Angket Motivasi Pada Saat Aktivitas Belajar Ipa Pdf

ANALISIS KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS IV SDN 14 PALA KOTATAHUN PELAJARAN 2020/2021 ARTIKEL JOURNAL

ANALISIS KEDISIPLINAN Belajar SISWA Lega MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS IV SDN 14 PALA KOTATAHUN PELAJARAN 2020/2021 Artikel JOURNAL

Keywords: Student Learning Discipline, The
Covid19
Pandemic Niskala: Riset ini berniat cak bagi (1) mendeskripsikan kedisiplinan waktuk
membiasakan
siswa
pada
masa
taun
covid19
di
kelas
IV
SDN
14 Pala Kota (2) mendeskripsikan kedisiplinan tempat
belajar
siswa
pada
musim
pandemi
covid19
di
kelas
IV
SDN
14 Pala Daerah tingkat (3) mendeskripsikan kedisiplinan norma
berlatih
pesuluh
pad
perian
pandemi
covid19
di
kelas
IV
SDN
14 Pala Kota. Narasumber nan digunakan dalam investigasi adalah komandan sekolah
SDN
14 Pala Daerah tingkat, temperatur
kelas
IV
SDN
14 Pala Kota dan
siswa
inferior
IV
yang berjumlah 32 orang. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif metode nan digunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik
analisis
data yang digunakan yaitu menggunakan teknik
analisis
data sempurna Milen and Huberman yaitu korting data, display data dan penarikan deduksi. Hasil pengkhususan ini menunjukkan bahwa: Permulaan, kedisiplinan tahun
belajar
siswa
lega
periode
endemi
covid19
di
papan bawah
IV
SDN
14 Pala Kota mengalami penghamburan ketaatan dalam
belajar
dan terlambat intern mengumpulkan tugas. Kedua, kedisiplinan tempat
belajar
petatar
pada
musim
wabah
covid19
di
inferior
IV
SDN
14 Pala Kota memiliki perbedaan tempat antara
sparing
di sekolah dan di rumah karena perbedaan tempat
belajar
lewat mempengaruhi kedisiplinan
belajar
siswa. Ketiga, kedisiplinan norma
belajar
siswa
plong
masa
pandemi
covid19
di
inferior
IV
SDN
14 Pala Kota memiliki peraturan dan tata tertib yang berlainan antara di sekolah dan di rumah. Statuta yang dibuat bersendikan kesepakatan bersama dan mengharuskan
siswa
untuk menaatinya. Guru dan
peserta
mengkondisikan dirinya dengan hal
taun
covid19
yang membuat proses pengajian pengkajian menjadi terhambat dan mengharuskan
siswa
memiliki kedisiplinan
belajar
agar tetap terkontrol dengan baik.

Baca bertambah lanjut


18 Baca kian lajut

ANALISIS HAMBATAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH OLEH GURU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN 41 AMPENAN

Kajian Hambatan Pembelajaran JARAK JAUH OLEH Suhu Lega MASA Epidemi COVID-19 DI SDN 41 AMPENAN

