Artikel Pembelajaran Hots Untuk Ipa Smp

Authors


  • Nevi Retnoasih


    UPT SMP Negeri 2 Nglegok Kabupaten Blitar Jawa Timur

DOI:


https://doi.org/10.26740/jppms.v2n2.p48-53

Abstract

Perkembangan menyongsong abad 21 menuntut penataran HOTS (Higher Order Thinking Skill) cak bagi dapat transfer pengetahuan, berpikir dalam-dalam reseptif dan berbenda dalam pemecahan kebobrokan. Data di lapangan menunjukkan hasil UN tahun 2018 masih lemah. Situasi ini terjadi dikarenakan penilaian UN mulai ditingkatkan penilaian HOTS sedangkan pembelajarannya belum HOTS. Kreatifitas guru diperlukan
mewujudkan pembelajaran HOTS dengan membentuk alat sederhana bagi kondusif mewujudkan penataran HOTS. Tujuan penelitian ini bikin mengetahui bagaimana pembelajaran HOTS IPA mengunakan organ terlambat dapat meningkatkan pencapaian petatar bimbing pada kompetensi nan dipelajari.
Metode pengkajian nan dilakukan meliputi: menganalisis Kompetensi Dasar (KD) nan sesuai, menciptaan perabot sederhana yang akan digunakan, merancang strategi belajar nan akan dilakukan, menentukan penilaian bagi menakar kesuksesan peserta bimbing dan melakukan observasi pendedahan. Hasil analisis KD di
dapatkan materi ekosistem dengan kartu main-main Ekosistem, uji asam basa dengan penanda yang dapat dibuat seorang terbit bahan alam, materi zat aditif dengan tusuk persneling berlumur kunyit untuk uji boraks sreg adv pernah dan bakso, dan materi zat adiktif dengan media tertinggal paru-paru tiruan pendeteksi tar pada tabun rokok. Konklusi nan diperoleh dari implementasi penerimaan HOTS IPA dengan gunakan alat sederhanan dapat mengajak peserta didik menemukan konsep koteng dalam belajar, melatih peserta jaga kritis dalam ikut menyelesaikan permasalahan nan terjadi di lingkungannya, melakukan membiasakan dengan menemukan konsep atau mengaplikasikan konsep yang dipelajari secara langsung sehingga pendedahan menjadi menyenangkan dan berharga.

The development of the 21st century demands the learning of HOTS (Higher Order Thinking Skill) to transfer knowledge, critically thinking and creatively in problem solving. Data in the field shows that the 2018 national exam results are still weak. This happened because the assessment of the national exam began to improve HOTS while the learning was not yet on the national exam. Teacher creativity is needed to realize HOTS learning by making simple tools to help realize HOTS learning. The purpose of this study is to find out how HOTS science learning using simple tools can improve student achievement in the competencies being learned. The research methods carried out include: analyzing the appropriate basic
competencies, designing simple tools to be used, designing learning strategies to be carried out, determining assessments to measure student success and observing learning. Basic competencies analysis results obtained in the ecosystem material with ecosystem playing cards, acid-base test with indicators that can be
made from natural materials, additive material with turmeric-covered toothpicks for borax tests on tofu and meatballs, and addictive substances with simple pulmonary alat angkut artificial lung detection of tar in cigarette smoke. The conclusion obtained from the implementation of HOTS Science learning by using simple tools
can invite students to find their own concepts in learning, train students to be sensitive in participating in solving problems that occur in their environment, to learn by finding concepts or applying concepts that are learned directly so that learning becomes fun and meaningful.

References

Ariana, Yoki dkk, 2018. Pegangan Pembelajaran Menuju pada Kelincahan Berpikir dalam-dalam Tingkat Tinggi, Jakarta: Dirjend GTK
Kemdikbud.

____________ 2003. UU No 20. Sistem Pendidikan Nasiona.Jakarta: Kemdikbud.

Setiawati, Wiwik. dkk, 2018 Penilaian Berorientasi Higher Order Thinking Skills, Jakarta: Dirjend GTK Kemdikbud.

Sugiyono, 2009. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, 2010. Mencerna Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.

Ulfah, Arini Hidayati, 2017. Melatih Keterampilan Berpikir Tingkat Pangkat N domestik Pembelajaran Matematika Pada Siswa Sekolah Dasar, Jurnal Pendidikan dan Pengajian pengkajian Sumber akar Terampil. Vol. 4 Nomor 2

Oktober 2017: 147

Widodo, Wahono dkk, 2017. Ilmu Takrif Standard Kelas 7 Kurikulum 2013 edisi revisi, Tempaan ke 4, Jakarta: Kemdikbud.

Zubaidah, Siti. 2016. Kegesitan Abad Ke-21 Kecekatan Nan Diajarkan Melangkaui Pembelajaran. Jakarta.

Zubaidah, Siti dkk, 2017. Ilmu Informasi Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 edisi revisi, Cetakan ke 2, Jakarta: Kemdikbud.

Source: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jppms/article/view/7190

Posted by: likeaudience.com