Angket Motivasi Belajar Ipa Sd

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED TEACHING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI 107402 SAENTIS KEC. PERCUT SEI TUAN, TAHUN AJARAN 2014/2015.

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL LEARNING START WITH A QUESTION PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV MIS BIDAYATUL HIDAYAH KEC.PERCUT SEI TUAN TAHUN AJARAN 2014/2015.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA KELAS IVB SD NEGERI 107402 SAENTIS KECAMATAN PERCUT SEI TUAN T.A 2015/2016.

PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA SISWA MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NEGERI 107402 SAENTIS KEC. PERCUT SEI TUAN KAB. DELI SERDANG T.A 2014/2015,.

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE PADA MATA PELAJARAN SAINS KELAS IV SD NEGERI 101777 SAENTIS KEC. PERCUT SEI TUAN T.A. 2014/2015.

MENINGKATKAN MOTIVASI Membiasakan Pelajar Menerobos MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE PADA Alat penglihatan Pelajaran SAINS Inferior IV SD NEGERI 101777 SAENTIS KEC. PERCUT SEI Empunya T.A. 2014/2015.

Hasil data yang diperoleh berupa tabel pada lembar observasi
pecut
belajar
siswa
diperoleh 3,727.916% pada siklus I persuaan I, 5,437.5% lega siklus I pertemuan II. Hasil tersebut terbiasa dilakukan perbaikan disiklus II diperoleh data 7,156.25% pada siklus II pertemuan I, 8,718.75% pada siklus II perjumpaan II dan terjadi peningkatan
motivasi. Sedangkan pada lembar jajak pendapat pada siklus I diperoleh data 5,5570.833% kejadian itu lain sesuai dengan nilai yang diharapkan sehingga teradat dilakukan perbaikan plong siklus II. Pada siklus II diperoleh data 8,179.166% sehingga terjadi peningkatan
motivasi
belajar
siswa
dengan
menggunakan
lawai angket
motivasi
belajar
siswa. Selain itu, kredit hasil observasi guru adalah 65,5% pada siklus I pertemuan I, 70% pada siklus I pertemuan II. Pada siklus I ini tak mencapai nilai nan diharapkan, sehingga dilanjutkan pada siklsu II. Pada siklus II pertemuan I diperoleh data 96,25%, dan 98,75% pada siklus II persuaan II, yang merupakan pertambahan yang pas baik untuk aktivitas guru sehingga dikatakan berhasil dan mencapai nilai nan diharapkan.

Baca lebih jauh


19 Baca makin lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI NO.101783 SAENTIS KEC. PERCUT SEI TUAN T.A 2012/2013.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Melewati PENERAPAN Eksemplar Penerimaan INQUIRI Sreg MATA Latihan IPA DI Papan bawah IV SD NEGERI NO.101783 SAENTIS KEC. PERCUT SEI Tuan T.A 2012/2013.

Berdasarkan kenyataan yang dilihat oleh peneliti di lapangan hasil
belajar
siswa
masih rendah dan mengalami kesulitan dalam membereskan
mata
tuntunan
IPA. Khususnya puas materi rasam banda dan perubahan wujud benda. Rendahnya hasil
belajar
tersebut dikarenakan guru kurang
menunggangi
paradigmaacuan
pelajaran
yang dapat menerimakan motifasi
belajar
plong
petatar
sehingga
siswa
cacat aktif n domestik mengajuk
pelajaran,
pelajar
bertambah mengandalkan guru dengan cara mendengarkan dan melakukan tugas. Tanpa adanya
upaya
yang dilakukan
murid
untuk
belajar
sendiri kerumahtanggaan memecahkan
pelajaran, sehingga rasa ingin tahu
siswa
dalam menyelesaikan materi masih minus. Tujuan terbit studi ini adalah mengetahui peningkatkan hasil
sparing
siswa
pada
pelajaran
IPA
dengan
menggunakan
abstrak
inkuiri di
kelas
IV
SD.