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap master di SD Negeri 41
Ampenan, pembelajaran dilaksanakan kombinasi antara daring dan luring dengan menggunakan aplikasi Whatsapp. Kurangnya kemampuan guru menggunakan aplikasi pembelajarn online lainnya berkarisma terhadap pendayagunaan aplikasi penerimaan. Daryanto dan Trial (2012) mengatakan bahwa salah suatu kelemahan penyelanggaraan system pembelajaran jarak jauh adalah keterbatasan teknologi komunikasi dan mualamat yang bukan dapat menggantikan seutuhnya proses komunikasi dan interaksi secara serempak yang terjadi dalam pendidikan konvensional. Guru tidak mempersiapkan podium atau link buat melaksanakan penerimaan, dikarenakan bukan ada pengguanaan aplikasi pembelajaran daring selain Whatsapp. Setiap guru membuat grup diskusi dengan Whatsapp untuk setiap
papan bawah. Materi pembelajaran serta penjelasan kegiatan pengajian pengkajian dikirimkan melalui pesan grup pada petisi Whatsapp. Sekolah memberikan akomodasi buku cangkang dan modul kerjakan pelaksanaan pembelajaran serta pendayagunaan dan persiapan alat peraga oleh guru dalam menumbuhkan pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan jam
belajar
seperti umumnya. Pemberian evaluasi penutup juga dilaksanakan melalui aplikasi Whatsapp. Materi pembelajaran dikirimkan oleh guru kemudian master memberikan penjelasan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Akan tetapi antusisasme
siswa
terhadap penerimaan tidak besar perut baik. Tidak semua
petatar
mengikuti dan membereskan penataran serta evaluasi yang diberikan makanya guru melalui grup Whatsapp dan lagi disiapkan printout di sekolah bagi
siswa
yang bukan punya gadget dan/ kuota internet. Antusias
siswa
memendek seiring waktu pelaksanaan pembelajaran jarak jauh baik daring ataupun luring. Puas ketika mulanya
masa
pelaksanaan kegiatan pembelajaran
petatar
memasrahkan respons nan baik, akan tetapi semakin lama masa pelaksanaan pembelajaran antusiasme
pesuluh
terhadap penataran menjadi memendek. Tidak sedikit
siswa
yang lain menyerahkan respon apaun akan halnya pembelajaran, lebih lagi cak semau
peserta
yang meninggalkan grup diskusi Whatsapp.

Baca selanjutnya


5 Baca lebih lajut

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MASA PANDEMI COVID-19

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT Berlatih PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MASA Pandemi COVID-19

Penilaian internal bagi sekolah mungkin dianggap adv minim efektif semata-mata bikin tanggungan murid didik penilaian sangatlah bermanfaat untuk keberlangsungan
waktu
depan peserta ajar. Target skill ataupun keahlian berpokok pesuluh didik nan semestinya
tahun
ini mendapatkan nilai berdampak plong treatment cak bagi
periode
mendatang, maka hilang harapan pelajar bimbing yang boleh menguasai beragam kemampuan di
waktu
ini sahaja tidak memperoleh penilaian yang seharusnya. Peristiwa tersebut membuat para master sreg pelaksanaan pembelajaran BDR yang dilaksanakan di apartemen guru harus mampu menilai dengan baik tersapu dengan pertambahan hasil
berlatih
maupun keterampilan
petatar
momen
endemi
covid19, karena penilaian dari temperatur juga dapat memicu
minat
dan pecut berpunca dalam diri siswa pelihara bikin melaksanakan hal nan lebih baik berbunga yang sebelumnya serta membetulkan kesalahan-kesalahan sebelumnya.

Baca lebih lanjur


13 Baca makin lajut

Analisis Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPA pada Masa Pandemi Covid-19

Amatan Motivasi Membiasakan Ilmu hitung Siswa Kelas XI IPA pada Hari Pandemi Covid-19

Persoalan di n domestik dunia pendidikan merupakan prioritas utama yang harus diatasi, salah satunya mengenai persoalan tentang kualitas pendidikan. Kualitas pendidikan saat ini medium mengalami tantangan yang patut berat akibat adanya wabah
covid19
di Indonesia. Untuk meminimalisir penyiaran
covid19, pemerintah memberlakukan social distancing yang menyebabkan lumpuhnya seluruh sendi usia salah satunya yaitu dunia pendidikan. Pertinggal Edaran Nomor 4
Tahun
2020 tentang Pelaksanaan Strategi internal
periode
darurat penyebaran virus, Mendikbud menghimbau untuk menidakkan proses
belajar
mengajar secara tatap wajah maupun sambil, sekadar dialihkan dengan proses
belajar
mengajar secara tidak serempak atau jarak jauh sehingga lembaga pendidikan mengganti metode pembelajaran menjadi e-learning. E-learning yaitu rangka penerimaan dengan bantuan teknologi seperti computer, laptop, ataupun smartphone dengan koneksi internet seumpama media cak bagi memperoleh mata air-sendang
berlatih
yang sesuai dengan kebutuhan. Penerimaan berbasis online mampu memberikan dampak kasatmata kepada
siswa
yaitu semakin ahli dalam menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu temperatur juga dituntut bagi kreatif, inovatif, serta tetap melibatkan
pelajar
dalam setiap proses pengajian pengkajian walaupun dilakukan di rumah masing-masing.

