) apa itu IPA terpadu dan 2) bagaimana ancang pengembanganpembelajaran IPA terpadu.

B. PEMBAHASAN1. IPA TerpaduPemerintah dalam kurikulum 2013 mewasiatkan bahwa mata pelajaranIPA SMP dikembangkan sebagai alat penglihatan pelajaran integrative science, berorientasiaplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu,dan sikap peduli dan tanggung jawab terhadap lingkungan kalimantang. Tujuanpembelajaran secara awam bakal meningkatkan pengetahuan, kecekatan dansikap secara seimbang.Ilmu Informasi Alam (IPA) merupakan aji-aji amanat yang sistematisdan menyeluruh. Ilmu pengetahuan tentang alam semesta adalah ilmupengetahuan yang holistik, bukan merupakan aji-aji yang parsial antara kimia, fisikadan ilmu hayat. Makanya karena itu penataran IPA harus diselenggarakan secara terpadu.Sebagaimana dianjurkan internal Permendiknas nomor 22 tahun 2006, bahwa modelpembelajaran IPA sepatutnya dilaksanakan secara terpadu terutama puas jenjangpendidikan asal, berangkat dari tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/Misoa)maupun sekolah menengah pertama (SMP/MTs).Beberapa pandai berpendapat bahwa pembelajaran terpadu merupakan prosespembelajaran yang menyertakan/mengkaitkan berbagai ragam bidang ilmu. PembelajaranIPA terpadu (integrated science) dapat dilaksanakan dengan mengorganisasikan danmengkaitkan dengan berbagai tema alias meres pengkhususan dan keterampilan dalam IPA.Integrated berarti “combining parts into a whole ” (BSCS, 2000). “Parts” ataubagian-bagian yang boleh dipadukan dalam pengajian pengkajian IPA adalah: (a) disiplin ilmuIPA, misalnya earth scince, life science dan physical science, (b) proses IPA(misalnya inkuiri), (c) konteks IPA (misalnya science & society). Pembelajaran tbagianyangdiintegrasikan/dipadukan.Pembelajaran IPA terpadu merupakan suatu pendekatan pembelajaran IPAyang menghubungkan atau menyatupadukan berbagai meres amatan IPA menjadisatu wahdah bahasan. Pembelajaran IPA terpadu juga harus mencakup dimensisikap, proses, produk, permintaan, dan kreativitas. Peserta didik diharapkan mempunyaipengetahuan IPA yang utuh (holistik) buat menghadapi permasalahan kehidupansehari-hari secara kontekstual melangkaui pembelajaran IPA terpadu (Depdiknas, 2011).

Mulai sejak bilang model pembelajaran IPA terpadu nan dikemukakan Fogarty(1991: xv) terdapat catur model yang potensial kerjakan diterapkan dalam pendedahan IPA terpadu, adalah connected, webbed, shared, dan integrated. Empat modeltersebut dipilih karena konsep-konsep internal Kompetensi Dasar (KD) IPA memilikikarakteristik yang berlainan-tikai, sehingga memerlukan ideal yang sesuai agarmemberikan hasil yang optimal.2. Langkah Peluasan Penerimaan IPA TerpaduPengembangan pembelajaran IPA terpadu secara garis segara meliputi tigakegiatan utama, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.a. PerencanaanPerencanaan penelaahan IPA terpadu dilakukan dengan mempertimbangankondisi dan potensi peserta didik (minat, bakat, kebutuhan, dan kemampuan pesertadidik), serta kemampuan sumberdaya pendukung lainnya (kemampuan guru,ketersediaan sarana dan prasarana pendedahan, serta kepedulian stakeholders disekolah (Kemdikbud, 2013). Aktivitas dalam kegiatan perencanaan meliputi:1. Mengidentifikasi konsep IPA internal suatu KD melalui analisis StandarKompetensi Tamatan (SKL), Kompetensi Inti (KI), dan Kompetensi Dasar(KD).2. Menentukan hipotetis keterpaduan (connected, webbed, shared, integrated).3. Membuat rajah/matriks/peta jalinan konsep dalam KD dengantema/topik keterpaduan.4. Merumuskan penanda.Perumusan kaitan dan pemilihan topik dalam pembelajaran IPA terpadu harusrelevan dengan KD-KD yang dipadukan. Kegiatan tersebut juga dibuat denganmemperhatikan isu-isu yang aktual, menyentak, dan kontekstual sehingga dapatmenumbuhkan sikap mau luang murid didik yang memberikan efek berkelanjutanberupa pencarian jawaban atas rasa ingin tahu tersebut melampaui kegiatan penelitian(discovery). Contoh alur pemetaan konsep IPA dalam Kemdikbud (2013)digambarkan pada Rang 1, sedangkan contoh identifikasi konsep yang dapatdipadukan berdasarkan analisis SKL, Burik, dan KD tertuang pada Lampiran 1.