Baca seterusnya


13 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL THINK TALK WRITE PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI 101767 TEMBUNG TAHUN AJARAN 2015/2016.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Siswa DENGAN MENGGUNAKAN Hipotetis THINK TALK WRITE PADA Mata Tutorial IPA KELAS V SD Daerah 101767 TEMBUNG TAHUN AJARAN 2015/2016.

Bersendikan penelitian yang dilakukan diperoleh data verifikasi awal hasil
membiasakan
petatar
diperoleh ponten rata-rata 52,61, dimana terdapat 4
siswa
yang telah mencapai tingkat ketuntasan
belajar
dan persentase hasil
belajar
secara klasikal hanya 19,05% atau < 80%. Secara klasikal dan keadaan ini masih tergolong rendah dan belum berbuah bakal proses
pendedahan
pelajar pelihara. Oleh karena itu, dilakukan reformasi dan penerapan tindakan
kelas
siklus I
menggunakan
model
pendedahan
Think Bedak Write maka diperoleh nilai biasanya mengalami kenaikan menjadi 61,42,
siswa
yang tuntas
belajar
terletak 11 orang
siswa
dan persentase hasil
belajar
pelajar
secara klasikal 52,4% < 80% dan ini juga tergolong belum berhasil dalam tindakan
kelas
yang dilakukan. Kemudian pengkaji melanjutkan dan melakukan perbaikan dan penerapan puas siklus II maka diperoleh nilai rata-rata menjadi 75,71,
siswa
yang sudah lalu tuntas sebanyak 19 basyar
siswa
dengan persentase ketuntasan
belajar
siswa
90,48% > 80%. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi kenaikan hasil
belajar
pelajar
pada
netra
tuntunan
IPA
n domestik materi sifat-sifat cahaya di
Kelas
V
SD
Negeri
101767 Ki dorongan
Tahun
Ilham
2015/2016.

Baca selanjutnya


25 Baca kian lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN  Penerapan Model Pembelajaran Lightening The Learning Climate Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ipa Siswa Kelas IV SD Negeri Karangtengah 02 Tahun Ajaran 2012/2013.

PENERAPAN Lengkap Penataran Penerapan Acuan Pendedahan Lightening The Learning Climate Untuk Meningkatkan Tembung Dan Hasil Belajar Lega Mata Pelajaran Ipa Siswa Papan bawah IV SD Distrik Karangtengah 02 Musim Wangsit 2012/2013.

Penelitian ini bertujuan bikin mendiskripsikan peningkatan
pecut
dan hasil
belajar
siswa
pada
netra
pelajaran
IPA
melalui penerapan
model
penerimaan
Lightening The Learning Climate. Variasi penelitian adalah PTK (penajaman tindakan
kelas). Subjek penelitian ini adalah guru dan
murid
inferior
IV
SD
Negeri
Karangtengah 02 nan berjumlah 23
pesuluh. Teknik pengurukan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan pengecekan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan interaktif dengan potongan harga data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil riset menunjukkan adanya peningkatan
lecut
dan hasil
sparing
siswa
dalam
penerimaan
IPA
pada materi Energi dan Penggunaannya. Hal ini dapat dilihat dari perolehan penanda pencapaian
motivasi. Indikator pencapaian
motivasi
pada siklus akhir ialah siklus II yaitu: 1)
Siswa
yang senang dengan kegiatan
penelaahan
yang menyentak 86,96%, 2)
Siswa
yang merasa nyaman dengan lingkungan
membiasakan
nan kondusif 73,91%, 3)
Petatar
yang antusias privat menerima
pelajaran
91,3%, 4)
Siswa
nan memiliki kemauan mendengarkan penjelasan guru 82,61% 5)
Siswa
nan berani menjawab pertanyaan dari temperatur atau
peserta
lain 78,26%, 6)
Siswa
yang memiliki kemauan berbuat cak bertanya tuntunan nan diberikan master 100%. Hasil validasi tertera yang dilakukan sebelum dan sesudah investigasi menunjukkan adanya peningkatan hasil
berlatih
siswa. Sebelum diberikan tindakan
kelas, hasil
membiasakan
peserta
hanya mencapai KKM sebesar 43,48%, kemudian plong Siklus I meningkat menjadi 73,91% sedangkan di akhir tindakan hasil
membiasakan
murid
mencapai KKM sebesar 95,65%. Pengkhususan ini mengijmalkan bahwa penerapan
model
penelaahan
Lightening The Learning Climate n domestik
pembelajaran
IPA
dapat
meningkatkan
motivasi
dan hasil
belajar
murid
sehingga berbuah pada peningkatan prestasi
sparing.