Baca lebih lanjur


6 Baca lebih lajut

KURIKULUM SMPTQ CITA MULIA DALAM KONDISI KHUSUS PANDEMI COVID-19 TAHUN PELAJARAN 2021/2022

KURIKULUM SMPTQ CITA Indah Kerumahtanggaan KONDISI Istimewa Pandemi COVID-19 Masa PELAJARAN 2021/2022

178 Ki V Pengunci
Waktu
pandemic
Covid19
ini adalah
masa
dimana seluruh rincih Pendidikan terlazim melaksanakan pembelajaran jarak jauh ibarat salah satu upaya dalam pemutusan indra penglihatan rantai penyebaran
Covid19. Penyusunan kurikulum tingkat satuan Pendidikan berupaya buat mengerjakan berbagai ragam strategi privat pendedahan yang bermakna dan menyabarkan. Dengan telah selesainya penyusunan KTSP ini maka SMPTQ Cita Luhur telah memiliki pola penyelenggaraan kegiatan pengajian pengkajian plong
musim
pelajaran
20221/2022. Dengan demikian SMPTQ Cita Mulia secara serempak akan melaksanakan KTSP bagi semua
kelas. Harapan kami kurikulum KTSP yang kami susun ini sudah lalu memenuhi syarat sehingga seluruh kegiatan nan kami rencanakan boleh berjalan dengan lancar. Kami dulu mengharapkan dukungan berpokok semua pihak khususnya para temperatur, karyawan, pelajar ajar, dan pengampu pelajar hendaknya proses penerimaan dapat berjalan dengan maksimal. Seharusnya KTSP ini bisa menjadi sarana bikin sekolah untuk meningkatkan kualitas siswa tuntun. Dengan harapan hendaknya
Covid19
ini taajul berakhir dan para
siswa
berlimpah
membiasakan
kembali secara normal.

Baca selanjutnya


203 Baca lebih lajut

PENGARUH KREATIVITAS DAN INTERAKSI GURU DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 DI SMKN 2 KURIPAN TAHUN PELAJARAN

Kekuasaan KREATIVITAS DAN INTERAKSI Master DALAM Penelaahan TERHADAP MINAT Sparing Petatar DI MASA PANDEMI COVID-19 DI SMKN 2 KURIPAN Masa PELAJARAN

Tanwujud: Penelitian ini bertujuan mengerti bagaimana pengaturan kreativitas dan interaksi guru dalam pembelajaran terhadap
minat
belajar
pesuluh
di
masa
pandemi
covid19
di SMKN 2 Kuripan
Hari
Tuntunan
2020/2021. Metode penelitian nan digunakan oleh peneliti ialah 1) sampel nan digunakan dalam penelitian ini adalah 100
pesuluh
sehingga merupakan penggalian study percontoh, 2) metode penumpukan data nan digunakan yaitu metode jajak pendapat dan dokumentasi, selanjutnya 3) teknik
analisis
data nan digunakan ialah statistik deskriptif dan
amatan
regresi ganda dengan bantuan program SPSS 16. Berlandaskan hasil
kajian
data diperoleh bahwa: 1) Terwalak supremsi faktual kreativitas temperatur privat pembelajaran terhadap
minat
membiasakan
murid
di
masa
pandemi
covid19, dibuktikan dengan taraf denotasi kreativitas guru (X 1 ) 0,000 < 0.05, dan angka t hitung 3,805 makin osean dari t tabulasi 1.984. 2) Terdapat pengaruh interaksi suhu dalam pembelajaran terhadap
minat
belajar
siswa
di
masa
pandemi
covid19
dengan taraf signifikansi interaksi temperatur (X 2 ) 0,008 < 0.05, dan skor t hitung 2,719 lebih segara dari t tabel 1.984. 3) Terletak pengaruh kreativitas dan interaksi master dalam pembelajaran terhadap
minat
membiasakan
pesuluh
di
waktu
epidemi
covid19
dengan kredit F hitung

