Analisis Kritis Pembelajaran Ipa Terintegrasi Ipa Di Sd

Main Article Content

I.B.P. Arnyana

I.M.C. Perbawa

Abstract

Penajaman ini bertujuan kerjakan (1) menghasilkan perkakas kemampuan berpikir kritis dan instrumen motivasi belajar murid kelas V SD yang valid. (2) menghasilkan instrumen kemampuan berpikir dalam-dalam responsif dan lecut sparing siswa kelas V SD yang reliabel. Varietas penajaman yang digunakan dalam riset ini merupakan penelitian pengembangan dan cermin peluasan yang digunakan adalah model 4-D. Pengembangannya terdiri dari empat tahap yakni
define, design, develop
dan
disseminate. Model  penelitian yang digunakan dalam pengkajian ini yakni R&D/Research
and Development.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat kemampuan nanang kritis nan dikembangkan menetapi syarat validitas isi dengan skor 1.00 kreatif pada kategori terlampau baik dan lewat memadai digunakan. (2) Instrumen pecut membiasakan yang dikembangkan menetapi syarat validitas konten dengan nilai 0,9 yang dinyatakan andal sehingga layak digunakan dalam penerimaan. (3) Organ berpikir kritis yang dikembangkan memenuhi syarat reliabilitas ekpert dengan ponten 0,972 dengan kategori terlampau tinggi sehingga layak digunakan dalam penataran. (4) Radas cemeti sparing nan dikembangkan memenuhi syarat kredibilitas ekpert dengan skor 0,979 dengan kategori terlampau jenjang sehingga memadai digunakan dalam pendedahan.