Kerangka 1. Alur pemetaan konsep IPA(sumber: Kemdikbud, 2013)b. Pelaksanaan PembelajaranPelaksanaan pembelajaran tertuang kerumahtanggaan RPP yang dijabarkan dari silabus.Kegiatan penerimaan dimulai mulai sejak kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup engamati,merebus,menyajikan, menyadur, dan mencipta). Anju atau sintaks pembelajarandimodifikasi sesuai model keterpaduan nan dipilih. Acuan model keterpaduandengan topik “Penceraian Campuran” disajikan plong Bagan 2.Gambar 2. Acuan connected dengan Topik Pemisahan Campuran(Sumber: Kemdikbud, 2013)

1. Kegiatan PendahuluanTujuan kegiatan pendahuluan bikin menciptakan suasana mulanya yangkondusif, sehingga peserta asuh boleh mengikuti proses penerimaan denganbaik. Dalam kegiatan pendahuluan guru menyiapkan peserta didik untukmengikuti proses penataran, berbuat apersepsi, menjelaskan tujuanpembelajaran dan cakupan materinya.2. Kegiatan IntiKegiatan inti merupakan proses pendedahan bakal mengaras KD.Kegiatan inti meliputi proses penggalian, elaborasi, dan konfirmasi dengan metodeyang disesuaikan dengan karaktersitik petatar pelihara dan mata pelajaran.a. Studi : menyertakan peserta ajar kerjakan (1)mencari informasi; (2)menunggangi beragam pendekatan pembelajaran, wahana pembelajaran, dansumber membiasakan lain; (3) terjadinya interaksi antar petatar didik, lingkunagn,dan sumur belajar lainnya; (4) aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan(5) berbuat percobaanb. Elaborasi: (1) sparing peserta didik membaca dan menulis (mencariinformasi) melalui tugas tertentu nan bermakna; (2)memfasilitasimemunculkan gagasan baru; (3) menjatah kesempatan bagi berpikir,menganalisis, memecahkan ki aib, dan berlaku tanpa rasa agak gelap; (4)Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif,berkompetisiuntuk meningkatkan kinerja belajar, menciptakan menjadikan laporaneksplorasi, menyajikan hasil kerja, melakukan pameran, dan melakukankegiatan nan mengoptimalkan kebanggan dan rasa beriman diri peserta jaga.c. Konfirmasi, guru: (1) memberikan umpan balik; (2) melakukan konfirmasiterhadap hasil eksplorasi dan elaborasi; (3) berbuat refleksi untukmemperoleh pengalaman sparing berguna, (4) memfasilitasi pesuluh didikuntuk memperoleh pengalaman yang berarti.3. Kegiatan Penutup/AkhirMenyimpulkan materi, pemberian tugas, menjelaskan pula bulan-bulanan yangdianggap selit belit, Mempersalahkan terapannya kerumahtanggaan kehidupan, evaluasi secara lisanatau termaktub, dan mengasihkan penghargaan, serta menyampaikan rencanapembelajaran pertemuan berikutnya.

c. PenilaianPenilaian dalam pembelajaran IPA terpadu dilakukan dengan menerapkanpenilaian autentik bersandar plong cara hakikat IPA (penilaian, kognitif, sikap, danproses) bagi mengetahui ketercapaian pelajar pelihara dalam hal butir-butir,keterampilan, dan sikap. Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram dengan menggunakan pembenaran dan nontes intern tulangtulangan tertulis maupun lisan,pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berwujud tugas, proyekdan/maupun komoditas, portofoiio, dan penilaian diri.C. PENUTUPKondisi penerimaan IPA terpadu di alun-alun membutuhkan perhatiankhusus dalam hal pelaksanaannya. Delapan tahun sejak tersusunnya pedomanpelaksanaan pembelajaran IPA terpadu belum membuahkan hasil secara optimal.Kanun Pemerintah Republik Indonesia No. 74 waktu 2008 pasal 2 ayat (2)menyebutkan, bahwa kompetensi guru menutupi kompetensi pedagogik, kompetensikepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional yang diperoleh melaluipendidikan profesi. Pembekalan-pembekalan khususnya yang terkait dengankompetensi pedagogik dan profesional hubungannya dengan pendedahan IPAterpadu masih perlu dilakukan mengingat belum meratanya permakluman mengenaikonsep pembelajaran IPA terpadu beserta langkah pengembangannya sesuaikurikulum 2013.Kurikulum 2013 memberikan studi plong pembelajaran IPA secaraterpadu dengan tujuan untuk mengembangkan pengetahuan, ketangkasan, dan sikapilmiah peserta asuh. Kiranya tujuan baik tersebut disambut dengan tanganterbuka. Beberapa model keterpaduan IPA Kemdikbud dapat diacu dalampengembangan IPA terintegrasi yang digunakan andai pelepas master mengajar IPAterpadu di pangkat SMP/MTs.

Apendiks 1.Tabel 1. Transendental konsep atau materi yang boleh dipadukan(sumber: kemdikbud, 2013)DAFTAR PUSTAKA

BSCS. (2000). Making sense of integrated science (a guide for high schools).Colorado: Corolado springs.Fogarty, R. 1991. How to Integrated The Curricula. United States of America:Hasad/Skylight Publishing. Inc.Kemendikbud. 2013. Materi Pelatihan Guru Impementasi Kurikulum 2013. Jakarta:Balitbang Kemdikbud————-. 2011. Panduan Penerimaan IPA Secara Terpadu. Jakarta: PusatKurikulum. Balitbang. DepDikNas.

Semenjak bilang teladan penelaahan IPA terpadu yang dikemukakan Fogarty (1991: xv) terletak empat model nan potensial untuk diterapkan n domestik pembela-jaran IPA terpadu, yaitu connected, webbed, shared, dan integrated. Empat model tersebut dipilih kare

Source: https://fdokumen.id/dokumen/3c07_pengembangan-pembelajaran-ipa-terpadu.html

Posted by: likeaudience.com