Baca selanjutnya


7 Baca lebih lajut

Analisis Minat Belajar Siswa Di Masa Pandemi COVID- 19: Studi Kasus Sekolah Dasar di Kabupaten Barru

Analisis Minat Belajar Petatar Di Masa Pandemi COVID- 19: Pengkajian Kasus Sekolah Dasar di Kabupaten Barru

Penyelidikan ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengerti
minat
belajar
siswa
di UPTD
SDN
125 Kabupaten Barru di
masa
pandemi
COVID19. Subjek intern eksplorasi ini merupakan
minat
berlatih
siswa
kelas
IV, V dan VI. Instrumen yang digunakan n domestik penelitian ini adalah pol. Teknik
amatan
data yaitu dengan
analisis
data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil
analisis
data menunjukkan bahwa
minat
belajar
siswa
di UPTD
SDN
125 Kabupaten Barru di
masa
pandemi
COVID19
bakir dalam kategori semenjana. Kesimpulan yang di peroleh dari investigasi ini yaitu
minat
sparing
siswa
di
perian
hawar
COVID19
berada pada kategori madya dengan persentase 75,9%.

Baca seterusnya


6 Baca bertambah lajut

ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS RENDAH SD N 3 SIRNOBOYO TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Analisis Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa SMP di Masa Pandemi Covid-19

Analisis Kesulitan Belajar Matematika pada Pelajar SMP di Masa Pandemi Covid-19

Maya
Wabah
Covid19
telah berakibat pada berbagai ragam meres, riuk satunya dalam satah pendidikan. Sepanjang
taun
ini menyebabkan pembelajaran tatap muka di
papan bawah
enggak berjalan dengan semestinya, berubah menjadi sistem pembelajaran daring. Investigasi ini bertujuan buat mendeskripsikan kesulitan
belajar
siswa
khususnya mata
kursus
matematika di hierarki SMP pada
masa
pandemi. Jenis investigasi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan merupakan kasatmata angket online. Inferensi dari penyelidikan ini adalah kebanyakan
siswa
menggunakan WhatsApp sebagai kendaraan pembelajaran daring. Kendala yang dialami
siswa
ketika pembelajaran daring yang minimum awam dikarenakan kendalajaringan internet yang rendah di sebagian tempat
siswa
dan kuota internet. Selain itu, matematika juga menjadi kesulitan dan tantangan khusus bagi
siswa
detik pendedahan daring dikarenakan sejumlah faktor, ialah: (1) terlau banyak cak bertanya matematika yang diberikan, (2) terbatasnya ulas interaksi dengan master, (3) objek nan dipelajari niskala, (4) terlalu banyak rumus.

Baca lebih lanjut


5 Baca lebih lajut

Analisis Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran Tematik Pada Masa Pandemi COVID-19 di SD NEGERI 5 JATIGUWI

Analisis Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran Tematik Pada Musim Wabah COVID-19 di SD Distrik 5 JATIGUWI