Article Details

References

Adinda, A. (2016). Nanang Kritis Kerumahtanggaan Penerimaan Matematika. Koran Logaritma, 4(1), 125–138.
Ahmad, S. (2016). Teori Sparing & Pembelajaran di Sekolah Radiks. Prenadamedia Group.
Aisyah, S, D. (2010). Pembelajaran Terpadu. Sekolah tinggi Terbuka.
Arikunto, S. (2013). Bawah-radiks Evaluasi Pendidikan (2nd ed.). Bumi Leter.
Arikunto, & Suharsimi. (2009). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. PT Mayapada Abc.
Arya, M. (2020). Instrumen penilaian motivasi belajar dan hasil membiasakan IPA petatar Inferior V Sekolah Dasar. Mimbar Mantra, 25(2), 262–270. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/Kwetiau/article/view/26611
Astiwi, K. P. Ufuk., Antara, P. A., Agustiana, & Kaki langit., I. G. A. (2020). Peluasan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Perseptif Peserta SD pada Indra penglihatan Latihan PPKn. Surat kabar Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(3), Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(3), 459. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIPPG/article/view/29457/0
Azwar, S. (2013). Reliabilitas dan Keabsahan. Teks Pelajar.
Basuki, I., & Hariyanto. (2014). Asesmen Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Budiarjo, L. (2013). Kegesitan Belajar. Penerbit Andi.
Candiasa. (2010). Pengujian Perangkat Penelitian Disertai Aplikasi ITEMAN DAN BIGSTEP. Unit Penerbitan Universitas Pendidikan Ganesha.
Dantes, Falak. (2012). Metodologi Penelitian. Andi.
Depdiknas. (2009). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Siasat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.
Dewi, R. A. T. F., Sariyasa, S., & Putrayasa, I. B. (2020). Pengembangan Alat Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Pada Penelaahan Matematika Pesuluh Kelas V SD. Jurnal Penekanan Dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 10(2), 79–92. https://ejournal-pasca.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_ep/article/view/3514
Dharmawati, Rahayu, S., & Mahanal, S. (2016). Ekspansi Instrumen Asesmen Berpikir dalam-dalam Kritis untuk Siswa SMP Papan bawah VII pada Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Mileu. Buletin Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Ekspansi, 1(8), 1598—1606.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2006). Stategi Sparing Mengajar. Rimeka Cipta.
Guo, L. (2020). Scientific Literacy and 21 Century paradigm: Faculty of Education University of Prince Edward Island. International Journal of Social Science Research, 1(2). https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_pendas/article/view/290
Iskandarwassid. (2013). Politik Penerimaan Bahasa. PT Remaja.
Istiyono, E., Mardapi, D., & Suparno. (2014). Pengembangan Tes Kemampuan Berpikir dalam-dalam Tingkat Tinggi Fisika (PysTHOTS) Petatar Didik SMA. Jurnal Riset Dan Evaluasi Pendidikan, 18(1). https://journal.uny.ac.id/index.php/jpep/article/view/2120
Kemdiknas. (2010). Panduan Ekspansi Pembelajaran IPA Secara Terpadu. Kementrian Pendidikan Kebangsaan. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pendidikan Dasar dan Madya.Direktorat Pembinaan SMP.
Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Pelajar Didik Berdasarkan Kurikulum 2013) Suatu Pendekatan Praktis disertai dengan Contoh. Rajawali Pers.
Kusaeri, & Suprananto. (2012). Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Graha Hobatan.
Kusairi. (2012). Analisis Asesmen Formatif Fisika Sma Berbantuan Komputer. Jurnal Riset Dan Evaluasi Pendidikan, 3, 68–87. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpep/article/view/1106
Maulidati.S. (2018). Pengaruh Pembelajaran Berbendekatan Alamiah Berkiblat Science Environment Technology Society Terhadap Kemampuan Berpikir Paham dan Hasil Membiasakan IPA Peserta Kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 2(2). https://ejournal-pasca.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_pendas/article/view/2693/0
Miftahussa’adiah, Alberida, H., & Handayani, D. (2020). Pengembangan Asesmen Kemampuan Berpikir dalam-dalam Kritis Materi Sistem Sirkulasi bakal Pesuluh SMA Kelas XI. SIMBIOSA, 9(1), 39–51. https://journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/2434
Nugroho, A. N., & Airlan, G. . (2020). Ekspansi Organ Penilaian Kegesitan Nanang Tanggap Pembelajaran IPA Kelas 4 SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Hawa, 3(3), 400–407. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIPPG/article/view/29712
Rahayuni, G. (2016). Hubungan Kemampuan Berpikir dalam-dalam Paham dan Literasi Sains Pada Penerimaan IPA Terpadu dengan Paradigma PBM dan STM. Jurnal Penelitian Dan Pendedahan IPA, 2(2), 131–146.
Ratnaningtyas, Y. (2016). Kemampuan Berpikir dalam-dalam Reaktif Siswa Smp Kelas VIII Dalam Mengendalikan Soal Higher Order Thinking Ditinjau Dari Kemampuan Matematika. Buletin Ilmiah Pendidikan Matematika, 1(5), 86–94.
Roestiyah. (2008). Strategi Belajar Mengajar. PT Rineka Cipta.
Rusilowati, A. (2014). Peluasan Instrumen Penilaian. UNNES PRESS.
Samatowa, U. (2011). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. PT Penanda.
Sapriya. (2017). Pendidikan IPS. Remaja Rosdakarya.
Sardila, V. (2015). Strategi Peluasan Ilmu bahasa Terapan Melalui Kemampuan Menulis Riwayat hidup Dan Autobiografi: Sebuah Upaya Membangun Keterampilan Menggambar Kreatif Mahasiswa. Buletin Pemikiran Islam, 40(2), 110–117.
Setiawan, H., Sa’dijah, C., & Akbar, S. (2017). Pengembangan Organ Asesmen AutentikKompetensi Pada Sirep Keterampilan Buat Pendedahan Tematik Di Sekolah Dasar. JurnalPendidikan, 2(7). http://repository.um.ac.id/id/eprint/63104
Sudijono, A. (2011). Pengantar Statistik Pendidikan. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2012). Metode Eksplorasi Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Alfabeta.
Sumayasa, I. Horizon., M., Ufuk., M. P. A., & Dantes, N. (2015). Pengaruh Implementasi Pendekatan Saintifik Terhadap Motivasi Sparing dan Hasi Belajar IPA Pada Siswa Kelas VI di Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Ahmar Karangasem. In E-jurnal Programa pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Vol. 5). Ganesha University of Education.
Suryani, & Helmiah. (2017). Development and Validity of Mathematical Learning Assessment Instruments Based on Multiple Intelligence. Surat kabar Penggalian Dan Evaluasi Pendidikan, 21(1). https://journal.uny.ac.id/index.php/jpep/article/view/15286
Suwandi, S. (2010). Model Assesment internal Pembelajaran. Yuma Pustaka.
Trianto. (2010). Mendesain Lengkap Pembelajaran Inovatif-Progresif. Kencana.
Uno, H., & Koni, S. (2014). Assessment Pembelajaran. Bumi Aksara.
Utami, Putri, D. A., Wardani, & Sulistya, Horizon. (2020). Pengembangan Intrumen Penialain Kognitif n domestik Penataran Tematik Kelas 5 SD. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 13(1), 1–18.
Wardani, Sulistya, Ufuk., & Dkk. (2012). Assesmen Pembelajaran SD. Widya Sari Press.
Widoyoko, E. P. (2014). Teknik Penyususnan Instrumen Penelitian. Bacaan Petatar.
Wijaya, T. (2013). Metodologi Penelitian Ekonomi & Bisnis Teori & Praktik. Graha Mantra.
Wilujeng, I. (2017). IPA Terkonsolidasi & Pembelajaran. Perhimpunan Negeri Yogyakarta.
Rupiah, T. S., & Halili, S. H. (2015). Effective teaching of higher-order thinking (hot) in education. The Online Journal of Distance Education and E-Learning (TOJDEL), 3(2), 41–47. http://www.tojdel.seser/journals/tojdel/articles/v03i02/v03i02-04.pdf

Source: https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_ep/article/view/948

Posted by: likeaudience.com