Baca lebih lanjur


16 Baca lebih lajut

Meningkatkan kemampuan kerjasama dan prestasi belajar siswa mata pelajaran IPA kelas V SD N Sarikarya tahun 2014/2015 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation.

Meningkatkan kemampuan kerjasama dan prestasi belajar siswa mata pelajaran IPA papan bawah V SD Ufuk Sarikarya tahun 2014/2015 dengan memperalat model penelaahan kooperatif varietas group investigation.

Penyajian hanya diberi perian 2-3 menit tiap kelompok, namun dengan waktu nan ringkas tersebut tiap keramaian harus memasrahkan pengajuan terbaik mereka berasal laopran nan telah mereka cak bagi. Terjadi interaksi aktif privat
pembelajaran
karena adanya tanya jawab dan diskusi antar kerumunan, peristiwa ini sesuai dengan tahap GI yang terakhir merupakan evaluasi. Cak bertanya jawab
siswa
sudah mulai berkembang dengan baik, dibandingkan dengan kondisi awal.
Siswa
boleh mengoptimalkan gagasan baru dalam menanggapi pertanyaan ataupun pernyataan yang ada,sehingga suasana
kelas
terpandang makin hayat. Hawa juga bertugas bikin mengamati proses akhir yang dilakukan oleh para kelompok dengan hari yang telah ditentukan terbukti para
pelajar
dapat mengkondisikan perian dengan baik walaupun masih suka-suka bilang nan belum bisa
menggunakan
waktu dengan baik sekadar semua dapat berjalan dengan lancar.

Baca lebih lanjut


342 Baca makin lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRAINSTORMING PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 101771 TEMBUNG KEC. PERCUT SEI TUAN T.A 2013-2014.

MENINGKATKAN HASIL Belajar Peserta DENGAN Menunggangi METODE BRAINSTORMING Pada MATA PELAJARAN IPA DI Kelas bawah V SD Negeri 101771 TEMBUNG KEC. PERCUT SEI Tuan Tepi langit.A 2013-2014.

Berbunga hasil temuan pendalaman di atas dapat disimpulkan bahwa hasil pembuktian awal
petatar
masih punya tingkat ketuntasan
belajar
dibawah 80%, yaitu 25 orang
pelajar
(83,33%) yang belum tuntas dan n kepunyaan tingkat ketuntasan
belajar
dibawah 80% dan sebanyak 5 anak adam (16,67%) yang sudah lalu tuntas dalam
sparing
dengan rata-rata
kelas
43,33, sehingga baik secara orang atau klasikal kemampuan awal
pesuluh
masih tergolong belum tuntas internal
belajar. Pada siklus I terdapat 13 orang
peserta
(43,33%) yang belum tuntas dan memiliki tingkat ketuntasan
belajar
dibawah 80% dan sebanyak 17 orang (56,67%) nan telah tuntas dalam
belajar
dengan rata-rata
kelas
63,33. Dengan demikian boleh diketahui bahwa kemampuan
siswa
dalam mengerti materi daur air berdasarkan tingkat keberhasilan secara klasikal masih tergolong belum berhasil. Pada siklus II sebanyak 28 orang
siswa
(93,33%) yang mutakadim tuntas kerumahtanggaan
belajar
dan terdapat 2 sosok
siswa
(6,67%) yang belum tuntas intern
belajar
dengan poin galibnya
kelas bawah
81,6. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kemampuan
murid
dalam memahami materi daur air mutakadim mencapai ketuntasan dalam
sparing.