Hal tersebut sejalan dengan pendapat Purwanto (2000: 71) yang menyatakan bahwa motivasi seseorang dapat dikatakan kerumahtanggaan berbagai kata yaitu hasrat, kehendak,
minat, tekad, dorongan, kebutuhan dan cita-cita. Sehingga fungsi motivasi n domestik
belajar
adalah keseluruhan daya biang kerok dalam diri
siswa
yang timbul pada proses
belajar
dan menjamin kelangsungan internal pembelajarannya. Motivasi yang keluih dalam diri seseorang unjuk dari beraneka ragam faktor baik dalam diri
siswa
ataupun terbit lingkungan. Peneliti mengasihkan angket pada 11 Agustus 2020. Tujuannya yaitu untuk mengukur motivasi
belajar
siswa. Survei tersebut diunggah melalui googleform.
Siswa
diberikan penjelasan malah lewat bahwa dengan angket tersebut lain akan berpengaruh pada nilai
pelajar. Angket tersebut diberikan kepada
20
siswa
papan bawah
IV
di SD Kawasan 5 Jatiguwi. Berdasarkan hasil pecah
analisis
pol diperoleh presentase motivasi
belajar
siswa
yaitu 66%. Apabila dikonversikan termuat kedalam kategori “termotivasi”.

Baca lebih lanjut


7 Baca lebih lajut

Analisis Minat Belajar Siswa terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi COVID-19 di UPT SD Negeri 1 Lawawoi

Amatan Minat Belajar Peserta terhadap Pendedahan Daring pada Tahun Pandemi COVID-19 di UPT SD Provinsi 1 Lawawoi

Lawawoi Kabupaten Sidenreng Rappang berada pada kategori sedang dengan persentase 44,1 %. Beralaskan hal-hal yang ditemukan intern penelitian ini maka saran nan dapat diajukan yaitu: 1) Buat sekolah, hendaknya sekolah memfasilitasi proses pengajian pengkajian agar dapat melanglang secara maksimal dan dapat meningkatkan
minat
belajar
murid
pada proses pembelajaran daring. 2) Buat suhu, sebaiknya suhu menggunakan metode mengajar nan bermacam rupa dan menarik nan sesuai dengan karakteristik
siswa
dan netra
tuntunan
yang diajarkan sehingga bisa meningkatkan
minat
belajar
siswa
dalam mengikuti pengajian pengkajian daring. 3) Bagi
siswa, diharapkan dapat terus meningkatkan
minat
sparing
terhadap penerimaan daring pada
tahun
epidemi
COVID19, hendaknya boleh meningkatkan manifestasi yang lebih baik. Bagi
murid
yang masih punya
minat
belajar
yang abnormal hendaknya makin hidup
membiasakan
sreg
masa
pandemi
COVID19
ini.

Baca seterusnya


6 Baca makin lajut

Analisis Motivasi Belajar Matematika Siswa dalam Penerapan Edmodo di Masa Pandemi COVID-19

Analisis Motivasi Belajar Matematika Siswa dalam Penerapan Edmodo di Masa Pandemi COVID-19

Matematika wajib sekali diajarkan kepada peserta tuntun karena matematika akan selalu digunakan di hayat sehari-perian. Sehingga matematika ditetapkan andai salah suatu indra penglihatan
pelajaran
nan dijadikan sebagai mata
tuntunan
wajib diajarkan disetiap jenjang mulai dari SD sederajat, SMP sederajat, SMA sekufu maupun perguruan tinggi. Pembelajaran matematika yang sering terjadi di
inferior
hanya bersifat penjelasan materi. Dengan hanya penjelasan materi,
petatar
dituntut untuk menggembleng informasi dan menelaah konsep yang diberikan oleh master. Sehingga membancang daya abstraksi petatar didik. Ilmu hitung dianggap rumit dan melelapkan, banyak
pelajar
yang gagal privat
pelajaran
matematika di
musim
purwa pendidikan formal (Bishara, 2018).

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

Analisis Tingkat Minat Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam Perkuliahan Daring Masa Pandemi Covid-19

Amatan Tingkat Minat Berlatih Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam Perkuliahan Daring Waktu Pandemi Covid-19

Kohesi merupakan usaha atau kiat sorong seseorang untuk menaksir pada sesuatu begitu juga hal nya menaksir plong materi maupun mata
pelajaran
tertentu. Faktor yang menjadi pendorong
siswa
dalam mengikuti proses penelaahan daring ialah dengan adanya kohesi terhadap penelaahan maka
peserta
akan antusias mengikuti proses penataran dengan baik (Santika, Sutisnawati and Uswantun, 2020). Ketertarikan intern mengikuti pembelajaran daring terlihat dari tingkat kemelitan mahasiswa terhadap materi alias demap juga disebut kemandirian
membiasakan. Independensi
berlatih
bisa tampak dari keinginan mahasiswa untuk mencari pustaka lain selain bermula materi yang diberikan oleh dosen bakal memperkaya kognisi mereka mengenai materi nan dimaksud. Seperti nan diungkapkan (Harahap et al.,
2021)Kemandirian internal
belajar
teradat diberikan kepada
petatar
supaya mereka n kepunyaan bagasi jawab n domestik mengatur dan mendisiplinkan dirinya dan dapat melebarkan kemampuan
berlatih
atas kedahagaan seorang.

Baca lebih lanjut


10 Baca lebih lajut

Vol.2 No.3 Agustus ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V DI SDN DURI KEPA 05 DALAM MASA PANDEMI COVID-19

Vol.2 No.3 Agustus ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA Puas MATA PELAJARAN IPA Inferior V DI SDN DURI KEPA 05 Kerumahtanggaan MASA PANDEMI COVID-19

Abstract This study aims to understand a student’s learning activity in the fifth grade science subject at
SDN
Duri Kepa 05 during the
Covid19
pandemic. As well as to find out learning activities brave (in the network), learning activities, inhibiting factors, advantages and disadvantages, how to overcome problems so that it runs well. This form of research uses a descriptive approach. Sources of data used in this study are primary data sources and secondary data. The data collection procedure was carried out by means of observation, interviews, and documentation. The results show that for the form of bold learning activities given by the teacher, namely giving assignments using Zoom Meetings and delivering material through video sarana in WhatsApp Groups. Furthermore, learning activities use virtual applications, namely Zoom Meetings, radio stations, TVRI broadcasts, and WhatsApp applications, and applications for assigned tasks. The inhibiting factor is cellphone, internet quota. The personal obstacles that parents feel are that it is difficult to wake their children, and the lessons are difficult for parents to understand. The advantages and disadvantages of bold learning in science learning are that the advantages are still not said more because science adds more material through practice and simulations that require touch. The drawback is that the process of delivering material to students is still lacking. And for how to overcome it in science learning so that learning activities are carried out well, namely through videos, explaining via Zoom, simplifying the practicum and experiment processes.

Baca seterusnya


10 Baca kian lajut

Peningkatan Hasil Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid- 19 Melalui Metode Demonstrasi Materi Salat Bagi Siswa Kelas II SDN Gumpang 03

Peningkatan Hasil Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid- 19 Melalui Metode Demonstrasi Materi Salat Bagi Siswa Inferior II SDN Gumpang 03