Baca bertambah lanjut


33 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL WORD SQUARE DI KELAS IV SD NEGERI NO. 105291 SAENTIS TAHUN AJARAN 2015/2016.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Pesuluh Plong MATA Kursus IPA DENGAN Menggunakan Transendental WORD SQUARE DI KELAS IV SD Negeri NO. 105291 SAENTIS TAHUN AJARAN 2015/2016.

Pendidikan adalah salah suatu gambar perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan syarat perkembangan. Maka itu karna itu, peralihan atau perkembangan pendidikan adalah hal nan memang seharusnya terjadi sejalan dengan peralihan budaya roh. Pergantian dalam kurnia perbaikan pendidikan pada semua tingkat perlu terus-menerus dilakukan sebagai estimasi maslahat masa depan. Dalam Pasal 1 Undang-undang No.20
Hari
2003 dijelaskan bahwa: Pendidkan kebangsaan adalah usaha secara sadar dan terencana bikin mewujudkan suasana
sparing
dan proses
penataran
hendaknya peserta didik secara aktif melebarkan potensi dirinya kerjakan memiliki kelebihan spritual, keagamaan, pengendalian diri, kebiasaan, kecerdasan, dan kegesitan nan diperlukan untuk dirinya, mahajana, bangsa dan negara.

Baca lebih lanjut


25 Baca bertambah lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) KELAS IV SD NEGERI 030425 SIMERPARA TAHUN AJARAN 2015/2016.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP Petatar PADA MATA PELAJARAN Ilmu hitung MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) KELAS IV SD Wilayah 030425 SIMERPARA TAHUN Ajaran 2015/2016.

Pendekatan Contextual
Teaching
Learning (CTL) merupakan konsep
belajar
yang mendukung guru mengatkan antara materi nan diajarkan dengan hal mayapada substansial
peserta
dan mendorong
siswa
membuat kontak antara pengetahuan nan dimilikinya dengan penerapan intern hayat mereka andai anggota keluarga dan masyarakat. Hasil
pembelajaran
seperti ini diharapkan akan lebih bermakna. Efektif dan efisien dimana proses
pembelajaran
berlangsung alamiah privat bentuk kegiatan
siswa
bekerja dan mengalami, bukan transfer berpangkal suhu ke
siswa
seperti kini ini di sekolah berlanjut di sekolah- sekolah. Maka berpunca itu penelitian ini mengambil judul perumpamaan berikut :
Upaya
Meningkatkan
Kemampuan Kesadaran Konsep
Siswa
sreg
Netra
Cak bimbingan
Matematika
menggunakan
Sempurna
Contextual
Teaching
Learning (CTL)
Inferior
IV
SD
Area
No. 030425 Simerpara
Tahun
Ajaran
2015/2016.

Baca lebih lanjut


23 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DI KELAS IV SDN 101765 BANDAR SETIA KEC. PERCUT SEI TUAN T.A 2015/2016.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SOMATIS, AUDITORY, VISUAL, AND INTELLECTUAL (SAVI) PADA TEMA PERTANIAN DI KELAS III SD NEGERI 107402 SAENTIS KEC. PERCUT SEI TUAN T.A 2014-2015.

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI CARD SHORT BAGI SISWA KELAS  Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Dengan Menggunakan Strategi Card Short Bagi Siswa Kelas IV SD Negeri Banyuaeng, Karangnongko, Klaten Tahun Pelajaran 2

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STRAY TWO STAY PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SDN 101775 KECAMATAN PERCUT SEI TUAN TA. 2015/2016.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DI KELAS V SD NEGERI 101778 MEDAN ESTATE KEC. PERCUT SEI TUAN T.A 2014/2015.

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENERAPAN MODEL WORD SQUARE PADA SISWA  Peningkatan Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran IPA Melalui Penerapan Model Word Square Pada Siswa Kelas VI SD Negeri Kliwonan 2 Tahun Ajaran 2014/2015.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, DAN REVIEW) PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI 101800 DELITUA T. A 2016/2017.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI SALATIGA 06 TAHUN PELAJARAN 20162017

Source: https://id.123dok.com/title/meningkatkan-motivasi-belajar-menggunakan-pembelajaran-teaching-pelajaran-saentis

Posted by: likeaudience.com