Sri Hidayati SD Negeri Gumpang 03 Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo, E-mail: [email protected] Received: September 30,
2021
Accepted: Oktober
19,
2021
Online Published: Nopember 08,
2021
Tanwujud: Keberhasilan proses
belajar
mengajar di dalam
kelas
lewat ditentukan maka dari itu strategi pembelajaran, bagaimanapun cermin dan jelasnya onderdil lain, tanpa diimplementasikan melangkaui ketatanegaraan nan tepat, maka komponen-onderdil tersebut tidak akan mempunyai makna dalam proses pencapaian tujuan. Oleh karena itu setiap akan mengajar guru diharuskan untuk menerapkan strategi alias metode tertentu intern pelaksanaan penerimaan. Harapan berasal pengkhususan ini adalah untuk meningkatkan hasil
belajar
pesuluh
pada
latihan
Pendidikan Agama Islam ki akal bahasan salat secara tertib bagi
murid
kelas
II Semester II
tahun
tutorial
2020/2021menggunakan metode Unjuk rasa.Penggalian ini menunggangi penelitian tindakan (action research) sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini yakni
siswa
kelas bawah
II SD Negeri Gumpang 03 Kartasura. Perbaikan penerimaan nan dilakukan suhu cukup efektif dalam meningkatkan hasil
berlatih
siswa. Kejadian ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata- rata hasil
belajar
yang diperoleh
siswa
dan tingkat ketuntasan
sparing
petatar. Skor rata-rata hasil
belajar
yang diperoleh
siswa
pada penutup tindakan Siklus I mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil
belajar
puas kondisi awal, yaitu meningkat dari 65.00 menjadi 71.43. Tingkat ketuntasan
membiasakan
siswa
mengalami eskalasi berusul 42.86% pada kondisi awal, meningkat menjadi sebesar 73.43% sreg akhir tindakan Siklus I. Kegiatan penelitian tindakan
kelas
yang dilakukan guru berbuah substansial dengan meningkatnya biji galibnya dan ketuntasan
belajar
pesuluh
pada tindakan Siklus II. Nilai rata-rata hasil
sparing
pesuluh
plong akhir tindakan Siklus II mengalami pertambahan dibandingkan dengan nilai rata-rata puas pengunci tindakan Siklus I, yaitu meningkat dari 71.43 menjadi 86.07. Tingkat ketuntasan
membiasakan
siswa
mengalami peningkatan dari 73.43% pada pengunci tindakan Siklus I, meningkat menjadi sebesar 100% lega akhir tindakan Siklus II. Simpulan dari pengkhususan ini adalah metode demonstrasi dapat berpengaruh faktual terhadap proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil
sparing
siswa
mata
cak bimbingan
Pendidikan Agama Islam, serta metode unjuk rasa ini dapat digunakan sebagai salah suatu alternatif pendedahan Pendidikan Agama Islam.

Baca lebih jauh


12 Baca makin lajut

UPAYA GURU DALAM MENGAJARKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN GUGUS IV KECAMATAN PUJUT

UPAYA Suhu DALAM MENGAJARKAN Kecekatan Mendaras SISWA Sreg Waktu Epidemi COVID-19 DI SDN GUGUS IV KECAMATAN PUJUT

Sreg
hari
pandemi
saat ini ini proses pembelajaran dilakukan dengan prinsip pembentukan kerumunan- kelompok kecil dan dilakukan di rumah
siswa
atau dikenal dengan sebutan BDR (Membiasakan
Dari Rumah). Situasi tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri No 4
Tahun
2020 pada tangal 24 Maret 2020 tentang proses be- lajar dari rumah dilaksanakan dengan ketentuan bagaikan berikut: (1)
belajar
dari rumah melalui penataran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan asam garam
belajar
yang berguna bagi
pesuluh, tanpa ter- bebani permintaan memecahkan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan
kelas
ataupun kelulusan; (2)
Belajar
dari apartemen dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan usia antara lain mengenai
wabah
Covid19; (3) Aktivitas dan tugas pemebalajaran
berlatih
dari kondominium dapat berbagai rupa antarsiswa, sesuai
minat
dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/akomodasi
membiasakan
di rumah; dan (4) Bukti atau produk aktivitas
membiasakan
dari apartemen diberi umpan putar yang bersifat kualitatif dan berguna dari suhu, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

Baca selanjutnya


5 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA APLIKASI WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MASA PENDEMI COVID-19 KELAS IV SDN

PENGARUH Pemakaian MEDIA Permohonan WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR Petatar DI MASA PENDEMI COVID-19 Kelas bawah IV SDN

Pembelajaran daring cak bagi
siswa
yang bertempat tinggal di pedesaan menjadi tidak optimal, dikarenakan jaringan yang ada di pedesaan tidak cukup dan tidak memungkinkan, bukan tidak adanya jaringan melainkan jaringan yang ada lemah atau kurang awet. Sehingga ada penekanan terhadap
siswa
untuk tetap mengikuti
kursus
secara daring, kendatipun jaringan dipedesaan enggak pas tetapi jalan satu-satunya harus tetap menggunakan daring agar pembelajaran tegar berlanjut dan para
siswa
enggak ketinggalan pembelajaran nan akan berlanjut. Bintang sartan pembelajaran daring ini akan efektif kalau guru,
petatar
dan pengampu
siswa
berkarya proporsional dan tak hanya jaringan saja nan dibutuhkan melainkan kerja sama yang baik. Jika jaringannya patut namun
pelajar
tidak mau berusaha dan tidak termotivasi untuk
berlatih
maka pembelajaran daring ini bukan akan efektif seperti nan diinginkan. Sreg saat
pandemi
Covid19
media sosial WhatsApp ini bisa menjadi wahana sosial nan dapat digunakan oleh pelajar buat
belajar
secara daring sebagai pengganti
pelajaran
secara tatap muka dimasa
pandemi. Media sosial WhatsApp ini sudah lalu menyediakan fitur yang dapat melaksanakan proses
berlatih
mengajar secara bersama didalam suatu komunitas, merupakan dengan membuat WhatsApp Messenger Group yang didalamnya dapat digunakan untuk berbagi komentar, tulisan, celaan, gambar, video, dan juga file.

Baca lebih lanjut


12 Baca makin lajut

Analisis Minat Belajar Siswa di UPTD SDN 125 Kabupaten Barru di Masa Pandemi COVID-19

Minat Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Ekonomi di Masa Pandemi COVID-19

Minat Belajar Pelajar Didik pada Mata Pelajaran Ekonomi di Waktu Pandemi COVID-19

I. PENDAHULUAN Pada momen ini dunia sedang digemparkan dengan mewabahnya sebuah virus yang bernama Corona atau yang sering kita kenal dengan
COVID19. Virus ini pertama munculnya di Kota Wuhan, Tiongkok dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.
COVID19
merupakan penyakit yang di akibatkan oleh virus yang bernama SARS-COV-2. Virus ini tidak saja menyebabkan flu, cuma lagi menyebabkan penderitanya mengalami gangguan respirasi hingga kematian. Virus ini menyerak melalui droplet pasien yang meradang, seseorang akan terinfeksi jika keimunan imun lemah. Terserah beberapa kaidah pencegahan yang dapat dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran
COVID19
antara tidak vaksin, deteksi dini dan keterpencilan, higiene, cuci tangan, dan disinfeksi, perkakas pelindung diri, mempersiapkan daya tahan jasmani (Susilo et al., 2020).

Baca kian lanjut


9 Baca lebih lajut

KURIKULUM SEKOLAH 2013 MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN PELAJARAN 2020/2021

KURIKULUM SEKOLAH 2013 MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Selain itu pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama
masa
temporer
Covid19
antara satu sekolah dengan sekolah yang lainnya terlampau bervariasi, sesuai dengan persepsi dan kesiapan tiap-tiap sekolah. Implementasi Kurikulum Sekolah 2013
Tahun
Pandemi
Covid19
puas Sekolah, terutama janjang Sekolah Bawah menghendaki adanya transisi cermin pada perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pendedahan dan penilaian hasil
belajar. Kegiatan penerimaan tidak hanya dilaksanakan sepenuhnya di sekolah, tetapi murid bimbing dapat
membiasakan
dari apartemen. Kegiatan pembelajaran nan semula bertambah banyak dilaksanakan secara tatap muka antara guru dengan peserta didik di
kelas, kini berubah menjadi pembelajaran jarak jauh secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Kegiatan
belajar
dari rumah menuntut adanya kolaborasi, kerja sama dan komunikasi aktif antara master, ayah bunda dan pelajar asuh menjadi suatu kesendirian yang saling kontributif, dengan mandu bahwa semua kita adalah guru, semua kita adalah pesuluh dan semua medan merupakan
inferior, nampaknya menjadi oase ditengah dahaga akan prestasi momongan nasion.

Baca kian lanjut


52 Baca makin lajut

Source: https://id.123dok.com/title/analisis-minat-belajar-siswa-kelas-ampenan-pandemi-pelajaran

Posted by: likeaudience.com